Kompang merupakan sejenis alat musik tradisional yang tergolong kategori alat gendang. Kulit yang ada di kompang biasanya dibuat dari bahan kulit kambing. Alat musik tradisional ini awalnya berasal dari Negara Arab, ada juga yang menyebutkan bahwa kompang digunakan untuk menyambut kedatangan Baginda Rasulullah S.A.W. pada zaman itu. ukuran nya bervariasi mulai dari 22.5 cm, 25 cm, 27.5 cm dan ada juga yang 35 cm. Kompang, jika dimainkan secara beregu maka nadanya akan lebih bagus.
Kerenceng atau terbangan merupakan alat musik tradisional yang terbuat dari bahan kulit kambing dan kayu. Kerenceng dilengkapi dengan rotan yang berfungsi untuk meregangkan kulit kambing agar suaranya lebih baik dan keras. Alat musik tradisional ini dipergunakan untuk mengiringi suara dalam acara adat.
Serdam adalah alat musik tradisional yang digunakan dengan cara ditiup sama seperti suling yang terbuat dari bambu yang agak tipis memiliki lubang empat , letaknya 3 di atas dan 1 di bagian bawah, dudukan tiup di bagian ujung dengan resonansi antara udara pada kulit bambu
Bebano merupakan alat musik tradisional perkusi yang mendampingi dari suara Bukoba (koba) yaitu tradisi lisan yang biasa ditampilkan pada saat acara pernikahan
Gambang Camar merupakanalat musik tradisional yang terbuat dari bahan kayu dan logam. Alat musik tradisional ini termasuk kategori alat musik tradisional silofon, yang terdapati enam bilah kayu hitam yang diletakan pada rak bersayap dan biasa dimainkan saat acara hari besar agama Islam dan acara hiburan.
Gambus merupakan salah satu alat musik tradisional yang dipetik yang mirip dengan mandolin dan berasal dari daerah Riau. Kesenian gambus ini pada mulanya banyak berkembang di Pulau Bengkalis, Pulau Penyengat dan Siak Sri Indrapura. Senar pada gambus ini memiliki jumlah antara tiga sampai duabelas senar dan panjang dari alat ini mencapai 1meter dengan tebal sekitar 10 cm. Fungsi dari alat ini adalh digunakan pada saat pertunjukkan tari zapin dibarengi dengna permainan rebana, marwas dan gendang. Cara memainkan gambus, yakni dengan meletakkan gambus diatas kaki yang sedang bersila. Gambus dimainkan oleh laki-laki dewasa dan orang tua pada malam hari. Bahkan ada juga yang menggunakan lirik dengan bahasa Arab ketika nyanyi dengan diiringi dengan alat musik tradisional gambus. "Gambus sudah berakar di Siak karena keberadaan Kerajaan Siak saat menerima masuknya Islam. Sampai sekarang gambus selalu digunakan untuk upacara, event kebudayaan, dan acara nikahan"-ujar salah satu wa...
Gedombak merupakan alat musik tradisional yang terbuat dari kayu, kulit hewan dan rotan. Gedombak sama seperti gendang yang berbentuk seperti piala. Gendang ini digunakan untuk mengiringi penampilan mak yong yang sangat terkenal di daerah Riau. Alat musik tradisional ini dimainkan dengan alatmusik lain yang ada di riau.
1. Asal-usul Kota Pangkal Pinang merupakan ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Akhmad Elvian, 2005). Masyarakat kota ini memiliki beragam kreasi budaya, salah satunya alat musik tradisional dambus . Di beberapa desa, dambus masih sering dimainkan bersama dengan alat musik lain, seperti biola, gendang, atau seruling. Hal ini membuktikan dambus bukan hanya sebagai alat musik, namun juga identitas budaya. Dambus adalah sebuah alat musik tradisional yang mirip dengan gitar dan berbentuk seperti buah labu yang dibelah menjadi dua. Pada bagian perut dambus , dibuat lubang dan dikosongkan sebagai ruang resonansi. Lubang ini nantinya akan ditutup dengan kulit kera atau kijang (Taufik Hidayat dan Pupung P. Damayanti, 2006). Nama dambus mirip dengan alat musik gambus. Kemiripan ini dapat dirunut dari asal-usul keberadaan dambus yang memang datang dari luar Pangkal Pinang. Dambus masu...
Gendang Melayu adalah alat musik tradisional yang dipukul yang dibuat dari bahan kulit hewan seperti kerbau, kambing dan juga lembu. Gendang Melayu merupakan alat musik tradisional dalam anggota genderang, yang bunyi nya berasal dari membraofon dengan cara memainkanya ditepuk dengan kedua belah telapak tangan.