Pulau Rubiah adalah sebuah pulau kecil di wilayah administrasi Kota Sabang, Provinsi Aceh. Pulau ini kerap dijadikan destinasi wisata oleh turis domestik maupun mancanegara karena menyuguhkan pemandangan pantai dan pesona baharinya yang sangat menakjubkan. Namun, dibalik keindahannya tersebut, tersimpan legenda mengenai nama pulau ini. Mengapa pulau ini dinamakan Pulau Rubiah? Dari seorang warga lokal yang telah saya wawancarai, saya mendapat kesimpulan mengenai asal muasal nama pulau ini. Cerita bermula dari sepasang suami istri pada masa pemerintahan Sulthanah Ratu Syafiatuddin. Sang suami yang merupakan seorang ulama bernama Tengku Ibrahim dan bergelar Teungku Iboih karena berasal dari sebuah daerah bernama Iboih di Pidie. Teungku Iboih kemudian mengasingkan diri ke Pulau Weh (Sabang) untuk mencari ketenangan spiritual. Beberapa waktu berselang, sang istri yang bernama Siti Rubiah pun kemudian memilih untuk mengikuti jejak sang suami menetap di Pulau Weh. Siti Rubiah membawa...
Seperti yang kita ketahui, Pemerintah Aceh terus menerus berusaha mempromosikan sektor pariwisata.Salah satunya dengan mengupayakan agar kesenian Rapai Uroeh dapat populer yaitu dengan kurang lebih 400 penabuh menampilkan kesenian tersebut di Lapangan Hiraq, Kota Lhokseumawe, Aceh. Rapai Uroeh merupakan salah satu alat musik tabuh dari kota Lhokseumawe, Aceh. Alat musik ini seperti tempayan dengan bagian bawahnya kosong dan sebaliknya bagian atas ditutupi dengan kulit kambing. Cara memainkannya hanya dengan dipukul oleh tangan. Kini, Rapai Uroeh dijadikan sebagai ikon seni budaya Kota Lhokseumawe karena keberdaannya yang tetap eksis hingga sekarang. OSKMITB2018
Aceh adalah suatu propinsi dengan mayoritas penduduk muslim. Aceh dikenal sebagai suatu propinsi yang memiliki budaya Islam yang kental. Salah satu contoh yang dapat diliihat adalah adanya kenduri anak yatim yang dalam bahasa Aceh disebut dengan keunduri aneuk yatim. Kenduri anak yatim adalah salah satu ritual yang dilakukan penduduk Aceh untuk mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Yang Maha Kuasa.
Masakan Tradisional Khas Serambi Mekah MIE ACEH Mie Aceh merupakan masakan dengan berbahan dasar mie yang biasanya diolah sendiri oleh penjualnya. Mie Aceh tersedia dalam dua jenis yaitu Mie Aceh Goreng dan Mie Aceh Tumis (Basah). Bahan : mie kuning. kaldu sapi. udang basah, bersihkan, buang kulitnya. daging sapi, potong dadu. tomat. bawang putih iris tipis. bawang merah iris tipis. tauge siangi, buang buntutnya. kol iris tipis. cuka. kecap manis cap singa keluaran langsa. batang daun bawang iris halus. seledri iris halus. garam minyak goreng Bahan Bumbu Halus : bawang merah. bawang putih. cabai merah kering, buang bijinya. bubuk kunyit. kapulaga. jinten, sangrai. lada butir. kemiri Cara Membuat Mie Aceh : Tumis bawang merah iris, bawang putih iris dan bumbu halus hingga harum. Masukkan daging, aduk da...
Setiap daerah memiliki budayanya masing-masing, hal itu juga bersangkutan pada etnis Tionghua yang menetap di daerah tersebut. Suku Tionghua Aceh memiliki cara yang berbeda dalam merayakan tahun baru masehi. Asal mula merayakan tahun baru ini berasal dari nenek moyang yang bersuku Tionghua Hakka dan budaya tersebut masih berjalan terus hingga sekarang. Pada tanggal 1 Januari , pihak keluarga pertama saling mengunjungi pihak keluarga kedua dengan mengenakan baju baru , bersalaman kepada yang tua hingga pemberian angpao kepada sanak keluarga yang belum menikah layaknya Hari Raya Imlek. Cemilan-cemilan kue kering pun disediakan untuk menemani perbincangan keluraga besar. Puncak perayaan terjadi pada tanggal 31 Januari malam hari dimana bermacam-macam hidangan lezat di hidangkan kepada keluraga besar dari kedua pihak, istilah i...
