Budaya Indonesia
595 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Pengleakan
Ritual Ritual
Bali

Pengleakan adalah mempelajari ilmu kerohanian yang cukup tinggi. Ritual ini berasal dari daerah Bali. Sebenarnya ilmu ini dipelajari untuk memberikan sensasi relaksasi yang tinggi saat meditasi.   Sumber: https://hype.idntimes.com/fun-fact/rio-andhika/menyeramkan-mistis-9-kebudayaan-ini-ada-di-indonesia-c1c2/full

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Ngerebong
Ritual Ritual
Bali

Tradisi ini biasanya dilakukan setiap enam bulan sekali untuk melakukan penyucian dan menjaga keseimbangan antara dunia manusia dan dunia roh. Ada beberapa tahapan dalam tradisi ini namun puncaknya ketika peserta upacara kesurupan dan mulai menyakiti diri sendiri seperti menusuk-nusukkan badan dengan keris, berteriak dan menangis. Upacara ini benar-benar sakral dan perempuan yang sedang menstruasi dilarang untuk ikut ataupun sekadar melihat.   Video Ritual: https://youtu.be/jHEuvQvdkPA   Sumber: http://www.damniloveindonesia.com/explore/2-culture-heritage/detail/370/4-tradisi-%22berbahaya%22-indonesia-ini-menantang-adrenaline-banget!

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Penguburan Mayat di Trunyan
Ritual Ritual
Bali

Masih dengan upacara kematian, bali juga memiliki tradisi unik untuk menguburkan mayat orang yang telah meninggal. Tradisi ini dikenal di Desa Trunyan. Mayat orang yang telah mati hanya akan digeletakkan di sekitar pohon yang ada di hutan di dekat Desa Trunyan. Pohonnya pun pukan pohon biasa / sembarangan. Melainkan pepohonan taru dan menyan yang mampu mengeluarkan enzim dan bau wangi. Hal tersebut dimaksudkan agar bau busuk dari mayat tidak akan menguar. Dengan pohon taru dan menyan, mayat malah menjadi wangi.   Sumber: https://ilmuseni.com/seni-budaya/contoh-budaya-daerah

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Ngurek
Ritual Ritual
Bali

Ngurek ini merupakan sebuah upacara yang memiliki sedikit kemiripan dengan debus. Dimana para pelaku yang teriibat dalam upacara ini wajib menusuk tubuhnya dengan menggunakan keris. Makna dan tujuan dari upacara ini adalah untuk meyakinkan manusia tentang Tuhan Yang Maha Esa. Ketika para pelaku melakukan upacara ini, mereka yakin dan hanya meminta pertolongan untuk dilindungi Oleh Sang Kuasa. Hal tersebutlah yang disampaikan pada upacara ini. Bahwa sebagai manusia kita hanya boleh meyakini pertolongan sang kuasa.   Bali terkenal sekali dengan keragaman adat dan budayanya. Mayoritas masyarakat Bali sampai sekarang masih mempertahankan penginggalan nenek moyangnya tersebut. Salah satunya yaitu tradisi Ngurek yang cukup ekstrem. Betapa tidak, Ngurek dilakukan dengan cara menyakiti diri sendiri dengan menusukkan senjata keris kepada tubuh. Hal demikian dilakukan dalam keadaan tidak sadarkan diri (kerasukan).   Tradisi Ngurek ini sangat erat kaitannya dengan r...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Pura Alas Jagasari
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Bali

Pura Alas Jagasari merupakan pura di Bali yang memiliki keunikannya tersendiri. Pura ini ialah gabungan dari Bale Agung dan Pura Puseh. Uniknya, disekeliling pura ini dipagari oleh hutan kecil yang berisi berbagai tanaman untuk keperluan upacara keagamaan yang biasanya diadakan di Pura Alas Jagasari ini.   Kemungkinan besarnya Pura Alas Jagasari ini memiliki kedekatan dengan kerajaan-kerajaan di daerah Jawa Timur. Mengapa? Terlihat dari corak arsitektur yang ada di pura ini yang lebih menonjolkan arsitektur pada masa Kerajaan Kediri abad ke X-XI masehi. Didalamnya ada dua buah arca kuno yang dipercaya oleh penduduk sekitar sebagai manifestasi dari soso Raja Warmadewa atau Sri Kesari Ratna Bumi Banten dan juga Permaisuri Mahandradatta atau Gunapriya Dharmapadni.       Pembangunan Pura   Sebagaimana telah disebutkan diatas bahwa pura ini dibangun pada abad X – XI masehi dimasa Kerajaan Bali Kuno Wharmadewa berkuasa. Mengap...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Pura Gunung Raung
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Bali

