masyarakat adat
614 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Marunjuk
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Pada suku  Batak Toba  perkawinan adalah merupakan suatu peristiwa besar, mengundang hulahula, boru, dongan tubu serta dongan sahuta sebagai saksi pelaksanan adat yang berlaku. Dalam adat Batak Toba perkawinan haruslah diresmikan secara adat berdasarkan adat  dalihan na tolu , yakni Somba marhula-hula, manat mardongan tubu, elek marboru. Perkawinan pada masyarakat  Batak Toba  sangat kuat sehingga tidak mudah untuk bercerai karena dalam perkawinan tersebut banyak orang-orang yang terlibat dan bertanggung jawab di dalamnya. Adapun  tata cara perkawinan  secara normal berdasarkan ketentuan adat terdahulu ialah perkawinan yang mengikuti 9 tahap, tahap ketujuh adalah  Marunjuk . Marujuk adalah saat berlangsungnya upacara perkawinan, upacara perkawinan pada masyarakat Batak Toba ada dua macam yaitu alap dan taruhon jual. alap jual adalah suatu upacara adat perkawinan  Batak  Toba yang tempat upcara perk...

avatar
Fennec_fox
Gambar Entri
Paulak Une
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Pada suku  Batak Toba  perkawinan adalah merupakan suatu peristiwa besar, mengundang hulahula, boru, dongan tubu serta dongan sahuta sebagai saksi pelaksanan adat yang berlaku. Dalam adat Batak Toba perkawinan haruslah diresmikan secara adat berdasarkan adat  dalihan na tolu , yakni Somba marhula-hula, manat mardongan tubu, elek marboru. Perkawinan pada masyarakat  Batak Toba  sangat kuat sehingga tidak mudah untuk bercerai karena dalam perkawinan tersebut banyak orang-orang yang terlibat dan bertanggung jawab di dalamnya. Adapun  tata cara perkawinan  secara normal berdasarkan ketentuan adat terdahulu ialah perkawinan yang mengikuti 9 tahap, tahap kedelapan adalah  Paulak Une . Acara ini dimasukkan sebagai langkah agar kedua belah pihak bebas saling kunjung mengunjungi setelah beberapa hari berselang setelah upacara perkawinan yang biasanya dilaksanakan seminggu setelah upacara perkawinan, pihak pengantin lak...

avatar
Fennec_fox
Gambar Entri
Maningkir Tangga
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Pada suku  Batak Toba  perkawinan adalah merupakan suatu peristiwa besar, mengundang hulahula, boru, dongan tubu serta dongan sahuta sebagai saksi pelaksanan adat yang berlaku. Dalam adat Batak Toba perkawinan haruslah diresmikan secara adat berdasarkan adat  dalihan na tolu , yakni Somba marhula-hula, manat mardongan tubu, elek marboru. Perkawinan pada masyarakat  Batak Toba  sangat kuat sehingga tidak mudah untuk bercerai karena dalam perkawinan tersebut banyak orang-orang yang terlibat dan bertanggung jawab di dalamnya. Adapun  tata cara perkawinan  secara normal berdasarkan ketentuan adat terdahulu ialah perkawinan yang mengikuti 9 tahap, tahap kesembilan atau terakhir adalah  Maningkir Tangga . Upacara ini pihak perempuan pergi mengunjungi pengantin dirumah pihak laki-laki, dimana mereka makan bersama melakukann pembagian jambar. Pada hakekatnya maningkir tangga ini dimaksudkan agar pihak perempuan secara...

avatar
Fennec_fox
Gambar Entri
Dalihan Natolu
Ornamen Ornamen
Sumatera Barat

Kalau diartikan langsung “Dalihan Natolu” adalah “Dalihan” artinya sebuah tungku yang dibuat dari batu, sedangkan “Dalihan Natolu” ialah tungku tempat memasak yang diletakkan diatas dari tiga batu. Ketiga dalihan yang dibuat berfungsi sebagai tempat tungku tempat memasak diatasnya. Dalihan yang dibuat haruslah sama besar dan diletakkan atau ditanam ditanah serta jaraknya seimbang satu sama lain serta tingginya sama agar dalihan yang diletakkan tidak miring dan menyebabkan isinya dapat tumpah atau terbuang. Dulunya, kebiasaan ini oleh masyarakat Batak khususnya  Batak Toba  memasak di atas tiga tumpukan batu, dengan bahan bakar kayu. Tiga tungku jika diterjemahkan langsung dalam bahasa  Batak Toba  disebut juga dalihan natolu. Namun sebutan dalihan natolu paopat sihalsihal adalah falsafah yang dimaknakan sebagai kebersamaan yang cukup adil dalam kehidupan  masyarakat Batak . Sehari-hari alat tungku me...

avatar
Fennec_fox
Gambar Entri
Gondang Batak
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Sumatera Barat

Hampir setiap kegiatan adat Batak diiringi  musik Batak , baik dalam acara suka maupun duka. Untuk memulai  tortor  pada acara adat Batak selalu terlebih dahulu meminta kepada Pargonsi (grup musik) atau yang sering disebut “maminta gondang”. Gondang Batak kini sudah dikolaborasi dengan beberapa jenis alat musik moderen. Permaduan  musik tradisonal  dengan alat musik moderen misalnya, keyboard, drum dan musik tiup lainnya lebih populer dimainkan saat acara adat Batak di beberapa daerah. Musik Gondang Batak lengkap asli terdiri dari garantung, hacapi, sarune, tagading, sulim, gong besar dan kecil dan lainnya sudah sangat jarang dipertunjukkan dikarenakan beberapa faktor. Misalnya sekarang di pesta atau upacara seolah-olah musik grup keyboard yang main poco-poco lebih laris dan dihargai daripada dengan musik gondang yang lama punya peran yang sangat penting dalam upacara adat.  Pesta kawin  yang moderen tidak...

