budaya
4.809 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
3 - Kalo (Kalosara)
Ritual Ritual
Sulawesi Tenggara

“Kalo” adalah suatu benda yang berbentuk lingkaran, cara-cara mengikat yang melingkar, dan pertemuan-pertemuan atau kegiatan bersama di mana para pelaku membentuk lingkaran. Kalo dapat dibuat dari rotan, emas, besi, perak, benang, kain putih, akar, daun pandan, bambu dan dari kulit kerbau. Pembuatan kalo pada dasarnya adalah dengan jalan mempertalikan atau mempertemukan kedua ujung dari bahan-bahan tersebut pada suatu simpul. Kalo meliputi osara (adat istiadat) yang berkaitan dengan adat pokok dalam pemerintahan, hubungan kekeluargaan-kemasyarakatan, aktivitas agama- kepercaya-an, pekerjaan-keahlian dan pertanian (Tarimana 1993: 20).   Dari berbagai jenis kalo, yang dikenal luas adalah yang terbuat dari rotan, kain putih dan anyaman. Lingkaran rotan adalah simbol dunia atas, kain putih adalah simbol dunia tengah dan wadah anyaman adalah simbol dunia bawah. Kadang-kadang juga ada yang mengatakan bawah lingkaran rotan itu adalah simbol matahari, bulan dan bint...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Berugaq Sekenam
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Nusa Tenggara Barat

Berugaq Sekenam memiliki bentuk yang serupa dengan berugaq sekepat, perbedaannya terletak dari jumlah tiangnya yaitu sebanyak enam buah dan berada di bagian belakang rumah. Beruqaq Sekenam digunakan sebagai tempat kegiatan belajar mengajar tata krama, nilai-nilai budaya dan sebagai tempat pertemuan internal keluarga. Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2014/03/rumah-adat-nusa-tenggara-barat-ntb/

avatar
Oase
Gambar Entri
Mbombo Aukhu
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Mbombo Aukhu Merupakan satu-satunya sumber mata air panas alami yang ada di Pulau Nias. Kandungan sulfatnya diyakini dapat menyembuhkan berbagai penyakit kulit sekaligus juga melancarkan peredaran darah (badan seperti dipijat oleh air hangat) apabila mandi dan berendam di kolam renangnya. Objek wisata ini terletak di Desa Oladanö Kec. Idanögawo. Dapat dicapai dengan kendaraan roda dua atau roda empat yang berjarak ± 20 km dari Bandara Udara Binaka (dari kota Gunungsitoli ± 39 km). Narasumber : http://fonasolaolinias.blogspot.co.id/2011/07/budaya-nias-dan-pariwisata.html?m=1

avatar
Monikasihombing sihombing
Gambar Entri
Pantai Nalawo
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Pantai Nalawo Berada di desa Gazamanu Kec. Bawölato Kab. Nias, berjarak ± 42 km dari Bandara Udara Binaka atau ± 61 km dari Kota Gunungsitoli. Pantai ini dapat dicapai dengan kendaraan roda dua atau roda empat yang hanya berjarak 500 meter dari jalan raya lintas Gunungsitoli-Teluk Dalam. Pantai Nalawö memiliki hamparan pasir yang sangat luas dan landai. Pantai ini juga sesekali menjadi tempat berlabuh para nelayan setempat. Narasumber : http://fonasolaolinias.blogspot.co.id/2011/07/budaya-nias-dan-pariwisata.html?m=1

avatar
Monikasihombing sihombing
Gambar Entri
Pantai Bozihona
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Pantai BozihonaTerletak di Desa Bozihöna Kec. Idanögawo dan dapat dicapai dengan kendaraan roda dua atau roda empat dengan jarak ± 28 km dari Bandara Udara Binaka (dari Kota Gunungsitoli ± 47 km). Pantai ini memiliki keunikan tersendiri, yaitu selain pantai yang luas juga sebagai tempat berlabunya para nelayan sekembalinya dari laut dengan membawa ikan segar hasil tangkapannya. Di pantai ini juga para wisatawan dan nelayan pergi melancong ke Pulau Onolimbu. Narasumber : http://fonasolaolinias.blogspot.co.id/2011/07/budaya-nias-dan-pariwisata.html?m=1

