Ketobong atau yang sering juga disebut dengan kendang (gendang) adalah salah satu alat musik tradisional yang terdapat di Kabupaten Pelalawan, Propinsi Riau, Indonesia. Saat ini, alat musik tersebut sudah jarang ditemukan, karena bahan baku pembuatannya semakin langka. Bahan dari alat musik tradisional ini adalah kulit kayu khusus, yang hanya bisa diperoleh di daerah Sorek, Kabupaten Pelalawan. Kulit kayu tersebut semakin sulit diperoleh akibat penebangan hutan secara besar-besaran di daerah itu. Alat musik ini merupakan warisan budaya Melayu Riau yang sangat berharga dan perlu dipelihara dan dikembangkan, karena ia memiliki fungsi dan nilai yang sangat penting bagi masyarakat setempat. Konon pada zaman dahulu, ketobong tidak hanya berfungsi sebagai alat hiburan, melainkan juga berfungsi untuk menyembuhkan orang sakit. Para bomo sering menggunakan ketobong sebagai alat untuk mengobati orang sakit. Pada saat itu, ketobong yang mereka gunakan bukanlah ketobong sembarangan, melainka...
Riau adalah salah satu propinsi di Indonesia yang kaya dengan pelbagai jenis kesenian tradisional yang telah menjadi bagian hidup masyarakat Riau. Pelbagai jenis kesenian tradisional tersebut adalah seni tari, seni musik, seni ukir, seni tenun, seni lukis, seni bela diri, dan teater rakyat. Di antara jenis kesenian tersebut, seni tari (tarian) merupakan jenis kesenian Melayu Riau yang paling menonjol. Seni tari atau tarian merupakan jenis seni gerak yang memiliki gerakan-gerakan khusus. Setiap daerah dan suku-bangsa mempunyai gerakan-gerakan tersendiri dalam memperagakan sebuah tarian. Dibalik gerakan-gerakan tersebut terdapat cerita-cerita yang menarik. Salah satu tari yang memiliki cerita menarik di Riau adalah tari Olang-olang. Tarian ini sangat digemari oleh puak Melayu Sakai di kabupaten Bengkalis, Riau. Mereka mempercayai bahwa tarian ini lahir dari sebuah cerita legenda yang mengisahkan pertemuan seorang pemuda dengan seorang gadis jelita dari kayangan yang sangat gemulai menari...
Anok Lumang adalah seorang pemuda miskin yang tinggal di Tanah Sekalawi (Kabupaten Lebong sekarang), Provinsi Bengkulu, Indonesia. Dalam bahasa setempat, kata anok lumang berarti anak yatim piatu. Namun berkat kesabaran, kerja keras, dan ketekunannya beribadah, Anok Lumang menikah dengan seorang gadis cantik, anak seorang penguasa kota. Bagaimana lika-liku perjalanan hidup Anok Lumang, sehingga bisa menikah dengan anak seorang penguasa kota? Ikuti kisahnya dalam cerita Anok Lumang berikut ini! Alkisah, di tanah Kenah Sekalawi (Kabupaten Lebong), Bengkulu, hiduplah seorang anak laki-laki miskin. Kedua orangtuanya meninggal dunia sejak ia masih kecil. Hidupnya sangat memprihatinkan karena kedua orangtunya tidak meninggalkan harta benda untuknya, kecuali hanya sebuah gubuk reot yang terletak di pinggir kampung. Di gubuk itulah ia tinggal sendirian, tanpa saudara dan sanak keluarga. Yang lebih memprihatinkan lagi, tak seorang pun penduduk yang mau membantunya, apalagi mengambilnya seb...
Alunan suara bersaut-sautan ini dari alat musik disebut Dol. Di Provinsi Bengkulu, Sumatera, alat musik Dol bukan hal yang baru.Iramanya kerap terdengar hampir disetiap sudut kota terutama sore hari. Dol pertama kali dibawa oleh pedagang dari India. Bentuknya hampir mirip gendang terbuat dari kulit sapi. Ukurannya bervareasi.Diameter Dol terbesar sekitar 70 centimeter dengan tinggi 80centimeter. Alat musik tradisional Bengkulu ini terbuat dari bongol buah kelapa atau pohon nangka. Masyarakat Bengkulu sangat akrab dengan alat musik Dol. Mereka biasanya bermain Dol secara berkelompok dirumah-rumah atau sanggar kesenian. Peminatnya tak terbatas pada orang dewasa atau remaja.
