monedas para FC 26 Visité Buyfc26coins.com. La mejor experiencia de compra de monedas ever..m71u
198 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tari Ngetam
Tarian Tarian
Sumatera Selatan

  Ngetam atau panen padi merupakan bagian dari keunikkan Budaya Etnis suku  Rambang kapak tengah dua’ di  Desa tengah dusun Prabumulih , yang terdiri dari 3 proses pembentukkan  yaitu rasa , cipta lalu karya dan berada sejak zaman dahulu kala’ dimulai dengan menuai padi , lalu memasukkan padi  tersebut ke wadah yang berbentuk seperti bakul sedang ,  yang sering di sebut oleh orang rambang adalah Behunang, Dari proses menuai dan memasukkan padi ke behunang itulah di kembangkan menjadi  sebuah tarian yang bernuansa daerah Sumatra Selatan khususnya daerah Kota Prabumulih Etnis Rambang  , yang mana menggambarkan para anak gadis yang masi belia ikut serta membantu orang tuanya dalam proses ngetam atau panen padi gerak lues , gerak enerjik dan senyum bahagia mempunyai makna yang tersusun antara wirama , wirasa dan wiraga, yang tidak lain bertujuan agar tari Ngetam lebih mudah dipahami.  .

avatar
Roby Darisandi
Gambar Entri
Ori'an 20
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Sumatera Selatan

Persiapan Permainan ini dilakukan oleh sekelompok orang yang tidak diatur dalam hal jumlahnya. Dan tidak diperlukan persiapan khusus.   Peralatan Tidak diperlukan peralatan tertentu   Peraturan • Personil yang terkena hitungan yang ke-20 merupakan personil pertama kali yang harus mengejar teman-temannya (personal yang ngori’). • Jika kelompok bermain lebih dari 20 orang, maka setelah hitungan ke-20, hitungan dilanjutkan lagi ke hitungan pertama sehingga setiap personil turut kebagian dalam menghitung. Hitungan berhenti pada hitungan ke-20 berikutnya.   Permainan Sekelompok orang memulai permainan dengan membuat lingkaran tertutup dengan bergandengan tangan. Salah seorang personail mengambil inisiatif sebagai hitungan pertama. Dilanjutkan dengan hitungan kedua, ketiga, dan seterusnya kearah kanan personil hitungan pertama. Personil yang terkena hitungan yang ke-20 akan menjadi personil pertama yang men...

avatar
Roby Darisandi
Gambar Entri
Bentengan
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Sumatera Selatan

Persiapan Dalam permainan bentengan sekelompok anak-anak membagi diri menjadi dua kelompok yang akan saling berlawanan. Anak mana ikut kelompok mana biasanya ditentukan melalui suit jari tangan. Setelah terbentuk dua kelompok yang saling berhadapan, mereka mencari posisi masing-masing sebagai basis mereka atau yang di sebut dengan benteng.    Peralatan Permainan ini tidak menggunakan alat apa pun. Permainan ini hanya membutuhkan tempat yang ditentukan sebagai basis atau benteng. Masing-masing benteng kedua belah pihak harus terletak agak berjauhan dan dapat dilihat oleh satu sama lain.   Peraturan • Setiap personil pada kedua benteng harus menyentuh benteng. Hal ini menandakan bahwa status personil tersebut adalah baru. Kalo dia agak lama tidak menyentuh benteng, maka status personil tersebut akan disebut lamo. • Personil yang berstatus lamo, dapat dikejar, diburu, dan ditawan oleh personil dari benteng lawan yang berstatus ba...

avatar
Roby Darisandi
Gambar Entri
Cerite Lame
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Sumatera Selatan

Lirik Lagu Cerite Lame       Betemu ngan kance lame Kance seinggok sepemunyian /serepat serasan Lom te belum la tetawe Terkenang cerite lame….   Teringat waktu gi mude bekeribangan same- same Nak betemu keribangannye Tapi takut ngan bapaknye…   Reff : ** Dek tehase umurlah kepale lime Tehenang cerite gi mude Alangkan ladasnye hasenye Aman pacak ngulanginye…   Betemu la same tue Saling tanye anak behape Deade nanyeke harte Nayeke anak lanang betine.

avatar
Roby Darisandi
Gambar Entri
Tari Erai-Erai
Tarian Tarian
Sumatera Selatan

Umak oi Umak   Tolong la Aku   Dunie Umbang   Badanku dide be bada….   Di Dusun ditinggal Kundang   Di Rantau ampe melayang   Sekelumit lirik yang dilantunkan dalam sebuah nyanyian (guritan) diiringi muda mudi yang menarikan Tari Erai-Erai merupakan tarian asli Kabupaten Lahat.   Lirik tersebut menggambarkan tentang kemalangan seseorang yang kurang mampu, pergi merantau meninggalkan kampung halaman untuk mencari kerja. Namun di negeri orang tetap nasibnya tak berubah. Berikut data yang saya himpun dari lapangan?   Dengan fasih sembilan orang penari sedang berlatih sambil mendendangkan pantun yang berisi pesan-pesan kebajikan biasanya. Dan, setiap momen pertunjukkan Tari Erai-Erai mereka selalu mempersembahkan pantun yang berbeda-beda,   Alat-alat musik yang di miliki dari seni tari ini berupa Gitar tunggal, Akordion, Gong, Jidor dan lainnya berikut...

avatar
Roby Darisandi
Gambar Entri
Goa Putri
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Selatan

