Dalam bahasa Jawa, glundung berarti menggelinding. Pemberian nama jajanan ini tentunya kaena glundung berbentuk seperti bola dan mudah menggelinding. Jajanan khas Pekalongan bagian selatan ini, tepatnya di daerah Kajen, terbuat dari singkong dan berisikan gula aren. Rasanya manis dan ketika dikunyah akan menimbulkan sensasi gurih nan legit yang membuat siapa saja ketagihan. https://food.idntimes.com/dining-guide/r-damanhuri/11-jajanan-tradisional-khas-pekalongan-ini-selalu-bikin-ngiler-c1c2/full
Apem Kesesi merupakan kue tradisional yang legit dari daerah Kesesi, Pekalongan. Bahan dasarnya ialah tepung beras yang dicampur gula aren. Bentuk fisik apem ini bulat pipih, berwarna cokelat, dan beralaskan daun pisang. Di luar Kota Pekalongan, apem ini lebih dikenal dengan nama Apem Comal. Padahal, daerah asli jajanan ini adalah Kesesi. Hal itu disebabkan masyarakat Kesesi banyak yang menjajakan apemnya di daerah Comal yang memang dekat dengan Kesesi. Sumber : https://food.idntimes.com/dining-guide/r-damanhuri/11-jajanan-tradisional-khas-pekalongan-ini-selalu-bikin-ngiler-c1c2/full
Namanya memang tidak terlalu asing, Sagon terbuat dari sagu, parutan kelapa dan gula, dimasak dengan cara dibakar diatas bara kayu bakar atau arang, menjadikan aroma dari makanan khas satu ini sangat menggoda. Namun berbeda dengan makanan khas lainnya, untuk bisa menikmati Sagon di Wonosobo sekarang ini cukup susah, karena tidak banyak yang masih membuat makanan tradisional tersebut, paling mudah untuk menemukan Sagon adalah dengan berkunjung ke lantai 3 pasar Induk Wonosobo. Sumber Artikel : http://www.brobali.com/2016/07/makanan-khas-wonosobo-yang-enak.html
Sesuai namanya, Opak Singkong berbahan dasar dari Singkong yang direbus dan ditambah sedikit kucai serta garam secukupnya, lalu ditumbuk hingga halus, kemudian dipipihkan dan dijemur, setelah kering siap untuk digoreng dengan minyak yg cukup sampai matang. Opak Singkong khas Wonosobo ini biasanya memiliki rasa asin dan gurih, tips bagi kamu yang ingin membeli Opak Singkong, belilah yang masih dalam bentuk setengah matang (banggli) atau belum digoreng. Jangan lupa tanyakan kepada penjual, bagaimana cara menggoreng opak singkong ini dengan benar. Sumber Artikel : http://www.brobali.com/2016/07/makanan-khas-wonosobo-yang-enak.html
Soto Rumput, soto yang termasuk kuliner legendaris di Boyolali kini telah melebarkan sayap usahanya di Salatiga. Keberadaan cabang Soto Rumput di Salatiga sebenarnya sudah agak lama, dan masyarakat setempat lambat laun mulai mengenalnya. Bahkan beberapa tahun belakangan ini popularitasnya melejit hingga mampu membuka kurang lebih 3 cabang di Salatiga saja. Dinamakan Soto Rumput karena di kota asalnya, Boyolali, warungnya berdekatan dengan tempat yang menjual rumput untuk pakan sapi/kuda. Sotonya terdapat beberapa pilihan, ada soto daging sapi, soto ayam, dan soto jeroan (campur). Namun jika tidak menyebut spesifik menu yang diinginkan, pelayan akan menyuguhi pembeli dengan soto daging sapi, menu andalan di warung ini. Soto Rumput adalah jenis soto dengan kuah bening tanpa santan. Meski begitu, kuah kaldunya cukup pekat dan bumbunya pun terasa mantap. Hanya dengan menyesap sedikit kuahnya saja rasa gurih yang memikat akan segera menyergap lidah. Soto Rum...
Disebut nasi tumpang karena dalam penyajiannya dilakukan dengan cara meletakkan sambal Lethok diletakkan dan dicampurkan diatas nasi. Umumnya kuliner ini dibuat dengan cara menumbuk tempe busuk, bawang putih, bawang merah, daun salam, daun jeruk, kencur, dan cabai. Kemudian direbus dan diberi bumbu dengan santan hingga matang. Cita rasa dan aroma tempe busuk inilah yang nantinya menjadi cita rasa tersendiri. Bumbu - bumbu ini biasanya akan dipadukan dengan sayuran segar sehingga kandungan gizi dari kuliner yang satu ini cukup baik dan sudah pasti menyehatkan. Terlebih jika disajikan menggunakan alas daun pisang maka akan menambah kenikmatan tersendiri bagi siapa saja yang memakannya. Soal harga dijamin tidak akan membuat kantong anda mengempis, karena hanya dengan menyiapkan kurang lebih antara Rp. 5000 - Rp. 10.000 per porsinya, kita sudah bisa membuat lidah anda merasakan gurih dan lezatnya kuliner yang satu ini. RM/Toko yang Menyedi...
Di salah satu kampung di kecamatan Sawit, Boyolali terdapat sentra pengolahan ikan lele. Dan abon lele menjadi salah satu hasil olahan dari tempat tersebut. Rasa abon yang gurih terlebih berbahan dasar ikan lele yang jarang kita jumpai di tempat lain akan menjadi cita rasa tersendiri dalam menemani sajian makan utama Anda. Selain Abon lele, buah tangan kuliner seperti kripik berbahan dasar ikan lelepun bisa anda dapatkan di tempat tersebut. Sumber : http://www.palingmales.com/2015/11/7-kuliner-makanan-khas-boyolali-jawa-tengah.html
Nasi Ndoreng adalah masakan khas dari Demak. Yang biasanya di sajikan Pada event Megengan di Alun-Alun Demak, Nasi Ndoreng mudah dijumpai. Nasi Ndoreng terbuat dari campuran Nasi, Urap yaitu berbagai macam sayur-sayuran, Pelas (Botok). Sumber: https://makananindonesia-top.blogspot.co.id/2014/07/5-makanan-khas-demak-jawa-tengah.html
Nasi Brongkos merupakan masakan khas dari Kabupaten Demak. Nasi Brongkos adalah masakan yang menjadi santapan pagi alias untuk sarapan. Sedangkan jika anda ingin membuatnya sendiri ini bahan2nya untuk membuat nasi brongkos adalah buah kentang, buncis, kacang merah, santan, serai, jahe, lengkuas, daun salam, minyak goreng, Garam. Sedangkan bumbunya terbuat dari nangka muda, bawang putih, bawang merah, asam jawa, gula. Sumber: https://makananindonesia-top.blogspot.co.id/2014/07/5-makanan-khas-demak-jawa-tengah.html