Masyarakat Aceh sangat peka dengan anak yatim. Anak yatim dianggap sebagai jembatan untuk mendapatkan rezeki Allah. Oleh karena itu, masyarakat Aceh sering kali mengadakan kenduri anak yatim atau dalam bahasa Aceh disebut dengan khanduri aneuk yatim. Anak yatim adalah anak-anak yang telah kehilangan ayahnya sebelum mencapai baligh. Kenduri anak yatim biasanya diadakan karena beberapa alasan, seperti masyarakat Aceh membeli kendaraan baru, merayakan ulang tahun, sembuh dari suatu penyakit, mensyukuri kelulusan anakya dalam ujian, dan mensyukuri nikmat-nikmat Allah yang lainnya. Kenduri anak yatim juga biasanya diikuti dengan acara-acara besar, misalnya kenduri anak yatim yang dilaksanakan sebelum acara pernikahan atau acara sunatan. Anak yatim pada kenduri anak yatim didapatkan dari panti asuhan atau dari penduduk desa. Anak-anak yatim ini biasanya dicari oleh orang-orang yang memiliki kedudukan tertentu di desa, seperti pengurus mesjid. Namun, saat ini agak sulit mencar...
Atraksi Adat Melaot berasal dari Kabupaten Sabang, Aceh. Acara adat yang mengusung konsep kearifan lokal ini digelar di Kampung Nelayan Jurong Ule Krueng di Desa Bolahan, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Aceh. Lokasi kampung nelayan berjarak sekitar 500 meter dari pelabuhan penyeberangan Bolahan. Acara adat ini dibuka dengan atraksi Tarian Tarek Pukat yang khas kampung nelayan. Selain Tarian tarek Phukat, pada atraksi ini juga ada seni lain yaitu seperti khanduri laot dan lomba mancing tradisional. Acara kemudian dilanjutkan dengan makan bersama dengan lauk kuah Beulanggong.Tak cuma atraksi budaya, dalam acara ini juga digelar lomba memancing di pinggir pantai. Semua warga dan pengunjung dipersilakan mengikuti perlombaan ini. Seperti kata “Melaot” pada atraksi atau seni pertunjukan ini, para nelayan dilarang pergi berlayar atau melaut (Meulaot) selama tiga hari berturut-turut. Acara puncak dari atraksi budaya adalah makan bersama satu kampung. Semua warga tua muda tump...
Atraksi Adat Melaot berasal dari Kabupaten Sabang, Aceh. Acara adat yang mengusung konsep kearifan lokal ini digelar di Kampung Nelayan Jurong Ule Krueng di Desa Bolahan, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Aceh. Lokasi kampung nelayan berjarak sekitar 500 meter dari pelabuhan penyeberangan Bolahan. Acara adat ini dibuka dengan atraksi Tarian Tarek Pukat yang khas kampung nelayan. Selain Tarian tarek Phukat, pada atraksi ini juga ada seni lain yaitu seperti khanduri laot dan lomba mancing tradisional. Acara kemudian dilanjutkan dengan makan bersama dengan lauk kuah Beulanggong.Tak cuma atraksi budaya, dalam acara ini juga digelar lomba memancing di pinggir pantai. Semua warga dan pengunjung dipersilakan mengikuti perlombaan ini. Seperti kata “Melaot” pada atraksi atau seni pertunjukan ini, para nelayan dilarang pergi berlayar atau melaut (Meulaot) selama tiga hari berturut-turut. Acara puncak dari atraksi budaya adalah makan bersama satu kampung. Semua warga tua muda tump...
Atraksi Adat Melaot berasal dari Kabupaten Sabang, Aceh. Acara adat yang mengusung konsep kearifan lokal ini digelar di Kampung Nelayan Jurong Ule Krueng di Desa Bolahan, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Aceh. Lokasi kampung nelayan berjarak sekitar 500 meter dari pelabuhan penyeberangan Bolahan. Acara adat ini dibuka dengan atraksi Tarian Tarek Pukat yang khas kampung nelayan. Selain Tarian tarek Phukat, pada atraksi ini juga ada seni lain yaitu seperti khanduri laot dan lomba mancing tradisional. Acara kemudian dilanjutkan dengan makan bersama dengan lauk kuah Beulanggong.Tak cuma atraksi budaya, dalam acara ini juga digelar lomba memancing di pinggir pantai. Semua warga dan pengunjung dipersilakan mengikuti perlombaan ini. Seperti kata “Melaot” pada atraksi atau seni pertunjukan ini, para nelayan dilarang pergi berlayar atau melaut (Meulaot) selama tiga hari berturut-turut. Acara puncak dari atraksi budaya adalah makan bersama satu kampung. Semua warga tua muda tump...