Senjata yang satu ini dapat anda temukan jika anda berkunjung ke Sumatera Barat. Kerambit ini mempunyai bentuk pisau genggam kecil yang melengkung. Di Indonesia khususnya minangkabau menyebutnya kurambik namun masyarakat luar seperti malaysia pilipina dan dunia luar lainnya menyebutnya karambit. Senjata ini dikenal sangat bahaya karena bisa menyayat ataupun merobek anggota tubuh lawan secara cepat dan tidak terdeteksi
Tari Piring atau dalam bahasa Minangkabau disebut dengan Tari Piriang adalah salah satu seni tari tradisional di Minangkabau yang berasal dari kota Solok , provinsi Sumatera Barat . Tarian ini dimainkan dengan menggunakan piring sebagai media utama. Piring-piring tersebut kemudian diayun dengan gerakan-gerakan cepat yang teratur, tanpa terlepas dari genggaman tangan . Tari Piring merupakan sebuah simbol masyarakat Minangkabau. Di dalam tari piring gerak dasarnya terdiri daripada langkah-langkah Silat Minangkabau atau Silek.
Mandi balimau adalah salah satu tradisi membersihkan diri yang berkaitan erat dengan momen religius yaitu puasa Ramadhan. Balimau berasal dari kata ‘limau’ yang artinya jeruk nipis sesuai dengan pelaksanaannya yang menggunakan jeruk nipis dan rempah-rempah lainnya.Mandi balimau merupakan tradisi yang telah diwariskan secara turun-menurun oleh nenek moyang masyarakat setempat. Masyarakat setempat percaya, konon warga yang tak ikut dalam upacara adat, akan merasa terkucil dari komunitas masyarakat mereka sendiri. Makanya, semua warga mengantian disiramkan air bersih yang telah diberi limau atau jeruk beraneka jenis. Ada sedikitnya, tujuh jenis jeruk yang telah dibelah-belah dan dicampurkan ke dalam air bersih yang sudah disiapkan tempatnya. Tradisi ini tidak hanya dimiliki masyarakat Sumatera Barat, di Riau upacara ini dikenal dengan ‘balimau kasai’ sedangkan di kota Pelalawan lebih dikenal dengan ‘balimau kasai potang mamogang’.
Sistem Matrilineal adalah salah satu karya budaya yang ditetapkan sebagai warisan tak benda Indonesia tahun 2013. Sistem Matrilineal merupakan sebuah sistem yang dipegang teguh oleh masyarakat Minangkabau sampai sekarang ini. Di Minangkabau terkenal dengan garis keturunan matrilineal. Biasanya wanita-wanitanya yang memiliki rumah dan sawah. Rumah tangga-rumah tangga dikelompokkan menjadi clan yang didasarkan pada garis keturunan wanita. Setiap anak wanita mendapat warisan dari ibunya dengan memperoleh bagian yang sama besarnya dari sawah milik ibunya. Sumber : http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/ditindb/2014/03/05/77-karya-budaya-ditetapkan-sebagai-warisan-budaya-takbenda-indonesia-tahun-2013/
Di provinsi Sumatera Barat terdapat satu suku yang memiliki banyak kekhasan. Suku tersebut adalah suku Mentawai. Suku Mentawai terdapat di kepulauan Mentawai yang terdiri dari pulau-pulau yaitu Siberut, Sipora, Pagai Utara dan Pagai Selatan. Dalam beberapa pandangan tentang asal usul masyarakat Mentawai, ada yang mengatakan bahwa masyarakat Mentawai berada dalam garis orang polisenia. Menurut kepercayaan masyarakat Siberut, nenek moyang masyarakat Mentawai berasal dari satu suku/uma dari daerah Simatalu yang terletak di Pantai Barat Pulau Siberut yang kemudian menyebar ke seluruh pulau dan terpecah menjadi beberapa uma/suku. Secara geografis, letak kepulauan Mentawai berhadapan dengan Samudera Hindia. Jarak kepulauan Mentawai dari Pantai Padang lebih kurang 100 kilometer. Secara turun temurun, suku Mentawai hidup sederhana di dalam sebuah Uma. Uma merupakan rumah yang terbuat dari kayu pohon. Arsitektur bangunan rumah Mentawai berbentuk panggung. Bahasa Mentawai adalah bahasa se...