ura Gunung Raung merupakan salah satu pura yang termasuk dalam Pura Kahyangan Jagat yang berada di Bali. Selain begitu disucikan, pura ini juga kerap menarik banyak wisatawan yang berkunjung ke daerah Gianyar khususnya. Salah satu keunikannya ialah bahwa pura ini menghadap ke arah Timur, bisa dikatakan diluar kelazimannya sebuah pura yang biasanya menghadap ke arah Barat. Selain itu, keunikan lainnya yakni pura ini memiliki 4 pintu.   4 pintu itu berada di sekeliling penjuru mata angin: Timur, Utara dan Selatan yang pintunya berbentuk Cendi Bentar. Sedangkan pintu di Barat hanya berupa pintu kecil saja. Makna dari keempat pintu tersebut ialah pemikiran baik dan mulia biasanya muncul dari keempat penjuru mata angin. Tak sedikit orang yang datang ke Pura Gunung Raung ini bertujuan untuk memperdalam keilmuan kerohanian dan keduniawian supaya segala apa yang diinginkannya bisa dikabukan oleh Dewata.   Dibangun   Diperkirakan pura ini pertama kali d...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Gereja Palasari
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Bali

Gereja Palasari didirikan untuk menjadi tempat ibadah umat Kristiani yang tinggal atau datang ke Bali. Namanya Gereja Paroki Hati Kudus Yesus atau lebih dikenal dengan sebutan yang pendek saja: Gereja Palasari. Gereja ini memiliki beberapa keunikan, terutama dari segi arsitektur bangunan dan usianya yang sudah puluhan tahun. Makanya tak mengherankan tak hanya wisatawan lokal saja yang dayang kesini, namun juga wisatawan asing juga banyak yang berkunjung kesini.   Kesejarahan       Gereja Palasari berada sejak tahun 1940-an, yang mana seorang bernama Pater Simon Buis membuka sebuah hutan Pala yang kemudian diberinama dengan Palasari (sekarang disebut dengan Palasari Lama). Disinilah Pater Simon membangun sebuah desa yang memiliki Mode Dorf yang desa berbudaya Bali namun tetap bernuansa Katholik yang kental.   Lantas, pada tahun 1955, sebuah bukit di kawasan ini diratakan dan dibangunlah sebuah gereja yang kokoh, yang memiliki a...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Pura Dasar Gel Gel
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Bali

Salah satu dari peninggalan kebudayaan Hindu Bali itu ialah Pura Dasar Gel Gel  yang menjadi salah satu peninggalan Klungkung di masa lalu.   Pura ini didirikan dengan maksud untuk menghormati Empu Ghana, yakni seorang suci yang dianggap paling berjasa dalam perkembangan agama Hindu di Bali. Pura ini memiliki konsep Kaula Gusti Manunggal yakni sebagai pemersatu umat Hindu di Bali, disamping juga pura ini merupakan Pura Dang Kahyangan Jagat. Masuk ke dalam pura akan membawa kita pada intimitas relijiusitas yang begitu mendalam karena terdapatnya tempat utama untuk melakukan pemujaan terhadap Sanghyang Widhi Wasa.   Sebagaimana kelaziman keberadaan pura di Bali, Pura gel Gel juga memiliki tiga mandala yakni Nista Mandala, Madya Mandala dan Utama Mandala. Kerangkeng pohon beringin besar tumbuh di bagian Nista Mandala, yang mana pohon beringin ini menjadi saksi bisu perjalanan pura dari waktu ke waktu. Demikian juga di bagian Madya Mandala terdapata Peling...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Pura Puncak Penulisan
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Bali

Pura Puncak Penulisan keberadaannya diatas bukit dengan ketinggian 1.745 meter diatas permukaan laut (dpl). Pura ini sering juga disebut dengan Pura Tegeh ata Pura Pamojan. Fungisnya ialah sebagai tempat untuk melakukan pemujaan terhadap Dewa Siwa yang merupakan manifestasi dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Didalamnya banyak terdapat benda-benda peninggalan masa Megalitikum sampai dengan masuknya peradaban Hindu ke Bali.   Pura ini memiliki nilai historis yang tinggi dan beberapa keunikan yang membuatnya berbeda dengan pura lainnya sehingga karenanya banyak orang yang ingin mengunjunginya. Bentuk bangunan pura ini memiliki dua konsep yakni konsep yang pertama diambil dari masa pra-sejarah dimana bisa terlihat dengan jelas terutama dari struktur bangunannya yang bertingkat. Dan konsep yang kedua ialah pembangunan pura ini yang mencapai 7 tingkat dengan tingkat pertama dan kedua dihubungkan dengan tangga.   Sedangkan di tingkat ke-3 terdapat Pura Dana dan Pura Tama...

avatar
Sobat Budaya