budaya
4.809 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Pura Selukat
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Bali

Kehadiran pura di Bali memiliki banyak dimensi, yakni dimensi reliji, dimensi wisata, sampai dimensi ritual-budaya. Peran sebuah pura bagi masyarakat Hindu Bali yang mayoritas sama halnya dengan tempat ibadah keagamaan bagi umat agama lainnya seperti Islam, Budha, Konghucu, dll. Makanya, masyarakat Bali begitu “memuliakan” pura-pura tersebut baik secara fisik—dengan menjaga dan merawatnya—maupun secara non-fisik, misalnya dengan merayakan upacara keagamaan di pura, penyucian badan dan bathin, dsb.   Pura Selukat ialah sebuah pura di Bali yang tak kalah sentralnya dibandingkan dengan pura-pura lainnya. Pura Selukat berfungsi untuk melakukan permohonan air suci bagi masyarakat. Alkisah, dulunya pernah ada seorang pendeta sakti yang biasa dimintai air pembersihan oleh masyarakat sekitar. Suatu ketika, sang pendeta sedang berjalan-jalan dan kebetulan ada warga yang melihatnya. Si warga tersebut sedang kena musibah, anggota keluarganya ada yang mening...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Tari Gebug Ende
Tarian Tarian
Bali

Sebagai daerah wisata populer sudah sepantasnya kalau bali digempur dari sana-sini soal budaya karena sejatinya yang datang ke Bali bukan hanya turis nasional saja, melainkan turis asing dari berbagai macam suku dan bangsa yang memiliki karakter, adat-istiadat, dan kebudayaan yang berbeda. Meski demikian, yang patut diacungi jempol dari Bali karena meski gempuran modernitas begitu masif menerjang namun mayoritas masyarakatnya tak sedikitpun melupakan akar sejarah dan tradisi nenek moyangnya yang sudah sewajibnya dipertahankan sampai kapanpun.   Salah satunya ialah Tari Gebug Ende. Apa itu Gebug Ende? Secara gerakan, tarian ini memiliki gerakan yang hampir sama dengan gerakan silat namun yang membedakannya ialah pada sarana yang digunakannya. Tarian Gebug Ende menggunakan Tamiang (Perisai) yang terbuat dari kulit sapi dan rotan sebagai alat pemukulnya. Atraksi tarian ini tak ubahnya seperti perang tanding yang saling berbalas pukulan diantara pesertanya.   I...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Hari Raya Tumpek Landep
Ritual Ritual
Bali

Satu lagi yang secara rutin dilakukan oleh masyarakat Hindu ialah Hari Raya Tumpek Landep. Upacara ini dilaksanakan setiap 6 bulan sekali dalam sistem pengkalenderan Hindu atau 210 hari sekali. Tujuannya ialah untuk memohon keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang termanifestasi dalam wujud Dewa Senjata (Pasupati).   Upacara ini telah dilakukan secara turun-temurun hingga kini, dimana dengan semakin majunya zaman berbagai benda yang mengandung unsur besi sebagaimana yang terkandung dalam makna kata “Landep” sendiri diberikan hiasan khusus dari janur yang disebut dengan Tamian. Ketika dalam perhelatan upacara tersebut, benda-benda yang mengandung unsur logam dijadikan sebagai sajen supaya bisa mempermudah dan memperlancar berbagai kegiatan manusia dalam menjalani segala aktifitas kesehariannya.   Bali ialah suatu daerah yang kental sekali perpaduan unsur budaya, adat istiadat, maupun kepercayaan, sehingga ketika Anda datang ke Bali bukan hanya...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Pura Taman Sari
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Bali

Keberadaan pura di Bali tentu tak asing lagi karena memang banyak jumlahnya. Mayoritas masyarakat Bali yang beragama Hindu membuat lokasi wisata favorit ini potensial “ditumbuhi” pura-pura sebagai sarana peribadatan. Dan konsekuensinya, karena pura-pura itu berada di tempat wisata maka fungsinya menjadi meluas bukan lagi hanya lokasi untuk beribadah namun juga menjadi sarana pariwisata budaya-teologi.   Salah satu pura yang berada di Bali itu yakni Pura Taman Sari. Dalam lingkungan pura ini terdapat dua buah Meru Tumpang Sebelas dan Meru Tumpang Sembilan yang pada bagian dasarnya dikelilingi oleh kura-kura raksasa yang dikelilingi oleh kolam dengan dibelit Naga Ananthaboga. Hal tersebut mengisahkan saat para Dewa memutar air kehidupan (amerta) yang bertujuan untuk kebahagiaan dan kesejahteraan umat manusia.   Lingkungan Pura Taman Sari juga menjadi objek penelitian karena penilaian bahwa di lingkungan pura ini sarat akan nilai historisitas. Beta...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Puri Saren Ubud
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Bali

