Tari Aksimuda (https://www.tradisikita.my.id) Merupakan kesenian bernapas Islam yang disajikan dalam bentuk atraksi pencak silat yang digabung dengan tari-tarian. Sebagian orang menyebut kesenian ini sebagai “peksi muda” yang artinya “burung muda” yang lincah. Dimaksudkan untuk menggambarkan dinamisnya para pemuda dalam olah gerakan silat dan tarian. Kesenian aksimuda ini dipimpin seorang pendekar yang menguasai betul tentang gerakan pencak silat, tenaga dalam, magik, tarian, ketukan musik dan keselarasannya. Selain sebagai hiburan yang atraktif, kesenian ini mengandung berbagai makna dalam setiap lagu dan gerakannya. Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2017/06/tarian-tradisional-purbalingga-jawa-tengah/
Tari Kenthongan (https://www.indonesiakaya.com) Sebuah kesenian kolaborasi antara permainan musik dan tari yang diiringi dengan alat musik kenthong bambu. Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2017/06/tarian-tradisional-purbalingga-jawa-tengah/
Tari Megat Megot (https://saluransebelas.com) Merupakan tari yang bertema pergaulan, karena letak Kabupaten Cilacap termasuk dalam Karesidenan Banyumas yang sudah terkenal dengan tari-tarian pergaulan khas Banyumasan. Musik pembuka tari Megat Megot yang didominasi oleh kendang jaipongan, pukulan calung yang terdengar penuh dengan rasa semangat dari para pengrawit dan senggakan dari pengrawit dan sinden cukup membuat saya bangkit dari kesendirian. Kostum penari bermotif batik yang cukup ketat dengan bawahan rok span dan atasan berbentuk baju tanpa lengan, dan rias wajah yang cantik sangat menarik perhatian. Gerakan yang banyak didominasi dengan gerak geol (gerak) pantat, gerak bahu, dan gerak anggota tubuh dengan tempo cepat membuat tari ini sangat sesuai dengan nama tarinya. Dipertengahan tari, penari berjalan membentuk barisan berkelompok dengan jarak antar penari sangat sempit, penari berjalan perlahan dengan sikap tangan kanan lurus kesamping dan tangan kiri...
Para penari tari Teklek menggunakan sejenis sandal yang terbuat dari kayu yang ringan dengan pengikat kaki terbuat dari ban bekas yang dipaku di kedua sisinya tempat memasukkan seluruh jari kaki, seperti bakiak atau terompah. Keunikan lainnya dari tarian ini ialah para penarinya adalah para pria yang berpakaian dan berdandan seperti perempuan. Sambil mengenakan teklek, para penari ini dengan lemah gemulai menari mengikuti alunan musik. Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2018/03/tarian-tradisional-salatiga-jawa-tengah/
Tarian tradisional ini diiringi musik perkusi tradisional seperti: bedug, rebana, dan kendang. Satu kelompok penari terdiri dari 12 orang penari, dimana satu kelompok terdiri dari satu jenis gender saja (seluruhnya pria, atau seluruhnya wanita). Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2017/06/tarian-tradisional-purworejo-jawa-tengah/
Ebleg dengan Barongan (httpss://kebumen2013.com) Merupakan tari yang dimainkan dengan menggunakan kuda tiruan yang terbuat dari anyaman bambu. Ebeg biasanya diiringi dengan alat musik yang terdiri dari kendang, gamelan pelog, gong, kenong, dan terompet khas kuda lumping. Ebleg merupakan kesenian tradisional asli Panjer (nama Kabupaten Kebumen masa lampau) itu, sebagai cikal bakal tumbuhnya kesenian kuda lumping (jaran kepang) di berbagai daerah, termasuk Kebumen, bahkan di Negara Suriname. Adapun kuda lumping merupakan hasil pengembangan dari kesenian ebleg. Jadi, gerakan kesenian kuda lumping tidak harus sesuai dengan pakem. Kolaberasi Ebleg Kebumen dan TNI (httpss://kebumen2013.com) Instrumen yang wajib ada dan menjadi ciri khas ebleg yakni barongan, sebagai simbol sosok Sultan Agung yang terkenal dengan julukan Singa Jawa (Singa Mataram). Selain itu jaran kepang dengan warna hitam dan putih, sebagai simbol pasukan berkuda Mataram yang gagah berani...
Tari Senggot massal (https://www.suarapurwokerto.com) Senggot merupakan sebuah lancaran dari Brebes yang ditirukan dalam lancaran Banyumasan dengan media alat musik bambu (Calung). Kata Senggot juga terdapat pada bahasa lokal Banyumas yang berarti gayung atau siwur yang terbuat dari bathok (tempurung kelapa) kelapa yang berpangkal panjang, Kata ini terdapat dalam parikan Bahasa Banyumas yang berarti senggot, atau ngegot (sebuah gerak pinggul). Tari secara visualisasi menggambarkan para wanita yang lincah dan perkasa, gerak merupakan pengembangan dari gerak tradisi Banyumasan dan Pasundan. Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2016/09/tarian-tradisional-banyumas-jawa-tengah-2-dari-2/
Tari Reog Banjarharjo (https://fesbukerbrebes.blogspot.co.id) Tari Reog Banjarharjo adalah salah satu kesenian tradisional yang berkembang di wilayah tengah Kabupaten Brebes tepatnya di Kecamatan Banjarharjo yang nyaris punah. Berbeda dengan reog yang selama kita kenal dari Ponorogo, Jawa Timur. Dalam pertunjukan Reog Ponorogo ditampilkan topeng berbentuk kepala singa yang dikenal sebagai “Singa Barong”, raja hutan, yang menjadi simbol untuk Kertabumi, dan diatasnya ditancapkan bulu-bulu merak hingga menyerupai kipas raksasa. Tapi reog asal Brebes, dimainkan dua orang bertopeng. Reog Banjarharjo dimainkan oleh dua orang, satu orang ditokohkan sebagai orang yang baik, dan satunya berwatak jahat. Tokoh yang baik mengenakan topeng pentul, dan yang jahat barongan. Dua lakon ini bertarung ketika pertunjukan berlangsung. Ceriteranya mengisahkan seputar mahluk halus yang menghuni sebuah tempat atau rumah. Manakala rumah itu akan ditempati, pentul datang untuk men...
Di dalam masyarakat Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tenagh, dikenal tradisi Susuk Wangan. Tradisi ini erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari warga yang banyak berkutat dengan pertanian dan sumber air. <> Susuk Wangan sendiri, memiliki arti membersihkan saluran air. Sebagai ungkapan syukur atas sumber air yang diberikan Allah, setiap tahunnya mereka menggelar acara ini. Tradisi yang memilik nama lengkap “Ritual Susuk Wangan Amerti Tirta” ini biasa dilakukan pada Sabtu Kliwon setiap datang Bulan Besar (Dzulhijah). "Ritual ini, merupakan adat istiadat masyarakat Desa Setren dan sekitarnya, sebagai bentuk rasa syukur karena selama ini mereka memperoleh manfaat dari aliran air gunung yang mengalir sepanjang tahun dari sumber Girimanik di hutan Setren," kata Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Slogohimo, Sarosa. Pada tahun ini untuk memeriahkan Susuk Wangan, Pemerintah Kabupaten setempat menggelar Susuk Wangan pada Ahad (3/11...