guru
619 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tari Kebesaran Bali
Tarian Tarian
Bali

Deskripsi : Tarian itu hanya dipentaskan pada event penting dan prestisius seperti upacara pengukuhan guru besar, wisuda dan dies natalis (hari ulang tahun - red) institusi pendidikan tinggi bersangkutan. Karena "kesakralannya" itu, tari kebesaran ini pun dinilai sebagai lambang identitas. Kedudukannya setara dengan mars, hymne dan panji-panji kebesaran lainnya. Kontributor Youtube : devamusik

avatar
Budaya Indonesia
Gambar Entri
Tari Yapong
Tarian Tarian
Jawa Barat

Deskripsi: Tari ini awalnya dibuat oleh Bagong Kussudiardjo, guru tari terkenal dari Yogyakarta. Tari ini dipentaskan di Pasar Malam Bersama di Beverwijk, Belanda oleh sekelompok penari putri dari Nuansa Seni Indonesia, yaitu Putri dan Audi (keduanya berusia 9 tahun). Pemuat di Youtube: nuansaseni

avatar
Budaya Indonesia
Gambar Entri
Tari Rara Ngigel
Tarian Tarian
Daerah Istimewa Yogyakarta

Deskripsi: Tari Rara Ngigel adalah sebua tari yang dikoreografikan oleh Ida Wibowo, putri guru tari terkenal Bagong Kussudiarjo. Tarian ini adalah percampuran antara tari dari Yogyakarta, Betawi (Jakarta) dan China. Pemuat di Youtube: nuansaseni

avatar
Budaya Indonesia
Gambar Entri
Anak Kukang
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Sulawesi Selatan

Kukana tuni pela tuni buang ritamparang Tuni ayukkan rije'ne narampung tau maraeng Caddi caddi dudu in'ja nana pellaka ammaku Mantang mama ka'leka'le tu'guru je'nne matanku Aule sa'resa're na i kukang sayang Sa're tenama kucini lino empo tenama te'nena Aule sa'resa're na i kukang sayang Sa're tenama kucini lino empo tenama te'nena

avatar
ardian maulana
Gambar Entri
Gending Sriwijaya
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Sumatera Selatan

Di kala ku merindukan keluhuran dulu kala Kutembangkan nyanyian lagu Gending Sriwijaya Dalam seni kunikmati lagi zaman bahagia Kuciptakan kembali dari kandungan Sang Maha Kala Sriwijaya dengan Asrama Agung Sang Maha Guru Tutur sabda Dharmapala sakya Khirti dharma khirti Berkumandang dari puncaknya Siguntang Maha Meru Menaburkan tuntunan suci Gautama Buddha sakti. Borobudur candi pusaka di zaman Sriwijaya Saksi luhur berdiri teguh kokoh sepanjang masa Memahsyurkan Indonesia di daratan se-Asia Melambangkan keagungan sejarah Nusa dan Bangsa Taman Sari berjenjangkan emas perlak Sri Kesitra Dengan kalam pualam bagai di Sorga Indralaya Taman puji keturunan Maharaja Syailendra Mendengarkan iramanya lagu Gending Sriwijaya.

avatar
dans suha
Gambar Entri
Deleng Pertektekken
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Kisah itu berawal dari sebuah desa, Doulu yang hanya berjarak beberapa kilometer dari tempat ini. Doulu terletak di bagian Selatan kota Medan, kira-kira 55 kilometer. Konon di desa Doulu ada sepasang dukun sakti yang bernama Pawang Ternalem dan Beru Patimar. Dikisahkan sepasang dukun tersebut sering mengembara ke berbagai daerah untuk melakukan pengobatan dengan meninggalkan kedua anakanya. Kabarnya ketika mereka mengembara, kedua anaknya jatuh sakit.Seorang tetangga mengabarkan berita menyedihkan ini kepada sepasang dukun tersebut.Namun Pawang Ternalem dan istrinya menolak pulang. Mereka berpikir, kalaupun anaknya sakit atau sampai meninggal dunia mereka toh bisa menghidupkan lagi.Benar, selang beberapa saat tetangganya datang lagi dan mengabarkan bahwa anaknya telah meninggal dunia.Sepasang dukun sakti ini enggan untuk pulang. Pasalnya, hanya dengan satu centimeter tulang yang masih tersisa mereka mampu menghidupkan kembali anaknya. Sial tak dapat ditolak, untung tak dapat...