Salawat dulang, juga disebut salawek talam atau salawat talam dalam dialek-dialek bahasa Minangkabau, merupakan sastra lisan Minangkabau yang bertema Islam. Sastra lisan ini berupa pertunjukkan dua orang membacakan hafalan teks diiringi tabuhan dulang, nampan kuningan berdiameter 65 cm. Salawat dulang tersebar luas di ranah Minangkabau dan kadang hanya disebut salawek atau salawat dalam percakapan sehari-hari. Dalam pertunjukkan tersebut, dua pendendang duduk bersisian dan menabuh dulang bersamaan. Keduanya dapat berdendang bersamaan atau saling menyambung larik dalam syair. Pendendang umumnya laki-laki. Namun, kini terdapat pula pendendang-pendendang perempuan meskipun belum begitu berterima di masyarakat Minangkabau sendiri. Penampilan salawat dulang berupa tanya jawab, saling serang, dan saling mempertahankan diri sehingga pendendang kadang dijuluki menurut nama-nama senjata, seperti "peluru kendali" dan "gas beracun" dan hanya bisa dilaksanakan bila...
Kuliner Sumatera Barat identik dengan cita rasa pedas, tapi tidak dengan panganan yang satu ini. Cita rasanya cenderung gurih, dengan kulit bagian luar yang renyah serta isi yang empuk dan padat. Ukuran yang lumayan jumbo membuatnya terlalu besar untuk dihabiskan oleh satu orang. Karena itulah, martabak kubang cocok untuk dinikmati saat berkumpul dengan keluarga atau sahabat. Martabak kubang sebenarnya hampir sama dengan resep martabak telur . Namun yang membedakan adalah adonan isian yang cenderung lebih padat, terdiri dari cacahan daging sapi atau rendang, ditambah dengan potongan daun bawang. Adonan kulit yang digunakan sama seperti martabak telur pada umumnya. Perbedaannya terletak pada teknik pembuatannya. Adonan kulit ‘dibanting’ berulang-ulang sampai lebar hingga membuat kulitnya terasa tipis dan renyah. Martabak kubang dihidangkan dengan kuah bercita rasa pedas-manis-asam. Keterampilan meracik martabak telur pada awalnya dibawa ke Sumatera B...
Bisa dikatakan rendang masuk dalam kasta tertinggi khazanah kuliner asal Sumatera Barat. Perpaduan santan yang gurih dan racikan rempah beraroma kuat yang menggoda setiap orang untuk mencobanya. Mungkin tidak banyak masyarakat awam yang tahu, di daerah asalnya sendiri rendang memiliki banyak varian, yang masing-masing memiliki ciri khas tersendiri. Salah satu di antaranya adalah rendang runtiah atau biasa disebut juga rendang suwir. Rendang runtiah merupakan varian rendang dengan bahan dasar daging sapi rebus yang disuwir memanjang. Dari segi peracikannya, rendang jenis ini memang tidak berbeda jauh dari rendang yang umum kita temui. Akan tetapi, karena karakteristik daging yang digunakan berbeda, rendang yang dihasilkan memiliki tekstur daging yang lebih kering dan renyah saat dikunyah. Hal ini membuat rendang jenis ini banyak dijadikan sebagai oleh-oleh khas dari Sumatera Barat. Salah satu produsen yang terkenal dengan racikan rendang runtiah yang isti...
Mendengar sekilas namanya, mungkin orang akan mengira kudapan yang satu ini adalah rendang. Namun begitu melihat wujudnya, ternyata jauh dari perkiraan. Panganan ini ternyata sama sekali berbeda dengan yang dibayangkan. Alih-alih memiliki rasa seperti rendang, bareh randang ternyata memiliki citarasa manis dan wujudnya pun sama sekali tidak mirip dengan rendang. Secara etimologi, penamaan bareh rendang mengacu pada bahan pokok dan proses pembuatannya. Bareh dalam bahasa Minangkabau memiliki makna beras, sedangkan randang dapat diartikan proses menyangrai. Jadi secara harfiah, bareh randang dapat diartikan sebagai olahan berbahan dasar beras yang disangrai bersamaan dengan rempah dan bumbu. Secara umum, kudapan yang menjadi oleh-oleh khas kawasan Darek ini merupakan olahan tepung beras yang disangrai hingga kering kemudian dicampurkan dengan cairan gula dan santan yang telah dimasak. Wujud dari hasil percampuran ini adalah gumpalan kalis berwarna putih dengan tekstur lu...