Bahan-bahan 250 gram tepung beras 100 gram tepung terigu segitiga 300 gram kelapa parut secukupnya air hangat 1 buah naga yg sudah diparut menggunakan parutan keju secukupnya keju parut 1 blok coklat batang yg sudah di tim Cara Membuat Masukkan tepung beras, tepung terigu dan kelapa parut kedalam panci/baskom. Aduk hingga tercampur rata. Jika sudah tercampur rata uleni dengan air hangat hingga mengental. Diamkan 5 hingga 10 menit agar adonan mengembang nanti nya saat dicetak. Jika sudah didiamkan. Beri air dingin Siapkan cetakan untuk mencetak serabi. Tunggu hingga cetakan panas Jika cetakan sudah panas masukkan adonan tepung tadi, tutup dan biarkan hingga setengah matang. Jika sudah setengah matang beri coklat dan parutan keju. Tutup kembali hingga serabi matang. Jika sudah matang, angkat dan sajikan. Teruskan langkah ke 5...
Bahan-bahan 100 g tepung beras 50 g kelapa parut 150 g air hangat bunga telang 1 sdt garam 2 sdt gula putih 3 Pisang untuk topping Cara Membuat Remas-remas kelapa parut dengan di beri sedikit air Tambahkan sedikit Demi sedikit tepung uleni sampai kalis tambahkan juga garam dan gula Kemudian tambahkan sisa air uduk sampai rata usahakan adonan tidak terlalu enter. Panasan cetakan olesi sedikit minyak kemudian tuangkan adonan gak usah terlalu penuh, beri irisan pisang, Masak sampai matang. sumber: https://cookpad.com/id/resep/2966111-surabi-biru-bunga-telang-gluten-free
Bahan-bahan Bahan I 7 sdm tepung terigu 7 sdm gula putih 1 bji telor 1/2 sdm bp 1 sdm santan kental (ambil dari bahan 2) Secukupnya garam, vanili & air 1/2 sdt masing2 pasta strawberry, pandan & coklat 2 sdm minyak/mentega cair Bahan II 1 gandu gula merah 1 sdm gula putih 200 ml santan kental 3-4 gelas air mentah 2 lembar daun pandan (cuci dulu) 1/2 sdt garam & vanili Cara Membuat Siapkan wadah kocok telur, gula, garam, vanili & santan aduk rata Lalu masukkan terigu aduk rata jangan sampai menggumpal, kalau masih kental tinggal tambahkn air sampai encer ya Lalu masukkan minyak & mentega cair aduk rata Lalu bagi 3 adonan ke wadah 3 bagian masing-masiang campurkan adonan beri pasta aduk rata Lalu panaskan teplon/cetakannya jangan t...
Jarangking adalah kuliner khas pesisir Garut Selatan, terutama di daerah Cikelet, Cijambe, Cijayana, Rancabuaya, dan sekitarnya. Makanan ini terbuat dari ikan-ikan impun yang diawetkan dengan cara dikeringkan, semacam dendeng. Konon, makan ini diciptakan untuk mencegah ikan-ikan impun hasil tangkapan masyarakat pada saat tradisi nyalawena, yang memang berlimpah, terbuang mubadzir. sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=4516
Pada mulanya makanan yang terasa manis ini tidak hanya di masak oleh kalangan pembuat gula aren namun kini masyakat Pendeuy sudah dapat menikmati pangan ini dikarenakan nira sudah banyak dijual di pingir jalan raya pendeuy dan dinikmati masyarakat secara luas. Cemprus kini tidak hanya pangan keluarga namun msayarakat Pendeuy menjadikan Cemprus sebagai ikon makanan tradisional khas kecamatan Pendeuy. Ketika kedatangan tamu besar seperti bupati dan pejabat lainnya, makanan yang di hidangkan adalah cempurus dan akan lebih nikmat apabila minumnnya teh hangat khas priangan yang sedikit pahit. sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=4949
Kripas yang diproduksi Herma dirintis sejak tahun 2007. Pisang siem atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan pisang tahlil dan pisang hansip mempunyai daya jual tinggi. Herma mampu memasarkan kripas ke Ciamis, Bandung dan Jakarta. Di wilayah Langensari terdapat 20 home industry yang memproduksi kripas. Bahan baku untuk membuat kripas harus berasal dari pisang siem pilihan yang sudah matang. Sehingga, rasa kripik tersebut terjaga keasliannya, yaitu rasa manis khas pisang siem. sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=5357
Indonesia dikenal sebagai negara penghasil rempah. Salah satu diantaranya adalah jahe (Zingiber officinale ) Pemanfaatan jahe sebagai camilan/panganan masilah sangat jarang. Namun sebenarnya jahe dapat diolah sebagai bahan manisan. Terdapat dua jenis manisan jahe yaitu manisan kering dan manisan basah. Manisan basah memiliki waktu simpan tidak selama manisan kering. sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=5377
Salah satu jenis pemanfaatan dan pengolahan pisang adalah Pembuatan Manisan pisang. Manisan pisang belum dikenal oleh masyarakat, dan produk ini belum tersedia di pasaran. Walaupun demikian, produksi produk ini merupakan alternatif sederhana, biaya tidak mahal Dengan penambahan dan perlakuan tertentu buah pisang yang dulunya mempunyai masa simpan yang relatif singkat dapat dijadikan produk olahan. sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=5379
Rujak Dodol dibuat seperti membuat dodol biasa. Hanya saja tidak diberi gula, tetapi diberi rasa pedas. Mulanya, Teti Maryati, pemilik usaha pembuatan dodol, menyimpan sisa buah-buahan yang sudah diolah menjadi rujak kedalam lemari pendingin. Dengan asumsi sisa rujak dibuat menjadi es saja enak, apalagi kalau dibuat dodol. Akhirnya, Teti mencoba-coba untuk mengolah rujak menjadi dodol. Komposisi rujak dodol, diantaranya buah-buahan segar terdiri dari manga kwenni, papaya, nanas, ditambah kismis, bumbu rujak dan kacang oven. Adonan buah-buahan segar yang diparut halus, dimasak dalam wajan dodol sambil ditambah gula dan bumbu rujak serta potongan cabe merah. Jika sudah matang, dicampur kacang oven tumbuk kasar untuk menambah selera. Adonan rujak yang diolah menjadi dodol dibungkus dengan plastik bening. sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=6001