avatar
Syuaa Ash Shiraata
Gambar Entri
Guru Pertawar Reme
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Guru Pertawar Reme adalah seorang dukun terkenal di kawasan Tanah Karo. Dia mampu mengobati berbagai penyakit termasuk penyakit reme (cacar) yang mengerikan itu. Pada suatu ketika penyakit berkecamuk di daerah Alas (Aceh). Guru Pertawar Reme berangkat ke sana untuk mengobati penyakit tersebut. Berbulan-bulan lamanya dia di daerah itu dan telah banyak uang diperolehnya sebagai hasil dari pengobatannya. Namun pada suatu hari datang seseorang laki-laki dari Tanah Karo memberitahukan kepadanya bahwa anaknya dalam keadaan sakit keras. Guru Pertawar Reme kurang peduli dan karena merasa bahwa dia memiliki ilmu yang begitu hebat, maka dia berkata : ? Tak usah sangsi, asalkan masih ada tulangnya sebesar sisir, dia masih dapat ku sembuhkan.? Si pembawa beritapun pulanglah dengan hati yang kesal. Setelah lebih kurang 6 bulan berada di daerah Alas, Guru Pertawar Reme pulang ke kampungnya. Namun setelah dia samapi dirumahnya dia tidak menemukan anaknya lagi. Kepadanya dibertahu orang bahwa ke...

avatar
Syuaa Ash Shiraata
Gambar Entri
Tata Pemerintahan Pagaruyung
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Pagaruyung didirikan pada tahun 1347 dan berubah menjadi kesultanan islam pada abad ke-16. Kerajaan ini dapat dipandang sebagai bentuk kelanjutan dari sistem politik konfederasi yang telah luas berkembang di kalangan masyarakat Minangkabau sebelumnya. I. Wilayah Konsep kewilayahan Pagaruyung dapat dilihat dalam dua cara pandang, yaitu secara geografis dan secara budaya. Dalam sudut pandang geografis, kerajaan Pagaruyung terduru daru 3 kawasan wilayah, yaitu Darek, Rantau dan Pesisir. Wilayah Derek merupakan wilayah utama Pagaruyung yang berlokasi di tanah tinggi di kawasan Bukit Barisan. Nagari-nagari didalam wilayah Darek dapat pula diklasifikasi menjadi tiga kelompok, yang disebut Luhak nan Tigo, yaitu: • Luhak Tanah Data terdiri dari 9 kelompok nagari: Tampuak Tangkai Pariangan Salapan Koto (Pariangan, Padang Panjang, Guguak, Sikaladi, Koto Tuo, Tanjuang Limau, Sialahan, Batu Basa), Tujuah Langgam di Hilia (Turawan, Padang Lua, Padang Magek, Sawah Kareh, Kinawai, Balimbiang,...

avatar
hokky saavedra
Gambar Entri
Pustaha Poda Ni Si Aji Mamis Ma Inon
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Pustaha ini merupakan naskah kuno dari tanah Batak. disebut Pustaha Laklak Saat ini berada di: Übersee-Museum Bremen, Jerman. Ukuran: 14,2 x 12,5 cm Jumlah halaman: 39 halaman ditulisi pada kedua sisi Bahan: Kulit Kayu Kondisi: pustaha ini sudah robek sebelum ditulisi sehingga terpaksa dijahit Judul: "Poda ni si aji mamis ma inon" (Nasihat untuk menghancurkan musuh) Catatan: Bahasa yang digunakan dalam pustaha ini adalah bahasa yang digunakan di saat perang (dalam bahasa Batak kuno perang selalu disebut sebagai bisara na godang -"adat yang mulia"). Dikatakan pada akhir halaman pertama dan awal halaman kedua bahwa pustaha ini diuntukkan Guru Habinsaran Hata ni Aji dari Silaga-laga yang dikatakan na so nung talu di bisara na godang - yang tidak pernah kalah berperang. Sebagaimana dapat dilihat dari bahasa dan aksara yang digunakan naskah ini dapat dipastikan berasal dari Toba. Pustaha ini dapat dibagi atas beberapa bab, yang semuanya ditandai oleh sebuah bindu (ornamen). Bagian pertam...

avatar
hokky saavedra