avatar
Fennec_fox
Gambar Entri
Pakaian Ada Bundo Kanduang
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Sumatera Barat

Pakaian Adat Bundo Kanduang - Padang Bundo Kanduang  (diterjemahkan secara kasar ke dalam  bahasa Indonesia  sebagai  Bunda Kandung ) adalah personifikasi suku bangsa Minangkabau sekaligus julukan yang diberikan kepada perempuan yang memimpin suatu keluarga dalam Minangkabau baik sebagai  ratu  maupun selaku ibu dari raja (ibu suri). Secara harfiah Bundo Kanduang berarti ibu sejati atau ibu kanduang tetapi secara makna Bundo Kanduang adalah pemimpin wanita di Minangkabau, yang menggambarkan sosok seorang perempuan bijaksana yang membuat adat Minangkabau lestari semenjak zaman sejarah  Minanga Tamwan  hingga zaman adat  Minangkabau . Gelar ini diwariskan secara turun-menurun di Minangkabau dan dipilih pada lembaga  Bundo Kanduang Sumatera Barat . Istri seorang  Datuk  kadang-kadang juga disebut sebagai  Bundo Kanduang  untuk level klan / suku. Sebagian pendapat menyatakan bahwa gelar...

avatar
Mas Ardy Wijaya
Gambar Entri
Ulos Bintang Maratur
Motif Kain Motif Kain
Sumatera Barat

Apakah Anda sudah mengenal ulos bintang maratur?! Kalau belum berikut penjelasan mengenai ulos ini untuk Anda. Jadi  Ulos Bintang Maratur  ini adalah jenis Ulos yang paling banyak digunakan di dalam acara-acara adat Batak. Menurut informasi yang kami kumpulkan, ada dua jenis Ulos Bintang Maratur. Atau lebih tepatnya ada dua jenis asal pembuat jenis ulos ini, yakni dari Tapanuli (Tarutung) dan Toba (Balige dan Samosir sekitarnya). Bisa dikatakan motif dan corak hampir sama, yaitu motif zigzag mirip gelombang nadi (turun-naik) atau lebih mirip dengan gambaran gelombang suara/ audio. Belum pasti bagaimana sebenarnya gambar asal dari motif tersebut, apakah dulunya pengerajin tenun ulos batak jaman dulu membuatnya karena bias dari pancaran cahaya bintang atau hal lain tapi tu mungkin saja. Ini hanya asumsi saja. Namun ada yang membedakan Ulos Bintang Maratur dari kedua asal tersebut diatas. Kalau Ulos Bintang Maratur yang berasal dari Tapanuli Utara (Tarutung) itu m...

avatar
Fennec_fox
Gambar Entri
Ulos Mangiring
Motif Kain Motif Kain
Sumatera Barat

Ulos Mangiring, ulos ini selali memiliki motif dan corak yang saling iring-beriring. Dilambangkan sebagai kesuburan dan kesepakatan. Ulos ini sering diberikan orang tua sebagai ulos parompa kepada cucunya. Dengan diberikan ulos itu atas doa dan permohonan kelak akan lahir anak, kemudian lahir pula adik-adiknya sebagai temannya seiring dan sejalan. Bagi orang Batak, banyak anak artinya banyak rezeki. “Anakhonki do Hamoraon di au”, karena anak-anak itulah harta kekayaan yang paling berharga, inilah doa orang Batak yang selalu dipanjatkan orangtua kepada anak-anaknya yang sudah berumah tangga. Kain ulos mangiring  ini diperuntukkan sebagai kain gendongan/menggendong anak bayi. Kain ulos mangiring (parompa) ini menurut adat Batak Toba di berikan oleh kakek/nenek dari pihak perempuan kepada anak perempuannya setelah melahirkan anak pertama. Namun saat ini, adat seperti ini cukup dilaksanakan kepada keluarga orangtua yang melahirkan anak pertama saja....

avatar
Fennec_fox
Gambar Entri
Ulos Ragi Hotang
Motif Kain Motif Kain
Sumatera Barat

  Ulos ini di berikan kepada sepasang pengantin yang sedang melaksanakan pesta adat yang di sebut dengan nama Ulos Hela. Pemberian ulos Hela memiliki makna bahwa orang tua pengantin perempuan telah menyetujui putrinya di persunting atau diperistri oleh laki-laki yang telah di sebut sebagai “Hela” (menantu). Pemberian ulos ini selalu di sertai dengan memberikan mandar Hela (Sarung Menantu) yang menunjukkan bahwa laki-laki tersebut tidak boleh lagi berperilaku layaknya seorang laki-laki lajang tetapi harus berperilaku sebagai orang tua. Dan sarung tersebut di pakai dan di bawa untuk kegiatan-kegiatan adat. Sumber: http://berandabatak.blogspot.com/2013/09/jenis-jenis-ulos-dan-fungsinya_1.html

avatar
Fennec_fox