Tari tradisional Alang Babega, jumlah penarinya tidak disyaratkan namun biasanya tarian ini ditarikan oleh 2-6 orang. Penaripun bisa laki-laki atau wanita. Bisa juga disatukan wanita dan laki-laki. Tarian ini sangat sederhana Sejarah singkatnya, tarian ini diambil dari seekor Elang yang sedang mencari mangsa dan dijadikan menjadi sebuah tarian. Gerakannya pun sangat sederhana, dinamis dan atraktif. Dimana para penari akan melentangkan tangan dan seolah sedang mencari mangsa. Wajar saja, gerakannya pun diambil dari seekor elang. Sekarang tarian ini dianggap lebih kontemporer dibanding tarian lainnya dan menjadi tarian sekolah Sumatera Barat. Tarian ini menjadi salah satu tarian yang dibanggakan oleh masyarakat Sumatera Barat dan lebih sering dipertunjukan bila ada acara tertentu seperti pertunjukkan seni, kebudayaan, dan pertunjukan hiburan.
KELEWANG Kelewang merupakan senjata semacam golok yang umumnya dipakai dalam kegiatan pertanian. Di masa lampau, senjata tradisional ini dipakai sebagai senjata utama bagi para pasukan kerajaan ketika perang Padri bergejolak pada awal abad ke-19. Bentuknya yang unik dan memiliki banyak fungsi membuat senjata kelewang ini masih sering digunakan sampai saat in
RUDUIH Ruduih merupakan senjata yang nampak sama seperti senjata kelewang. Senjata ini berbentuk seperti senjata pedang dengan satu sisi bilah yang tajam. Jika pada senjata kelewang sisi bilah tajam dan lurus, maka sisi tajam pada senjata ruduih ini lebih cenderung cembung ke dalam. Bentuk bilah yang demikian bisa membuat serangan kepada tubuh lawan lebih sangat mematikan. Tidak heran jika senjata ini kerap digunakan oleh para prajurit kerajaan saat sedang perang Manggopoh berkecamuk pada tahun 1908.
Batombe, tradisi yang berasal dari nagari Abai, kecamatan Sangir Batang Hari, kabupaten Solok Selatan, provinsi Sumatera Barat, adalah pertunjukan balas-membalas pantun antara kaum laki-laki dan kaum perempuan. Kesenian Batombe ini bermula dari kisah pembangunan Rumah Gadang (besar) 21 Ruang. Konon, sebelum masa penjajahan Belanda, wilayah yang saat ini dikenal sebagai Nagari Abai merupakan perkampungan yang masih sangat sunyi dan dikelilingi oleh hutan belantara sehingga menimbulkan rasa cemas dan was-was. Sewaktu-waktu, satwa liar yang mendiami hutan belantara seperti harimau, babi hutan dan ular bisa menjadi ancaman. Untuk itu, maka pucuk adat, tokoh agama, dan pemuka masyarakat melakukan musyawarah dan didapatkan kesepakatan untuk membangun rumah gadang 21 ruang. Masyarakat mulai mempersiapkan pembangunan secara bergotong royong dengan mencari pohon yang tepat untuk dijadikan penyangga bakal rumah gadang dan bahan baku lainnya untuk bangunan yang diambil dari hutan yang...
