Kuliner khas toraja sangat banyak menyajikan makanan-makanan yang menjadi favorit bahkan sangat diminati bukan hanya pada saat ada acara pesta rambu solok maupun acara rambu tuka’ dan lain sebagainya. Tetapi makanan khas Pantollo Pamarrasan atau orang toraja sering menyebutnya tollo pamarasan juga bisa disajikan saat berkumpul bersama keluarga. Menu khas Toraja ini memang cara masaknya agak rumit. Dimana Pattollo (Masakan), Pamarrasan diolah menggunakan bumbu utama berupa pamarrasan atau bumbu kluwak hitam atau dikenal juga dengan nama rawon. Kalau orang Toraja menyebutnya Pangi, dimana jenis sayuran berwarna hitam ini menjadi salahsatu ciri khas masakan orang-orang Toraja. Biasanya pantollo pamarrasan ini dibuat dengan campuran daging-dagingan. Namun tidak hanya yang khas dengan daging babi. Masyarakat Toraja juga biasanya memasak pamarrasan dengan Ikan, belut, atau bahkan daging kerbau. Tambahan bumbu atau lombok katokkon menambah kekhasan masakan toraja. Hal ini...
Pa’piong tak lepas dari setiap acara adat yang digelar orang Toraja, baik acara pesta pernikahan hingga acara adat lainnya termasuk acara Rambu solo’. Pa’piong merupakan makanan yang dimasak menggunakan bambu memiliki khas sendiri karena memiliki berbagai bumbu masakan dengan rempah-rempah yang lengkap. Untuk itu KabarToraja.com merangkum berbagai resep masak Pa’piong yang dikutip dari berbagai sumber, kali ini resep Pa’piong mengambil bahan daging dari kerbau. Meski pad umumnya bahan daging yang menjadi masakan orang Toraja yakni daging Babi. Namun tidak hanya itu bahan daging kerbau tak kalah nikmatnya jika menjadi bahan masak untuk Pa’piong. Selain Daging, kerap masyarakat Toraja menjadikan Ikan Mas atau “Bale karappe” orang Toraja menyebutnya sebagai bahan pokok dari masakan Pa’piong tersebut, dan isi lainnya yakni sayuran dan bumbu menyatu didalam bambu pilhan untuk masakan Pa’piong. Berikut cara masak Pa&r...
Nasi Bakar Palekko patut di coba. Nasi Bakar ini adalah nasi uduk yang dibakar dibungkus dengan daun pisang dengan isi bebek atau ayam palekko. Isi dari Nasi bakar ini adalah bebek atau ayam yang masak lalu di potong kecil kecil, dicampur dengan lengkuas, sereh, ketumbar, dan kalapa yang digoreng sangrai. Karena masakan palekko punya ciri khas pedas, nasi bakar ini disajikan dengan sambal yang punya 5 level kepedasan, tapi di sambalnya terpisah jadi bagi yang bukan penggemar pedas dapat juga menikmatinya. Selain dalam bentuk nasi bakar, masakan ini juga dijual dalam bentuk terpisah jadi ada nasi uduk dan masakan palekko tanpa di bakar. Source:https://makassarkuliner.com/nasi-bakar-palekko-ala-cafe-frangipani/
Untuk menyantap ayam sare dan pamerasan, tambahkan seporsi nasi agar menghasilkan energi yang cukup untuk tubuh. Tapi kedua masakan tersebut kurang lengkap rasanya jika tidak ditambah dengan sambal. Ya, Anda bisa menambahkan sambal katokkon yang merupakan sambal khas dari Toraja. Sambalnya sangat sederhana, terbuat dari cabai katokkon yang begitu pedas asal Toraja, garam, dan tomat. Biasanya, sambal katokkon tidak hanya digunakan untuk campuran pada makanan berkuah. Tetapi juga untuk pisang goreng. Rasa pedas dari sambalnya yang berpadu dengan kuah ayam sare atau pamerasan dapat menaikkan selera makan Anda. Tetapi bagi yang tidak begitu menyukai pedas, ambil sedikit saja sambal katokkon agar tidak membuat perut mulas. Source:https://lifestyle.okezone.com/read/2017/12/28/298/1837162/mencicipi-ayam-sare-dan-pamerasan-khas-toraja-yang-menggugah-selera-untuk-makan-siang?page=2
Jika Anda penggemar jagung rebus, terutama jagung rebus asal Takalar yang sangat nikmat, kini bisa nikmati jagung rebus Daeng Siama yang lokasinya di jalan Tamalate 1 samping puskesmas depan Indomaret. Daeng Siama yang berdiam di Sungguminasa ini jualan jagung rebus sejak tahun 2011, jagungnya dipetik langsung dari kebun di Takalar. “Meski saya tinggal di Sungguminasa, di sini tempat saya cari rejeki dan sudah 5 tahun di lokasi yang sama,” tutur Daeng Siama sambil menayani pembeli. Harga jagung Daeng Siama – Jagung pulut Rp 10.000 /6 biji KECIL – Jagung Manis Rp 10.000 /3 biji SEDANG – Jagung Manis Rp 5.000/biji BESAR “Sering ada acara olahraga di lapangan, saya biasa dipesan 100 biji, saya datang langsung dengan dandang dan langsung masak di tempat,” ujar Daeng Siama. Jam Operasional dari Jam 5 sore sampai jam 12 malam, Daeng Siamang bisa menjual sampai 2...
