Jajahe (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Jus Cibinong (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Kacang Bogor Saus Tomat (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Kacang Cokelat (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Kakap Panggang Saus Kecap (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Kakap Saus Wortel (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Kambing Bumbu Bakar (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Kambing Sarondeng Jawa Barat (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Angklung sendiri merupakan alat musik khas Jawa Barat yang terbuat dari bambu. Bambu yang digunakan sebagai bahan angklung adalah adalah bambu hitam (awi wulung) dan bambu putih (awi temen). Tiap nada yang dihasilkan berasal dari bunyi tabung bambunya yang berbentuk bilah setiap ruas bambu dari ukuran kecil hingga besar. Kata "angklung" berasal dari bahasa sunda, dan terdiri dari dua suku kata, yaitu "angkleung-angkleung" yang berarti diapung-apung dan "klung" yang merupakan suara yang dihasilkan oleh alat musik tersebut. Dengan kata lain angklung berarti suara "klung"yang dihasilkan dengan cara mengangkat atau mengapung-apungkan alat musik itu. Suara angklung dipercaya akan mengundang perhatian Dewi Sri (Nyi Sri Pohaci). Sang Dewi dipercaya membawa kesuburan terhadap tanaman padi para petani dan akan memberikan kebahagian serta kesejahteraan bagi umat manusia. Angklung dikenal sebagai alat musik multitonal (bernada ganda). Setiap satu alat musik angklung hanya menghasilka...