Bila Anda sudah mencapai Baturaja, sempatkanlah untuk mengunjungi Wisata Goa Putri yang terkenal dengan cerita mengenai seorang putri dengan perangkat istananya yang sudah menjadi stalagtit dan stalagmit ini. Goa Putri terletak di Desa Padang Bindu, Kecamatan Pengandonan, sekitar 35 km dari kota Baturaja.Konon menurut legenda, Dahulu disini pernah hidup seorang putri bernama Puteri Dayang Merindu bersama keluarganya. Pada suatu hari Sang Puteri sedang mandi di muara sungai Semuhun, sungai OKU.  Jaraknya kurang lebih 1 km dari Gua ini.  Lewatlah seorang pengembara ditempat itu. Tatkala melihat Sang Puteri timbul perasaan ingin menyapa, namun saat itu tidak mendapat perhatian sama sekali sehingga dia merasa gusar. “Sombong sekali puteri ini, diam seperti batu” ujarnya. Tiba-tiba saja tubuh Puteri Dayang Merindu berubah menjadi batu.   Pada saat banjir melanda daerah ini tahun 1982, jembatan penghubung desa ke seberang hancur dihantam air. Air sudah s...

avatar
Roby Darisandi
Gambar Entri
Candi Bumi Ayu (Peninggalan Hindu Aliran Siwaisme)
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sumatera Selatan

Candi Bumi Ayu merupakan salah satu situs peninggalan agama Hindu yang terdapat di pesisir sungai lematang, di hilir desa siku sebagai desa paling hilir dari kecamatan rambang dangku masih kawasan Kabupaten Muara Enim Propinsi Sumatera Selatan. dengan kata lain suksesnya candi bumi ayu sebagai tujuan wisata akan berpengaruh pada perkembangan rambang dangku. Candi-candi di Bumi ayu merupakan death monument, artinya monumen yang telah ditinggalkan masyarakat pendukungnya. Candi tersebut ditinggalkan mungkin seiring dengan terdesaknya kekuatan politik Hindu oleh Islam pada sekitar abad ke-16. Kemudian candi-candi itu rusak dan terkubur tanah hingga ditemukan kembali oleh E.P. Tombrink tahun 1864. Tinggalan monumental itu beserta sistem budayanya benar-benar hilang pula dari ingatan kolektif pewarisnya. Hal itu tampak bahwa penduduk Bumi ayu tidak mengenal fungsinya semula. Cerita penduduk yang dicatat oleh A.J. Knaap tahun 1902 menyatakan bahwa apa yang sekarang disebut candi di Bumi a...

avatar
Roby Darisandi
Gambar Entri
Masjid Agung Palembang
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sumatera Selatan

Masjid Agung Palembang merupakan salah satu warisan Kesultanan Palembang. Masjid ini dikenal sebagai pusat Kota Palembang. Dibangun 1738 – 1748 oleh Sultan Mahmud Badaruddin I yang dikenal sebagai Sultan Mahmud Badaruddin Jaya Wikramo. Menutur beberapa orang masjid ini merupakan masjid terbesar di Indonesia pada zamannya. Ketika pertama kali dibangun, masjid ini meliputi lahan seluas 1.080 meter persegi (sekitar 0,26 hektar) dengan kapasitas 1.200 orang. Lahan kemudian diperluas oleh Sayid Umar bin Muhammad Assegaf Altoha dan Sayid Achamd bin Syech Sahab dibawah pimpinan Pangeran Nataagama Karta Mangala Mustafa Ibnu Raden Kamaluddin. Dari 1819 – 1821, renovasi dilakukan oleh pemerintah kolonial Belanda. Setelah itu, ekspansi lebih lanjv dilakukan pada tahun 1893, 1916, 1950, 1970, dan terakhir tahun 1990-an. Selama ekspansi pada 1966 – 1969 oleh Yayasan Masjid Agung, lantai kedua dibangun dengan luas tanah 5.520 meter persegi dengan kapasitas 7.750 orang. S...

avatar
Roby Darisandi
Gambar Entri
Prasasti Telaga Batu
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Selatan

Prasasti Telaga Batu 1 ditemukan di sekitar kolam Telaga Biru (tidak jauh dari Sabokingking), Kel. 3 Ilir, Kec. Ilir Timur II, Kota Palembang, Sumatra Selatan, pada tahun 1935. Prasasti ini sekarang disimpan di Museum Nasional dengan No. D.155. Di sekitar lokasi penemuan prasasti ini juga ditemukan prasasti Telaga Batu 2, yang berisi tentang keberadaan suatu vihara di sekitar prasasti. Pada tahun-tahun sebelumnya ditemukan lebih dari 30 buah prasasti Siddhayatra. Bersama-sama dengan Prasasti Telaga Batu, prasasti-prasasti tersebut kini disimpan di Museum Nasional, Jakarta.   Prasasti Telaga Batu dipahatkan pada sebuah batu andesit yang sudah dibentuk sebagaimana layaknya sebuah prasasti dengan ukuran tinggi 118 cm dan lebar 148 cm. Di bagian atasnya terdapat hiasan tujuh ekor kepala ular kobra, dan di bagian bawah tengah terdapat semacam cerat (pancuran) tempat mengalirkan air pembasuh. Tulisan pada prasasti berjumlah 28 baris, berhuruf Pallawa, dan berbahasa Melayu Kun...

avatar
Roby Darisandi