Jus Tamarella adalah jus terong belanda. Bahan-bahan : 2 buah terong belanda yang sudah matang 250 ml air secukupnya gula atau madu Langkah : Kupas kulit terong belanda agar tidak pahit, proses semua bahan bijinya tidak usah dibuang, disitu. Terdapat kandungan yang bermanfaat selain kaya rasa, setelah itu boleh disaring, sajikan. Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-toraja/ https://cookpad.com/id/resep/300910-jus-terong-belanda-tamarillo-juice
Bahan-bahan 250 gr terigu 1 bungkus Masako ayam 10 gr tauge 2 Batang daun bawang 3 siung bawang merah minyak untuk menggoreng 1 butir telur Langkah Siapkan semua bahan. Bersihkan udang dan buang kepalanya kemudian cuci bersih sisihkan Iris bawang merah,bersihkan tauge,dan sisihkan Campur terigu,sayuran yg telah diiris ha...
Bahan-bahan 500 gram ubi jalar (rebus) 250 gram gula merah (di serut) 4 sdm tepung beras 100 gram tepung 1 btr telur minyak untuk menggoreng sejumput garam Langkah Tumbuk ubi jalar dengan gula merah sampai merata tambahkan sedikit tepung beras hingga dapat di bentuk bulat kemudian pipihkan. Untuk bahan olesan campur tepung terigu dan telur. Garam dan sisa tepung beras tambahkan sedikit air hingga mengental Panaskan minyak. Setelah itu celupkan adonan tadi pada bahan olesan.. Goreng hingga kering kemudian sajikan.. maksh selamat mencoba Sumber: https://cookpad.com/id/resep/3437710-tarajju-ubi-jalar-khas-sulsel
Kue Mendut Bahan-bahan - 150 gram kelapa yang diparut kasar - 300 ml santan kental - 75 gram gula pasir - Air hangat secukupnya - 250 gram tepung ketan - 3 sdm tepung beras - 1/2 sdt air kapur sirih - 1 sdt garam - Pewarna merah secukupnya - Pewarna hijau secukupnya - Daun pisang secukupnya - Daun Pandan secukupnya - Batang lidi kecil secukupnya Cara Membuat - Saus : masak santan kental, tepung beras, dan garam sedikit saja. Masukkan selembar daun pandan yang disimpulkan. Masak hingga mengental dan mendidih. Sisihkan. - Unti kelapa : campur kelapa parut, gula pasir, sedikit garam, dan 1/2 gelas air. Masak hingga air meresap dan tercampur rata. - Kulit : campur tepung ketan, garam halus, dan air kapur sirih. Uleni bersama dengan air hangat sampai adonan kalis dan bisa dibentuk. Bagi 2 adonan, masing-masing beri pewarna kue merah dan hijau. - Ambil sedik...
Sarung tenun khas Bugis-Makassar ini termasuk langka di pasaran karena tersingkir oleh produk luar yang diproses dengan menggunakan teknologi atau pabrikan. Menurut Jamilah, salah seorang perajin sarung tenun, ada dua macam sarung khas Bira, yaitu sarung tenun biasa dan tenun berbenang emas dengan gambar kapal pinisi. Sarung tenun biasa per lembarnya dibanderol Rp 250 ribu, sedangkan sarung tenun dengan benang emas per lembarnya Rp 560 ribu. Harga yang tidak murah ini karena proses membuatnya yang tidak mudah. Untuk membuat satu sarung, biasanya butuh waktu 30 hari. Sarung tenun berbenang emas malah bisa lebih dari sebulan menenunnya. Kenapa lama? Sebab, perajin tenun harus mengatur sendiri penempatan warna dan gambar kapal pinisinya. Untuk merawatnya, sarung tenun dengan benang emas tidak bisa dicuci dengan sabun cuci biasa. Soalnya, sarung bakal luntur dan rajutannya bisa rusak. Sarung jenis ini hanya bisa dicuci dengan menggunakan getah pepaya. &ld...
