Tambaroro bagi masyarakat Kepulauan Aru memiliki tempat tersendiri. Tambaroro merupakan kesenian adat seluruh masyarakat Aru. Melalui tambaroro, mereka dapat menyalurkan kegembiraan dan rasa syukur atas apa yang telah mereka peroleh, baik dalam rezeki maupun kesehatan. Tambaroro juga merupakan salah satu rangkaian adat yang harus dilaksanakan sebelum acara puncak adat dilaksanakan. Tambaroro berisi lantunan syair-syair yang menceritakan peristiwa, perjalanan sejarah, maupun ungkapan syukur mereka terhadap nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Dengan adanya tambaroro, masyarakat kepulauan Aru dapat mengetahui sejarah perjalanan nenek moyang mereka, dan cerita-cerita sejarah lainnya. Bahasa yang digunakan dalam syair tambaroro juga berbeda-beda antara satu desa dengan desa lainnya, terkecuali desa yang memiliki persamaan bahasa. Tempat dilaksanakannya tambaroro tidak hanya berada di depan rumah adat atau rumah raja, tetapi dapat dibuat di bagian depan rumah orang yang...
Kabupaten Kepulauan Aru merupakan salah satu kabupaten terluar yang terdapat di provinsi Maluku. Kabupaten Kepulauan Aru memiliki banyak kekayaan budaya yang sangat terjaga keasliannya sampai sekarang. Budaya masyarakat Kepulauan Aru sangat identik dengan laut, dikarenakan laut menyediakan sumber daya alam yang sangat besar, dan laut merupakan penghubung antar satu desa dengan desa yang lain dan dengan Kabupaten. Transportasi laut sangatlah penting bagi masyarakat Kepulauan Aru pada umumnya. Salah satu transportasi yang dipakai adalah BELAN/KORA-KORA/LETAI. Belan/kora-kora/letai merupakan salah satu transportasi Adat yang dipergunakan oleh masyarakat Kepulauan Aru dari jaman leluhur sampai sekarang. Selain itu juga Belan/Kora-kora/Letai merupakan keterwakilan dari struktur adat Masyarakat Kepulauan Aru, dikarenakan belan merupakan keterwakilan setiap mata rumah/fam/marga yang ada di Kepulauan Aru. Satu mata Belan/Marga Besar biasanya ada beberapa mata Belan/marga-marga kecil dida...
Tipa merupakan salah satu alat musik tradisional di Indonesia yang tersebar di seluruh Nusantara, alat musik ini sering dipakai untuk mengiringi atraksi-atraksi kesenian maupun upacara-upacara adat, begitu pula di Kabupaten Kepulauan Aru. Masyarakat Aru juga menggunakan tipa sebagai salah satu alat musik tradisional untuk berbagai acara kesenian maupun upacara-upacara adat yang di padukan dengan Gong dan Nyanyian-nyanyian tanah atau nyanyian adat yang disebut dengan TAMBARORO. Beda dari tipa lain pada umumnya yang terbuat dari Hewan darat, tipa ini terbuat dari hewan laut yaitu kulit ikan Pari. Bagian-bagian dari Tipa : Daun Tipa dari Ikan Pari ( Jekala ) Kayu Tipa dari kayu Titi ( Odut ) Tali Pengikat dari Rotan/ Gogor ( Balem ) Stelan dari kayu Nani/Na (Temah) Rumah Tipa ( Olwa ) Ukuran Tipa disesuaikan dengan pesana atau besar yang mau di pakai. Alat Musik ini biasanya digunakan dalam setiap upacara-upacara adat yaitu : Upacara Adat Buka Sasi laut, Upacara Adat Rumah Baru, Upa...