Ondol-Ondol adalah salah satu kuliner lokal dari Banjarnegara Beragan dasar ubi atau Ketela. masyarakat iasanya mengolah ondol untuk makanan cemilan. rasanya gurih dan renyah dengan tambahan daun bawang serta rempah menambah rasa dari Ondol-ondol ini. kuliner yang satu ini mungkin hanya terkenal di wilayah Banjarnegara. Disebut Ondol karena bentuknya yang bulat bulat, maka disebutlah oleh masyarakat dengan seutan Ondol-Ondol yang erarti Bulat-Bulat. walau Biasanya kulier di wilayah Banyumasan cinderung sama, namun yang satu ini tak di temui di kabupaten lain dan sekarang di kecamatan Wanayasa, untuk melestarikan kuliner yang satu ini di Buatlah sebuah tradisi budaya Bentang seribu meter Ondol. selain Bentang ondol acara juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni Budaya serta pengajian atau Ngudi Kawruh Bareng yang menambah kebersamaan antar warga dan Masyarakat.
Batik Motif Etawa merupakan potensi besar yang dimiliki Kabupaten Purworejo. Motif Klanting dan kue clorot, merupakan makanan khas Purworejo. Motif Modang menggambarkan tata pemerintahan di Purworejo yang utuh. Terdapat alun-alun di tengah kota, di keilingi kantor bupati, rumah dinas bupati, Masjid, Polres, Kodim, Gereja. Selain itu, ragam hias pada bagian tumpal, biasanya dihiasi dengan motif penari dolalak yaitu kesenian yang tumbuh sebagai hasil akulturasi budaya barat dan timur. Motif Bedug Pendowo, sebagai makna potensi budaya Purworejo yang sudah dikenal di dunia. Motif bunga cengkeh merupakan aksesoris yang terdapat pada kostum penari dolalak. Sedangkan latar dari motif ini diberi hiasan pasiran, yang mengandung makna, bahwa Purworejo mempunyai potensi sumber daya alam yaitu pasir besi. https://infobatik.id/motif-batik-purworejo/
Dikatakan motif kacangan karena motif ini berbentuk seperti kacang yang saling sambung satu sama lain. Layaknya kacang yang baru dipanen belum dipreteli sehingga masih menyambung dengan akarnya. Warna dasarnya berwarna hijau tua layaknya daun pohon kacang yang siap memberikan asupan makanan pada kacangnya. https://infotegal.com/2013/09/galeri-motif-batik-tegalan-bagian-2/
Nama resmi masjid ini adalah masjid Saka Tunggal Baitussalam, tapi lebih populer dengan nama masjid saka tunggal karena memang Masjid ini hanya mempunyai saka tunggal (tiang penyangga tunggal). Saka tunggal yang berada di tengah bangunan utama masjid, saka dengan empat sayap ditengahnya yang akan nampak seperti sebuah totem, bagian bawah dari saka itu dilindungi dengan kaca guna melindungi bagian yang terdapat tulisan tahun pendirian masjid tersebut. Masjid saka tunggal berukuran 12 x 18 meter ini menjadi satu satunya masjid di pulau Jawa yang dibangun jauh sebelum era Wali Sembilan (Wali Songo) yang hidup sekitar abad 15-16M. Sedangkan masjid ini didirikan tahun 1288M, 2 abad sebelum Wali Songo., dan sebelum Kerajaan Majapahit berdiri yang dimulai dengan penobatan Raden Wijaya sebagau Raja pertama Majapahit pada 10 November 1293. Sekaligus menjadikan Masjid Saka Tunggal Baitussalam sebagai Masjid Tertua di Indonesia. Lokasi Masjid Saka Tunggal B...
Arerut Cepot (sumber: E-b ook Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Ares Punti Saba (sumber: E-b ook Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Asmaradhana Jawa Tengah (sumber: E-b ook Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Ayam Awer Jawa Tengah (sumber: E-b ook Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Ayam Bakar Bawang (sumber: E-b ook Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)