Upacara yang satu ini sebenarnya lebih berkaitan dengan religi, berdasarkan kepercayaan umat Islam Tapi hanya ditemukan di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Sehingga, menjadi sebuah tradisi yang khas dari daerah tersebut. Upacara Tabuik ini digelar sebagai bentuk peringatan atas kematian anak Nabi Muhammad SAW dalam sebuah perang di zaman Rasulullah dulu. Dilakukan pada Hari Asura setiap tanggal 10 Muharram tahun Hijriah. Beberapa hari sebelum datangnya waktu penyelenggaraan upacara ini, masyarakat akan bergotong royong untuk membuat dua tabuik. Kemudian, pada hari H, kedua tabuik itu di arak menuju laut di Pantai Gondoriah. Satu tabuik diangkat oleh sekitar 40 orang. Di belakangnya, rombongan masyarakat dengan baju tradisional mengiringi, bersamaan dengan para pemain musik tradisional. Lalu, kedua tabuik itupun dilarung ke laut. Sumber: https://pusakapusaka.com/5-upacara-tradisional-indonesia-yang-unik-dan-khas.html
Asam padeh hati ampela ayam merupakan kuliner modifikasi khas masyarakat Padang, Sumatera Barat. Mengapa disebut modifikasi, karena asam padeh pada umumnya menggunakan ikan sebagai bahan utamanya. Berikut bahan-bahan yang kalian perlukan untuk membuat kuliner ini beserta langkah pembuatannya : Bahan-bahan : 5 pasang hati ampela ayam 1/2 bagian bawang bombay ukuran sedang, iris 3 buah cabai hijau besar, belah dua 3 buah belimbing wuluh ( belah dua, kemudian masing-masing dipotong lagi menjadi 2 ) 3 lembar daun jeruk 1 lembar daun kunyit, simpulkan ( resep asli memang memakai daun kunyit, tapi kali ini saya tidak pakai ) Secukupnya air asam jawa Sejumput bubuk bumbu kari kambing 700 ml air (boleh dilebihkan) Secukupnya garam, gula, merica, dan kaldu bubuk ayam (resep ini memakai kaldu yang non MSG) Secukupnya minyak sayur untuk menumis Bumbu halus : 7 buah cabai merah...
Rendang sapi termasuk salah satu menu yang paling banyak dicari orang baik direstoran ataupun dirumah makan padang. Memang wajar saja apabila menu ini banyak dicari orang selain karena harganya yang terjangkau menu ini memang mempunyai daya tarik tersendiri dan kelezatan yang di mana apabila kita pintar di dalam pengolahannya bisa membuat kita menjadi bersemangat untuk makan. Daging sapi lulur 500 gram, potong melebar kurang lebih 12 bagian Daun kunyit 2 lembar Daun jeruk 2 lembar Serai 2 batang, memarkan Pekak 1 buah Kelapa parut sangrai 2 sendok makan Santan 1000-1500 ml dari 2 butir kelapa Minyak goreng 2 sendok makan Resep Bumbu Halus Rendang Daging: Bawang merah 10 butir Bawang putih 6 siung Cabai merah 150 gram Cabai rawit sesuai selera Kemiri 5 butir Jinten 1/2 sendok teh Ketumbar 1 sendok teh Kunyit 1/2 cm Jahe 1 cm Garam secukupnya Cara Membuat Rend...
Bahan Daging Rendang Sapi: Persiapkan 1 Kg Daging (lebih baik menggunakan daging yang rendah lemak), potong daging menjadi beberapa bagian lalu dicuci hingga bersih. Persiapkan 3 butir kelapa tua, lalu diparut dan peras sehingga menjadi santan. 2 biji asam kandis 2 lembar daun jeruk purut 1 batang serai, dimemarkan dulu 1 lembar daun kunyit Garam secukupnya Bahan Bumbu Daging Rendang: 20 Siung bawang merah 10 Siung bawang putih 2 Ruas Jahe yang sudah dibersihkan 1 Ons Cabe merah yang sudah digiling halus 1 Sendok Teh merica (merica bubuk) Tambahan Bahan Bumbu Rendang Lainnya: 3 cm laos (dikeprak hingga halus) 2 cm jahe 15 buah bawang merah 1 ons cabe merah 6 siung bawang putih 5 buah kemiri Cara Membuat Daging Rendang Padang...
Rendang daun kayu biasa disebut juga samba buruk karena tampilannya yang tidak sedap di mata. Namun jangan salah, rendang yang berasal dari Payakumbuh ini sangat digemari karena rasanya yang gurih dan bertekstur kering. Tidak hanya daun kayu, rendang juga bisa dibuat dari jenis daun lainnya seperti jirak, mali, rambai, atau daun arbai. Pertama, ikan haruan dimasukan ke dalam santan kental hingga larut. Kemudian masukkan daun-daun tersebut dan aduk hingga warnanya kecoklatan. Ingin rasa yang lebih gurih dan daun yang lebih garing? Tambahkan parutan kelapa kedalam bumbu. Dijamin, daunnya tidak akan lembek melainkan garing! http://travel.kompas.com/read/2016/07/26/061000727/Aneka.Rendang.Vegetarian.dari.Daun.Kayu.sampai.Ketan.Hitam