monedas para el FC mobile Visité Buyfc26coins.com. ¡Excelente! Recomendado al 100%..NHkd
278 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Kisah Asal Mula Nama Meulaboh
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

Kisah Asal Mula Nama Meulaboh   -Meulaboh adalah ibukota kabupaten aceh barat saat ini yang berada di pantai barat aceh. Nama meulaboh sendiri memiliki kisahnya tersendiri sehingga dikenal sampai saat ini. menurut cerita yang turun temurun meulaboh dikenal dengan negeri pasir karam. Orang-orang dari minangkabu yang lari dari negerinya membuka perkebunan di daerah itu menjadi maju Menurut H M Zainuddin dalam buku tarikh aceh dan nusatara(1961) asal mula meulaboh adalah negeri pasir karam yang dibangun pada masa sultan saidil mukammil(1588-1604). Sewaktu masa pemerintah sultan iskandar muda (1607-1636) kerajaan tersebut ditambah pembangunannya. Dinegeri meulaboh dibuka perkebunan lada namun tidak begitu berkembang karena kalah saing dengan dengan negeri singkil yang lebih maju karena banyak kapal dagang yang singgah di singkil untuk mengambil muatan kemenyan dan kapur barus. Pada masa sultan Djamalul Alam pembangunan semakin ditingkatkan. Pekerja yang didatangka...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Hikayat Prang Sabi
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Aceh

                Hikayat prang sabi adalah sebuah hikayat yang diciptakan atau dikarang oleh Teungku Chik Pante Kulu, beliau adalah seorang ulama yang berasal dari Pidie tepatnya dari Pante Kulu. Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang hikayat prang sabi ada baiknya jika kita mengetahui sekilas tentang hikayat itu sendiri. Hikayat Aceh itu berbeda dengan hikayat dari daerah lainnya perbedaannya terletak pada cara melantunkannya dan penyusunan baitnya atau dengan kata lain hikayat lain memiliki bait yang mudah untuk langsung dipahami akan tetapi hikayat aceh membutuhkan sedikit usaha yang lebih untuk dipahami.                 Hikayat prang sabi ini sendiri memiliki dua genre pada umumnya yaitu genre yang berupa ajakan untuk berjihad dan satu lagi adalah rekaman keadaan perang yang dituang kedalam bentuk hikayat....

avatar
Oskm18_19818159_rizky
Gambar Entri
Hikayat Prang Sabi
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Aceh

                Hikayat prang sabi adalah sebuah hikayat yang diciptakan atau dikarang oleh Teungku Chik Pante Kulu, beliau adalah seorang ulama yang berasal dari Pidie tepatnya dari Pante Kulu. Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang hikayat prang sabi ada baiknya jika kita mengetahui sekilas tentang hikayat itu sendiri. Hikayat Aceh itu berbeda dengan hikayat dari daerah lainnya perbedaannya terletak pada cara melantunkannya dan penyusunan baitnya atau dengan kata lain hikayat lain memiliki bait yang mudah untuk langsung dipahami akan tetapi hikayat aceh membutuhkan sedikit usaha yang lebih untuk dipahami.                 Hikayat prang sabi ini sendiri memiliki dua genre pada umumnya yaitu genre yang berupa ajakan untuk berjihad dan satu lagi adalah rekaman keadaan perang yang dituang kedalam bentuk hikayat....

avatar
Oskm18_19818159_rizky
Gambar Entri
Cut Nyak Dhien
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Aceh

Cut Nyak Dhien adalah seorang Pahlawan Nasional Indonesia dari Aceh yang berjuang melawan Belanda bersama dengan suaminya, Teuku Umar, pada masa Perang Aceh. Cut Nyak Dhien lahir pada tahun 1848 di Lampadang, Kerajaan Aceh, dan meninggal pada 6 November 1908 di Sumedang, Jawa Barat. Keberanian dan kegagahan Cut Nyak Dhien begitu menginspirasi para wanita untuk terus memperjuangkan kebenaran. Salah satu bentuk kekaguman terhadap Cut Nyak Dhien dituangkan melalui sebuah lagu yang diciptakan oleh T. Djohan dan Anzib.   Cut Nyak Dhien Cipt: T. Djohan dan Anzib   Masa prang Aceh, Meugah Cut Nyak Dhien Teubiet ue mideuen, Neuprang Beulanda Sunggoh that putroe, nanggroe neupeu theuen Bek jiet keurajeuen, uleh Beulanda.   Di Aceh Meugah putroe pahlawan Masa neu meuprang deungon Beulanda Putroe jroh peu e hate neu pih trang Putroe nyang sayang nanggroe ngon bangsa   Hana neu gundah keu darah ile Putro...

avatar
OSKM18_16018045_Dhea Iwata
Gambar Entri
Kenduri Anak Yatim
Ritual Ritual
Aceh

Masyarakat Aceh sangat peka dengan anak yatim. Anak yatim dianggap sebagai jembatan untuk mendapatkan rezeki Allah. Oleh karena itu, masyarakat Aceh sering kali mengadakan kenduri anak yatim atau dalam bahasa Aceh disebut dengan khanduri aneuk yatim. Anak yatim adalah anak-anak yang telah kehilangan ayahnya sebelum mencapai baligh. Kenduri anak yatim biasanya diadakan karena beberapa alasan, seperti masyarakat Aceh membeli kendaraan baru, merayakan ulang tahun, sembuh dari suatu penyakit, mensyukuri kelulusan anakya dalam ujian, dan mensyukuri nikmat-nikmat Allah yang lainnya. Kenduri anak yatim juga biasanya diikuti dengan acara-acara besar, misalnya kenduri anak yatim yang dilaksanakan sebelum acara pernikahan atau acara sunatan. Anak yatim pada kenduri anak yatim didapatkan dari panti asuhan atau dari penduduk desa. Anak-anak yatim ini biasanya dicari oleh orang-orang yang memiliki kedudukan tertentu di desa, seperti pengurus mesjid. Namun, saat ini agak sulit mencar...