masjid katangka Masjid Al-Hilal atau lebih dikenal dengan nama Masjid Katangka adalah salah satu masjid tertua di provinsi Sulawesi Selatan , Indonesia . Dinamakan Masjid Katangka karena berlokasi di kelurahan Katangka , kecamatan Somba Opu , Kabupaten Gowa . Selain itu, masjid ini disebut Katangka, karena bahan baku dasar dari masjid tersebut diyakini diambil dari pohon Katangka. Sebuah prasasti menginformasikan bahwa masjid ini dibangun pada tahun 1603, tetapi beberapa sejarawan meragukan informasi ini. Pendapat lain mengatakan bahwa masjid dibangun pada awal abad ke-18. Masjid Al Hilal Katangka dulunya merupakan masjid Kerajaan Gowa . Letak masjid berada di sebelah utara kompleks makam Sultan Hasanuddin . Lokasi makam yang diyakini sebagai tempat berdirinya Istana Tamalate, istana raja Gowa ketika itu. Sebuah jalan yang dikenal sebagai Batu Palantikang, me...
ompleks makam para Raja-Raja ini merupakan salah satu bukti Kejayaan Bantaeng dimasa lalu dengan latar belakang sejarah bahwa Bantaeng merupakan Daerah kawasan para Raja-Raja atau lebih dikenal sebagai Karaengna Bantaeng. Kawasan ini terletak di tengah kota Kabupaten Bantaeng tepatnya di Lingkungan Lembang Cina Keurahan Pallantikang Kecamatan Bantaeng, sekitar 50 meter, untuk menuju kawasan ini kita bisa jalan kaki atau naik kendaraan. Sebelah timur kompleks makam ini terdapat Sungai Calendu yang bersambungan langsung ke laut, dalam kawasan makam in terdapat taman, jalan setapak, kolam, kursi taman, ruang informasi, kamar mandi dan WC, serta ruang tempat beristirahat. Makam Raja-Raja Bantaeng ini lebih dikenal dengan Makam Raja-Raja La Tenri Ruwa, nama in diambil dari seorang tokoh sejarah yaitu La Tenri Ruwa yang makamnya ada dalam kompleks tersebut. LaTenri Ruwa adalam nama Raja Bone ke - 11, ia pertama menerima ajakan dari Raja Gowa ke - 14 Mangerangi Daeng Manrabbia Sultan Alauddi...
Kue sikaporo bugis merupakan kue khas dari Indonesia dengan cirri khasnya terdiri dari dua lapisan warna. Kue sikaporo bugis menjadi salah satu varian jenis kue yang berasal dari bugis. Kue sikaporo bugis memiliki rasa yang nikmat dan enak. Proses pembuatan kue sikaporo bugis ini pun sangat mudah karena bahan yang diperlukan dapat diperoleh dengan sangat mudah. Kue sikaporo ini terbuat dari bahan seperti tepung beras, santan, agar – agar, telur, dan sebagainya yang dicampurkan menjadi satu dan kemudian dimasak dengan cara dikukus. Menu kue ini biasanya disajikan untuk camilan atau suguhan bagi para tamu. Kue sikaporo bugis ini pun dapat dijadikan sebagai bahan untuk menjalankan usaha karena menu kue sikaporo bugis begitu lezat dan disukai. Sikaporo adalah doa dan simbolisasi kelembutan juga kesederhanaan yang yang terbina dalam hubungan rumah tangga. Sebab, sikap lembut dan kasih sayang adalah pilar utama keberlangsungan sebuah keluarga dalam keyakinan orang Makassar K...
Kue Biji Nangka merupakan kue tradisional yang berasal dari Provinsi Sulawesi Selatan, Tekstur kue tersebut lembut dan kenyal berbentuk lonjong menyerupai biji nangka. Berikut adalah bahan-bahan dan langkah-langkah dalam pembuatan kue tersebut : BAHAN- BAHAN 2 Buah kentang berukuran sedang (1/4 kg) 5/2 ons gula pasir 1 ons tepung sagu 2 butir kuning telur 1 ons kismis yang sudah di potong & kecil kecil (Bisa jadi kenari cincang kasar) 250 ml air Essensial vanili secukupnya Pewarna makanan Minyak untuk menggoreng CARA MEMBUAT : Potong kentang berbentuk dadu atau kotak-kotak. Lalu, goreng dengan api sedang , setelah bewarna kekuningan angkat dan tiriskan. Selanjutnya, kentang dihaluskan dengan sendok atau ditumbuk dengan ulekkan. Setelah halus, campurkan tepung sagu dan kismis lalu ulek sampai tercapur rata. Lalu, buat dan bentuk menyerupai biji buah nangka (untuk dua buah kenta...