Sumber : Arsip.Makanan Khas NTT Sambal teri sebenarnya adalah sambal khas NTT. Tapi karena kepopulerannya, banyak daerah mengadopsi sambal ini. Karena populer, pada jaman sekarang Anda bisa menemui sambal ini dibanyak tempat makan seluruh Indonesia. Cara pembuatan sambal teri ini sangat simple, Anda bahkan bisa membuatnya di rumah. Pertama – tama campur cabai rawit dan cabe merah, uleg bersama dengan potongan tomat dan bawang putih serta bawang merah. Tumis campuran itu bersama dengan ikan teri. Setelah teri matang ankat dan tiriskan. Sebelum disajikan, peras jeruk nipis diatasnya agar memberi sensasi asam. Resep ini bisa disesuaikan menurut selera dan sekarang variasi dari sambal ini dapat Anda tenemukan di rumah – rumah. Sumber : https://www.gotravelly.com/blog/makanan-khas-ntt/
Alkisah pengembaraan dua bersaudara yang bernama Hawu Ga dan Kika Ga. Keduanya adalah Putra Dewa (Penguasa) Langit. Kika Ga yang tua dan Hawu Ga adalah adiknya. Mereka tinggal sementara di Tanjung Sasar yang terletak di pantai utara Pulau Sumba bagian tengah.Di Tanjung Sasar ini mereka tinggal tidak lama. Keduanya memilih mengembara ke arah timur untuk mencari tempat tinggal yang diangga cocok. Mengapa mereka mencari tempat baru, tidak ada yang tahu sebabnya. Demikianlah, kedua bersaudara itu berlayar mengarungi lautanm luas dengan gelombang yang dahsyat. Sebagai pengembara, mereka terbiasa menempuh gelombang dan badai yang ganas. Bahkan, ada yang menceritakan bahwa gelombang dan badai bagaikan kawan mereka bermain. Setelah dua, tiga hari berlayar, mereka mendarat di Plau Raijua. Di pulau ini, ternyata, Hawu Ga tidak tinggal lama. Dia ingin meneruskan berlayar ke arah timur. Sementara itu, Kika Ga, kakaknya, tetap tinggal di Raijua. Hawu Ga yang meneruskan perjalanan akhirny...
Konon pada jaman dahulu kala hiduplah seorang laki-laki bersama saudara perempuannya di Lahasbaluk. Laki-laki itu bernama Pati Olo Arakian, biasa disingkat dengan Pati Golo. Sedang saudaranya bernama Buikena Puawadan, biasa dipangil Bikema. Pati Golo adalah seorang pertana. Di sekitar tempat tinggal mereka banyak tumbuh pohon lontar. Oleh sebab itu Pati Golo ingin sekali menyadap untuk mengambil niranya. Untuk maksud itulah Pati Golo perhi ke hutan memotong beberapa batang bambu. Bambu-bambu tersebut sebagian diikat pada batang pohon lontar sebagian lagi dipergunakan untuk menampung niranya. Gunanya bambu untuk bercabang itu diikat pada pohon pada pohon lontar agar ia lebih mudah memanjatnya. Penduduk yang menyebutnya ekeng. Setelah selesai, pati Golo kemudian memanjat untuk menjepit mayangn ya. Alat yang dipergunakan untuk menjepit mayangnya terbuat dari dua bilah kayu yang terikat rapat pada salah satu ujungnya. Penduduk menyebutkannya mona. Maksud menjepit mayang-...
Museum Situs Bung Karno , Ende Plaats: Ende Provincie: Nusa Tenggara Timur Land: IND Type organisatie: Museum Postadres: Museum Situs Bung Karno Jl. Perwira Ende Informatie:...
Museum Bahari Ende, Ende, Flores Openingstijden: Setiap hari: 08.00 – 16.00 WITA Plaats: Ende, Flores Provincie: Nusa Tenggara Timur Land:...
Ayam Panggang Sere Limo NTT (sumber: E-b ook Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Ayam Sabu NTT (sumber: E-b ook Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Bening Daun Kelor NTT (sumber: E-b ook Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Gelang Singkong Nusa Tenggara Timur (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)