Tambua" merupakan alat musik gendang tradisional dari Negeri yang bernama " Minang Kabau".Alat ini di tabuh oleh enam (6) orang penabuh dengan pakaian adat Minangkabau. Selain itu"Tambua" biasanya juga di iringi ole alat musik lain seperti "Tassa" dan "Talempong". Dengan alat ini maka bunyi "Tambua" akan semakin ramai. Alat musik ini biasanya di gunakan untuk membuat ramai sebuah "Alek" atau acara pesta. DenganTambua ini maka acara alek akan semakin meriah. Kesenian Tambua ini memang dengan alat yang sederhana dan dimainkan sekelompok orang secara bersama. Mereka berupaya menghidangkan seni bunyi yang indah dan penuhnuansa perjuangan. Peralatan dari kesenian ini ialah tambua atau tambur yang terbuat dari tabung kayu berukuran besar. Tingginya sekitar 75 sentimeter dengan garis tengah 50 sentimeter. Untuk ketebalan kayu dapat divariasi agar tercipta bunyi-bunyian yang berbeda. Namun,biasanya berukuran 1,5 sentimeter sehingga terdengar bunyi nyaring dari kapsul kayu itu.Tabung itu d...
Sronen atau biasa disebut Saronen adalah salah satu alat musik Tradisional dari Madura yang mirip dengan terompet.Sronen ini biasanya dimainkan dan digabung dengan beberapa gamelan yang lain. Sronen termasuk alat musik melodi yang cara memainkannya dengan cara ditiup alat musik sebbul. Nada-nada yang keluar sangat selaras slendro atau pelog. Di Pulau Madura, sronen dianggap sebagai alat hiburan dan dimainkan pada acara acara Penyambutan Tamu, pengiring lagu, pengiring sandhur sejenis teater rakyat, pengiring tari,pengiring pencak silat tetapi yang paling umum dimainkan adalah pada saat acara karapan sapi.
Tabe-tabe uluk salam mulya... Musik tradisional adalah ciri khas musik Indonesia di dunia. Mulai dari gamelan, angklung, maupun yang lainnya. Seperti halnya di Cilacap, kota yang dekat dengan Pulau Napi ini telah mempunyai musik khas tradisional hasil rakitan Ki Ajar Sidik Purnama Negara atau yang bernama asli Sodikin. Rakitan musik khas Cilacap ini beliau dapatkan dari hasil maneges/ ngesti/ semedi. Konon, asal-usul musik ini berkaitan dengan Prabu Jala Bhumi (Penghuni Kerajaan Ghaib, Keraton Nusa Tembini) di Pulau Nusakambangan. Maka racikan musik tradisional khas Cilacap ini disebut Musik Jala Bumi. Musik ini terdiri dari 3 perangkat utama, yaitu Calung, siter, dan kendang. Ketiga alat musik itu bila dipadukan menghasilkan alunan musik yang klasik dan membuat suasana bahagia (ceria). Walaupun demikian, alunan petikan siter menyeimbangkan untuk menhayati isi lagu yang dibawakan. Seperti halnya gamelan, musik ini juga mengacu pada laras pelog dan slendro. Grup pembawa...
Alat musik ini dimainkan dengan menggunakan 2 buah stik untuk tangan kiri dan tangan kanan. Sementara tangan kiri berfungsi juga sebagai pembawa melodi dan pembawa ritem, yaitu tangan kiri memukul bagian tangkai garantung dan wilayan sekaligus dalam memainkan sebuah lagu. Alat musik ini dapat dimainkan secara solo (tunggal), namun dapat juga dimainkan dalam satu ensambel.
Masuk dalam jenis alat musik membranphone yang berebentuk tabung, yang merupakan alat pukul atau tabuh. Seperangkat (set) Taganing terdiri 5 buah. Didalam sebuah permainan, posisi Taganing sangat penting. Selain tabuhan Taganing yang berpadu dengan melodi Serune, juga berfungsi sebagai dirigen yang memberikan aba-aba, dan memberikan pengaruh semangat pada semua musisi yang terlibat.