Rebab Rebab adalah alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara digesek, Rebab berasal dari daerah jazirah Arab. Rebab biasanya ada dalam pagelaran seni musik dari Betawi, Rebab juga sering dimainkan bersama gambang kromong. https://www.silontong.com/2018/04/30/alat-musik-gesek-tradisional/
Tehyan Alat Musik Tehyan adalah alat musik gesek tradisional dari wilayah Jakarta. Alat musik gesek ini kerap dimainkan dalam pagelaran hiburan rakyat. https://www.silontong.com/2018/04/30/alat-musik-gesek-tradisional/
Sukong Alat musik sukong memiliki kesamaan bentuk dengan rebab, namun suara yang dihasilkan jauh berbeda. Sukong memiliki dua buah senar dan mempunyai nada dasar G. Dalam pagelaran gambang kromong, sukong diposisikan sebagai nada bass karena suara yang dihasilkan terbilang rendah. https://www.silontong.com/2018/04/30/alat-musik-gesek-tradisional/
Haegeum Haegeum adalah jenis alat musik gesek tradisional yang berasal dari Korea. Haegeum adalah jenis rebab yang diadaptasikan dari rebab Cina. Dengan bentuk yang unik, sebuah silinder di bagian bawah dengan bagian leher yang jenjang, haegeum memiliki dua buah senar yang dimainkan dengan cara menggeseknya menggunakan busur. Karena bentuknya yang seperti ini, haegeum dimainkan dengan meletakkannya di pangkuan si pemain, berbeda dengan biola atau viola yang dimainkan dengan seolah-olah memanggul alat musik tersebut. Dimainkan dengan cara digesek, haegeum menghasilkan nada yang sambung menyambung, memberikan kombinasi yang apik dengan instrumen petik seperti gayageum dan geomungo. https://www.silontong.com/2018/04/30/alat-musik-gesek-tradisional/
Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata atau TMPN Utama Kalibata adalah nama sebuah pekuburan yang berlokasi di wilayah Kalibata, Jakarta Selatan, dan dikhususkan bagi mereka yang telah berjasa kepada negara kesatuan Republik Indonesia, termasuk para pahlawan nasional, anggota militer, dan pejabat tinggi negara. Lebih dari 7.000 orang korban militer dan veteran dari Perang Kemerdekaan Indonesia dikuburkan di sini. Veteran Tentara Kekaisaran Jepang yang tinggal di Indonesia setelah Perang Dunia II atas kehendak bebas mereka sendiri dan berjuang untuk kemerdekaan Indonesia juga dikuburkan di sini TMP Kalibata selain banyak diziarahi anggota keluarga para pahlawan dan masyarakat Indonesia, juga banyak diziarahi oleh masyarakat Jepang. Dalam Perang Kemerdekaan Indonesia, sukarelawan Jepang yang tinggal untuk berjuang melawan tentara Blok Sekutu dan Tentara Kerajaan Belanda berjumlah hingga 3.000 orang. 1.000 orang di antaranya meninggal, 1000 orang kembali Jepang setelah ke...
Bahan-bahan 5 porsi 4 butir telur 100 gram emping,digoreng 2 buah kentang 1/2 papan Tempe 5 buah tahu 100 gram selada 1 buah timun 2 buah wortel Kuah gado gado 100 gr Sambel pecel instan seperti merk s*nti 3 sendok Gula 100 ml air hangat Kecap manis Langkah 20 menit Goreng tahu Dan Tem...
Bahan-bahan 5 pasang ati ampela, cuci bersih 4 lembar daun salam 6 lembar daun jeruk, sobek" 1 batang sereh, geprek 2 batang wortel, kupas dan iris korek api 8 buah cabe rawit merah, utuh 1 batang daun bawang, iris halus 1 sdm saus tiram Sedikit kecap manis 1 sdt merica 1 sdt kaldu bubuk Sedikit air secukupnya Minyak goreng Bumbu iris :...
Kongahyan merupakan alat musik gesek mirip rebab yang dapat ditemukan di Jawa , Bali , dan Sunda , tetapi ukurannya lebih kecil. Alat musik ini digunakan dalam pementasan kebudayaan suku-suku di daerah tersebut. Alat musik ini berukuran lebih kecil dibandingkan tehyan dan sukong. Kongahyan sekarang ini merupakan adaptasi dari alat musik gesek yang berasal dari Tiongkok . Bangsa Tiongkok sendiri memiliki alat musik yang dinamakan erhu . Erhu merupakan alat musik gesek yang terdiri dari dua buah senar. Erhu tersebar luas ke daerah Eurasia melalui jalur sutra yang merupakan jalur perdagangan dari bangsa Tiongkok. Alat musik erhu diketahu memiliki kemiripan dengan kongahyan, lalu terdapat sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa alat musik erhu telah banyak mengalami perkembangan, sedangkan kongahyan yang berada di Tangerang tidak mengalami...
Palang Pintu adalah Tradisi di suku Betawi untuk membuka penghalang orang lain untuk masuk ke daerah tertentu dimana daerah tersebut mempunyai jawara dan biasa dipakai di pernikahan. Perlengkapan pada tradisi palang pintu adalah rebana ketimpring, kembang kelape, petasan, sirih dare, pantun, sikeh, dan silat betawi. Palang pintu ada sekitar tahun 1933, palang pintu saat itu berarti menyambut. Sambutannya yang pertama adalah pihak laki-laki memberi salam dan pihak perempuan menjawab salam dan bertanya apa maksud dan tujuannya datang. Setelah itu baru debat pantun, membaca ayat suci Al-Qur'an dan dilanjutkan dengan adu silat. Dulu yang memakai adat ini adalah orang-orang kaya karena membutuhkan dana yang besar untuk alat musik dan segala macam. Dulu juga pengantin laki-laki dan pengantin perempuan tidak saling kenal. Jadi adu pantun dan adu silatnya adalah asli. Awalnya dialog yang digunakan adalah dialog yang sopan tetapi tegas dan lugas seperti adat betawi aslinya. Pihak perempuan...