Peninggalan budaya di Bali selain masih dipertahankan hingga kini, namun juga benar-benar dimanfaatkan untuk menarik minat para turis lokal maupun mancanegara. Puri Saren Ubud ialah salah satunya. Puri ini masih tetap lestari sekalipun zaman semakin berganti dimana arus modernitas hampir menguasa setiap lini kehidupan masyarakat kita. Karena kealamian dan keunikannya itulah yang masih dipertahankan membuat puri ini tak pernah sepi dari pengunjung.   Puri Saren Ubud merupakan istana kerajaan Ubud yang sangat indah dengan tetap memertahankan rumah-rumah tradisional yang menjadi lokasi kediaman Raja Ubud. Eksistensi puri ini menujukkan jiwa serta identitas Desa Ubud sendiri secara khusus, dan Bali pada umumnya. Sekalipun sistem feodal sudah lama dihilangkan namun bukan berarti rasa hormat kepada raja ataupun keturunannya menjadi serta merta luntur.   Puri ini dibangun oleh Ida Tjokorda Putu Kandel yang memerintah sekitar tahun 1800-1823 M. Selama ini Puri Sare...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Pura Samuantiga
Alat Musik Alat Musik
Bali

Pura Samuantiga kerap dijadikan sebagai lokasi pemujaan kepada kekuatan alam dan nenek moyang oleh masyarakat Hindu. Pura ini masih terlihat sangat alami. Bangunan mandala wisata sebagai sarana penunjang aktifitas budaya semisal pertunjukkan kesenian Bali berdiri tepat didepan pura. Disekitar pura juga ditumbuhi oleh pohon-pohon yang besar semisal Beringin, Pole, maupun pohon yang lainnya yang rindang.   Beberapa kegiatan ritual keagaman yang kerap digelar di pura ini seperti Nganten, Ngampyong, Siat Sampian, Sanghyang Jaran Menginjak Bara, Mapalengkungan, Siat Pajeng dimana kesemuanya dimaksudkan untuk melakukan pembersihan diri. Yang menarik dari pura ini ialah karena lingkungan pura memiliki sedikitnya tujuh halaman dengan perbedaan ketinggian yang merefresentasikan tingkat kesuciannya.       Adapun ketujuh halaman tersebut adalah sebagai berikut:   Mandala Jaba Mandala Penataran Agung Mandala Duur Delod...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Puri Satrya
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Bali

Wilayah Bali, sebagaimana daerah di Jawa memiliki beberapa kerajaan. Beberapa peninggalan kerajaan seperti istana, puri, dsb tampak banyak yang masih terawat hingga kini. Sehingga menjadi lengkap ketika berwisata ke Bali dimana tak hanya ditemukan objek wisata alam yang selama ini menjadi daya tarik utama pariwisata Bali, namun juga objek wisata budaya seperti pura, istana kerajaan maupun puri sendiri yang biasanya berada di lingkungan istana.   Puri Satrya merupakan salah satu aset peninggalan sejarah yang pentingan dan urgen untuk tetap dilestarikan. Hingga kini perawatannya masih dilakukan karena selain dijadikan sebagai tempat tinggal para raja dan keluarganya juga menjadi objek wisata. Didalamnya terdapat beberapa bangunan yang diantaranya adalah beberapa buah bale tempat persembahyangan yang disebut dengan Pemerajaan Agung.   Puri Satrya ini dibangun sekitar tahun 1930, yang mana pada masanya tersebut puri ini difungsikan sebagai tempat menggelar pert...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Puri Jro Kuta
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Bali

Puri merupakan tempat istirahat atau tempat bermainnya para istri, selir maupun anak raja. Bangunan yang indah, unik dan membetahkan tentu akan selalu menjadi ciri khas dari puri-puri itu. Salah satu puri di Bali yang hingga saat ini masih lestari ialah Puri Jro Kuta. Puri ini merupakan peninggalan kerajaan kecil di Bali yang hebatnya sampai sekarang masih tetap terawat dan bersih.   Puri Jro Kuta merupakan salah satu objek wisata budya di Bali yang didalamnya memiliki beberapa bangunan unik seperti ancak saji, semanggon, ranggu, sareng kangen, paeban, pemerajaan agung, dan pewaregan daren raja. Pura ini juga dilindungi oleh tembok yang tinggi yang dinamai denan Pekandelan sehingga dari luar sukar untuk melihat puri ini secara langsung. Puri Jro Kuta sendiri dibangun sekitar tahun 1808 dimana kala itu pemerintahan dipegang oleh Raja Ida Jro Kuta Kahuningan yang juga berfungsi sebagai pusat pemerintahan sekaligus tempat tinggal keluarga raja.   Masyarakat ya...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Legenda Asal Mula Sawahlunto
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Kota Sawahlunto adalah salah satu kota di provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Kota yang terletak 95 km sebelah timur laut kota Padang ini, dikelilingi oleh 3 kabupaten di Sumatera Barat, yaitu kabupaten Tanah Datar, kabupaten Solok, dan kabupaten Sijunjung. Kota Sawahlunto memiliki luas 273,45 km² yang terdiri dari 4 kecamatan dengan jumlah penduduk lebih dari 54.000 jiwa. Pada masa pemerintah Hindia Belanda, kota Sawalunto dikenal sebagai kota tambang batu bara. Kota ini sempat mati, setelah penambangan batu bara dihentikan. Saat ini kota Sawahlunto berkembang menjadi kota wisata tua yang multi etnik, sehingga menjadi salah satu kota tua terbaik di Indonesia. Di kota yang didirikan pada tahun 1888 ini, banyak berdiri bangunan-bangunan tua peninggalan Belanda. Sebagian telah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh pemerintah setempat dalam rangka mendorong pariwisata dan mencanangkan Sawahlunto menjadi “Kota Wisata Tambang yang Berbudaya” Berikut Legenda Asal...

avatar
Sobat Budaya