avatar
OSKM_16618156_Yasmin Athirah
Gambar Entri
Meulaot
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Aceh

Atraksi Adat Melaot berasal dari Kabupaten Sabang, Aceh. Acara adat yang mengusung konsep kearifan lokal ini digelar di Kampung Nelayan Jurong Ule Krueng di Desa Bolahan, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Aceh. Lokasi kampung nelayan berjarak sekitar 500 meter dari pelabuhan penyeberangan Bolahan. Acara adat ini dibuka dengan atraksi Tarian Tarek Pukat yang khas kampung nelayan. Selain Tarian tarek Phukat, pada atraksi ini juga ada seni lain yaitu seperti khanduri laot dan lomba mancing tradisional. Acara kemudian dilanjutkan dengan makan bersama dengan lauk kuah Beulanggong.Tak cuma atraksi budaya, dalam acara ini juga digelar lomba memancing di pinggir pantai. Semua warga dan pengunjung dipersilakan mengikuti perlombaan ini. Seperti kata “Melaot” pada atraksi atau seni pertunjukan ini, para nelayan dilarang pergi berlayar atau melaut (Meulaot) selama tiga hari berturut-turut. Acara puncak dari atraksi budaya adalah makan bersama satu kampung. Semua warga tua muda tump...

avatar
OSKM18_16518286_Arthur Edgar Yunanto
Gambar Entri
Meulaot
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Aceh

Atraksi Adat Melaot berasal dari Kabupaten Sabang, Aceh. Acara adat yang mengusung konsep kearifan lokal ini digelar di Kampung Nelayan Jurong Ule Krueng di Desa Bolahan, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Aceh. Lokasi kampung nelayan berjarak sekitar 500 meter dari pelabuhan penyeberangan Bolahan. Acara adat ini dibuka dengan atraksi Tarian Tarek Pukat yang khas kampung nelayan. Selain Tarian tarek Phukat, pada atraksi ini juga ada seni lain yaitu seperti khanduri laot dan lomba mancing tradisional. Acara kemudian dilanjutkan dengan makan bersama dengan lauk kuah Beulanggong.Tak cuma atraksi budaya, dalam acara ini juga digelar lomba memancing di pinggir pantai. Semua warga dan pengunjung dipersilakan mengikuti perlombaan ini. Seperti kata “Melaot” pada atraksi atau seni pertunjukan ini, para nelayan dilarang pergi berlayar atau melaut (Meulaot) selama tiga hari berturut-turut. Acara puncak dari atraksi budaya adalah makan bersama satu kampung. Semua warga tua muda tump...

avatar
OSKM18_16518286_Arthur Edgar Yunanto
Gambar Entri
Meulaot
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Aceh

Atraksi Adat Melaot berasal dari Kabupaten Sabang, Aceh. Acara adat yang mengusung konsep kearifan lokal ini digelar di Kampung Nelayan Jurong Ule Krueng di Desa Bolahan, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Aceh. Lokasi kampung nelayan berjarak sekitar 500 meter dari pelabuhan penyeberangan Bolahan. Acara adat ini dibuka dengan atraksi Tarian Tarek Pukat yang khas kampung nelayan. Selain Tarian tarek Phukat, pada atraksi ini juga ada seni lain yaitu seperti khanduri laot dan lomba mancing tradisional. Acara kemudian dilanjutkan dengan makan bersama dengan lauk kuah Beulanggong.Tak cuma atraksi budaya, dalam acara ini juga digelar lomba memancing di pinggir pantai. Semua warga dan pengunjung dipersilakan mengikuti perlombaan ini. Seperti kata “Melaot” pada atraksi atau seni pertunjukan ini, para nelayan dilarang pergi berlayar atau melaut (Meulaot) selama tiga hari berturut-turut. Acara puncak dari atraksi budaya adalah makan bersama satu kampung. Semua warga tua muda tump...

avatar
OSKM18_16518286_Arthur Edgar Yunanto
Gambar Entri
Meulaot
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Aceh

Atraksi Adat Melaot berasal dari Kabupaten Sabang, Aceh. Acara adat yang mengusung konsep kearifan lokal ini digelar di Kampung Nelayan Jurong Ule Krueng di Desa Bolahan, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Aceh. Lokasi kampung nelayan berjarak sekitar 500 meter dari pelabuhan penyeberangan Bolahan. Acara adat ini dibuka dengan atraksi Tarian Tarek Pukat yang khas kampung nelayan. Selain Tarian tarek Phukat, pada atraksi ini juga ada seni lain yaitu seperti khanduri laot dan lomba mancing tradisional. Acara kemudian dilanjutkan dengan makan bersama dengan lauk kuah Beulanggong.Tak cuma atraksi budaya, dalam acara ini juga digelar lomba memancing di pinggir pantai. Semua warga dan pengunjung dipersilakan mengikuti perlombaan ini. Seperti kata “Melaot” pada atraksi atau seni pertunjukan ini, para nelayan dilarang pergi berlayar atau melaut (Meulaot) selama tiga hari berturut-turut. Acara puncak dari atraksi budaya adalah makan bersama satu kampung. Semua warga tua muda tump...

avatar
OSKM18_16518286_Arthur Edgar Yunanto