avatar
Monikasihombing sihombing
Gambar Entri
Air Terjun Baho Hou
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Air Terjun Baho Hou Berada di Desa Sifaoroasi Uluhou Kec. Bawölato dan dapat ditempuh kendaraan roda dua yang berjarak ± 36 km dari Bandara Udara Binaka (± 55 km dari Kota Gunungsitoli). Air terjun yang merupakan hulu dari sungai Hou ini memiliki 5 tingkatan. Struktur unik batu cadasnya adalah merupakan proses alami dan telah membentuk guratan-guratan panjang berpola di sepanjang dinding air terjun sehingga membuat pengunjung takjub dan terpesona. Air terjun ini juga dapat dimanfaatkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Narasumber : http://fonasolaolinias.blogspot.co.id/2011/07/budaya-nias-dan-pariwisata.html?m=1

avatar
Monikasihombing sihombing
Gambar Entri
Air Terjun Mo’ambölö
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Air Terjun Mo'ambölö Berada di Desa Hiliwarökha Kec. Bawölato yang hanya berjarak ± 47 km dari Kota Gunungsitoli (± 28 km dari Bandara Udara Binaka). Air terjun yang menurut masyarakat sekitar dulunya merupakan tempat pemandian putri-putri raja ini memiliki struktur stalagtik yang unik. Keunikan lainnya adalah airnya bukan bersumber dari sungai melainkan berasal dari mata air yang terletak di bagian atas air terjun. Suasana alami yang sejuk menyegarkan jiwa bagi pengunjung air terjun ini. Narasumber : http://fonasolaolinias.blogspot.co.id/2011/07/budaya-nias-dan-pariwisata.html?m=1

avatar
Monikasihombing sihombing
Gambar Entri
Rumah Adat Bali
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Bali

Rumah Bali harus sesuai dengan aturan Asta Kosala Kosali ajaran terdapat pada kitab suci Weda yang mengatur soal tata letak sebuah bangunan, hampir mirip seperti ilmu Feng Shui dalam ajaran Budaya China. Rumah Bali merupakan penerapan dari pada filosofi yang ada pada masyarakat Bali itu sendiri. Ada tiga aspek yang harus di terapkan di dalamnya, aspek pawongan (manusia/ penghuni rumah), pelemahan (lokasi/lingkungan) dan yang terahir parahyangan. Kedinamisan dalam hidup akan tercapai apabila terwujudnya hubungan yang harmonis antara ke 3 aspek tadi. Untuk itu pembangunan sebuah rumah Bali harus meliputi aspek-aspek tersebut atau yang biasa disebut Tri Hita Karana. Pada umumnya bangunan atau arsitektur tradisional Bali selalu dipenuhi pernik yang berfungsi untuk hiasan, seperti ukiran dengan warna-warna yang kontras tai alami. Selain sebagai hiasan mereka juga mengan arti dan makna tertentu sebagai ungkapan terimakasih kepada sang pencipta, serta simbol-simbol ritual seperti patun...

avatar
Oase
Gambar Entri
Panorama Alam Sungai Idanögawo
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Panorama Alam Sungai Idanögawo dapat dinikmati dari ketinggian Puncak Daelu yang menyuguhkan pemandangan yang sangat mempesona dari bentuk aliran sungai yang berliku-liku dari hulu ke hilir dengan suasana desa-desa pemukiman penduduk di sepanjang sisi sungainya. Sungai Idanögawo terbentang puluhan kilometer dari hulunya di Kec. Ulugawo (± 20 km dari Desa Tetehösi Kec. Idanögawo), melewati Desa Saiwahili Hiliadulo Kec. Idanögawo hingga muaranya di Pantai Bozihöna Kec. Idanögawo. Narasumber : http://fonasolaolinias.blogspot.co.id/2011/07/budaya-nias-dan-pariwisata.html?m=1

avatar
Monikasihombing sihombing