Golok Sotogayot memiliki panjang 25 – 27 cm dan lebar 6 cm. Umumnya digunakan untuk memotong bilah2 bambu atau untuk pengerjaan material bambu. Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2015/03/senjata-tradisional-jawa-barat/
Golok Dapur memiliki panjang 20 – 23 cm da lebar 4 cm. Digunakan untuk jenis kegiatan masak memasak dan aktifitas dapur, tapi bukan golok daging, karena golok daging sudah disebut sebagai pameuncitan. Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2015/03/senjata-tradisional-jawa-barat/
Golok Panguseupan memiliki panjang 17 – 20 cm dan lebar 3 cm. Digunakan untuk kegiatan memancing, panguseupan diambil dari kata kerja nguseup yg dalam bahasa sunda artinya mancing. Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2015/03/senjata-tradisional-jawa-barat/
Golok cepot memiliki panjang 15 – 17 cm dan lebar 9cm. Banyak orang yg menganggap golok ini hanya untuk hiasan, padahal sebenarnya pada dasarnya golok ini diciptakan untuk membelah seperti halnya Kapak. Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2015/03/senjata-tradisional-jawa-barat/
Alkisah Rakyat ~ Dahulu kala, disebut desa di Tasikmalaya, hiduplah sepasang suami-istri yang merawat seekor harimau. Harimau yang dinamakan si Loreng itu gagah dan tangkas. Ia juga patuh dan bisa mengerti kata-kata yang disampaikan suami-isteri itu. Ketika suami-isteri itu mempunyai anak, si Loreng-lah yang menjaganya saat mereka pergi berladang. Si Loreng semakin disayangi karena anak itu aman dalam jagaannya. Suatu hari, saat suami-isteri itu sedang bekerja, si Loreng berlari kencang melintasi pematang sawah menghampiri mereka. Binatang itu menggeram-ngeram panik. Si Loreng mengibaskan ekornya ke badan suami-isteri tersebut, membuat mereka bingung. Mereka sangat terkejut melihat mulut si Loreng yang penuh dengan darah, Sang suami tersentak, teringat bayi mereka di rumah yang seharusnya dijaga oleh si Loreng. "Jangan-jangan, ia telah memangsa anak kita, Bu! Hai, Loreng kau membunuh anakku?" teriak sang suami sambil mencabut goloknya. H...
Mungkin Anda tidak terlalu asing dengan tanaman obat ini, karena memang tanaman mudah ditemukan. Tapi mungkin Anda juga tidak akan menyangka bahwa tanaman ajeran bisa digunakan sebagai obat. Ya, hal itu karena tanaman ini awalnya merupakan tanaman liar yang banyak tumbuh di sekitar kebun dan pagar. Ajeran mempunyai nama latin Bidens pilosa L masih satu kerabat dengan tanaman jenis Labiatae. Di setiap daerah tanaman ini mempunyai nama yang berbeda-beda, di Jawa dikenal dengan nama ketul, Sunda : Ajeran Malaysia : Kancing Baju dll. Manfaat dari daun ajeran adalah untuk menurunkan demam dengan cara merebus dan meminum air rebusannya. Selain itu bisa juga digunakan untuk mencuci mata, caranya dengan merebusnya kemudian tunggu sampai air rebusan dingin baru digunakan untuk mencuci mata.
Secara umum rumah tradisional Sunda merupakan sebuah rumah panggung sama seperti rumah - rumah tradisional lainnya yang ada di Indonesia. Bentuk rumah panggung ini bertujuan untuk menghindari masalah - masalah dari lingkungan yang bisa mengancam penghuninya. Dilihat berdasarkan bentuk atapnya, maka rumah tradisional atau adat Sunda terbagi atas beberapa ciri yang berbeda satu dengan yang lainnya: Keterangan: Jolopong (sebutan untuk rumah dengan atap pelana yang betuknya memanjang) Perahu Kumureb (sebutan untuk rumah dengan bentuk atap perisai "oleh masyarakat sunda, disebud perahu kumureb karena bentuk atap seperti perahu terbalik") Julang Ngapak (dikarenakan bentuk atapnya seperti sayap burung yang sedang terbang) Badak Heuay (dikarenakan bentuk atapnya seperti seekor badak yang sedang membuka mulutnya) Tagog Anjing (dikarenakan bentuk atapnya seperi seekor anjing yang sedang duduk) Capit Gunting (dikarenakan bagian atas atapnya yang saling menyilang berbentuk gunting) Pondasi...
Batik Trusmi adalah salah satu Produsen Batik terbesar yang berasal dari Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat yang merujuk kepada showroom batik yang berada di daerah Plered. Brand inipun berhasil menjadi Icon batik Nasional Indonesia dan menjadi kebanggaan masyarakat Cirebon. Batik Trusmi secara umum memiliki corak pesisir namun sebagian juga termasuk kedalam batik keraton yang disebabkan oleh asal usul batik yang menjadi khas dari dua kerajaan besar di Indonesia, yaitu Keraton Kasepuhan Cirebon dan Kanoman. Produsen Batik inipun tidak hanya di pasarkan secara offline namun kini sudah mulai merambat ke dunia online. Karena batik inilah, cirebon dapat mengurangi angka pengangguran karena sebagian warganya menjadi pengrajin batik salah satunya batik trusmi sekaligus menjaga dan melestarikan budaya kerajaan Cirebon.
Bukit Sembir: Keindahan Yang Tak Seseram Namanya Ada dua ekspresi yang bakalan ditunjukkan oleh sebagian besar warga Kota Salatiga ketika mendengar kata "Sembir": bergidik ngeri atau tertawa lepas. Wajar memang. Sembir yang merupakan akronim dari kata "Semoga Gembira" sejatinya adalah nama sebuah kawasan red light yang berada di kampung halaman saya. Namun tahukah anda, di balik "keseraman" namanya, Sembir ternyata menyimpan pesona alam yang luar biasa? Siang itu sehabis menyaksikan Pawai Budaya UKSW yang lewat di jalanan dekat rumah, saya dan dua kawan sedari SMA - Ancha dan Betty memutuskan untuk mengunjungi sebuah bukit di kawasan Sembir yang beberapa waktu belakangan ini tengah santer dibicarakan di Instagram. Beberapa akun menyebutkan bahwa bukit hijau itu bernama Bukit Sembir. Di antara kami bertiga, Ancha sudah pernah mengunjungi bukit tersebut. Katanya sih bagus, dan mudah untuk ditemukan. Ancha pun kami dapuk sebagai penunjuk jalan. Kami bertiga - bersama motor masin...