Bagi penggemar Makanan Tradisional Makassar seperti Songkolo, Lopis dan Putu mayang, bisa pesan online di Kios Tradisional. Beragam menu yang di tawarkan: – Lopis Original Rp 12.000 – Lopis Durian Rp 18.000 – Songkolo Bagadang Porsi Kecil Rp 8.000 – Songkolo Bagadang Porsi Besar Rp 12.000 – Songkolo Bagadang Spesial Rp 18.000 (Plus telur asin) – Putu Mayang Rp 12.000 ( isi 7 buah) Songkolo Kios Tradisional terdiri dari beras ketan hitam yang bercampur ketan putih dengan campuran serundeng kelapa dan ikan mairo plus tempe goreng dan sambel pedas. Ada juga Songkolo begadang spesial dengan tambahan telur asin. Putu mayang yang berasal dari ubi diserut dengan aneka warna yang menggugah selera. Songkolo dan lopis (Kios Tradisional) Jl. Kumala Lorong 2b No 9 makassar Source:https://makassarkuliner.com/nikmatnya-songkolo-lopis-putu-mayang-kios-tradisional/
Bahan-bahan: Tepung beras ketan 1/2 kg Minyak goreng 1/2 botol Gula merah 1/4 kg Cara membuatnya: 1. Gula direbus agak kental sampai masak. 2. Didinginkan, dicampur dengan tepung ketan, sampai dapat dibentuk. 3. Adonan dibentuk seperti angka 8. Mula-mula dibuat bulatan-bulatan sebesar kelereng, dibuat panjang 15 cm, dibentuk angka 8. 4. Digoreng dengan minyak yang tidak begitu panas. Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno Halaman 1130
BATTU RATEMA’ RIBULANG MA’RENCONG-RENCONG ) 2 x MAKKUTA’NANG RIBINTOENG APA KANANNA ATTUDENDANG BAULE BUNTING LOMPO JAKO SALLANG LONTAJA IJAMMENGJA’ IA DENDANGA DA’DUMBA IA PARAMATA BENGKO’NA IA DENDANGA DA’DUMBA GUNTURU’NAJI MALOMPO MA’RENCONG RENCONG ) 2 x KILA’NA MALA’BANG LINO BOSI SARRONA ATTUDENDANG BAULE TAMALLIANG TOMPO’ BANGKENG LONTAJA IJAMMENGJA’ IA DENDANGA DA’DUMBA IA PARAMATA BENGKO’NA IA DENDANGA DA’DUMBA Sumber : https://andihidayat1505.wordpress.com/2013/06/23/marencong-rencong/
Takunjunga bangung turu’ galle Nakuginciri naung gulingku KualleannaTallanga natoalia Dongang-dongang la bella karaeng Dongangla dongang dongang la nia te’ne Na’tenne nala lo apamigau Tutuki ma’lepa-lepa galle Ma’biseang rate bonto Tallangki sallang Kinasakko alimbu’bu Dongang-dongang la bella Karaeng Dongangla dongang dongala nia te’ne Na’tenne nala lo apamigau. Artinya: Tak begitu saja aku mengikuti angin Dan kuputar kemudiku Lebih baik kupilih Tenggelam daripada surut kembali Bila layarku telah berkembang Temaliku telah kurentang Aku tak berharap Kembali dari tengah lautan Sumber : Makna Gerak dan Syair Dongang-Dongang Pakarena Anida di Sulawesi Selatan