Budaya Indonesia
1.364 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Acar Mentimun Tanpa Cuka Jawa Tengah
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Acar Mentimun Tanpa Cuka Jawa Tengah   (s umber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)  

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Acar Mentimun Wijen
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Acar Mentimun Wijen  (s umber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)  

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Acar Putih Mester
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Acar Putih Mester  (s umber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)  

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Acar Sawi Putih
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Acar Sawi Putih  (s umber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)  

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Ampalaya
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Ampalaya (s umber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)  

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Apem Dumbo
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Apem Dumbo (s umber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)  

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Apem Parangi
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Apem Parangi (s umber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Apem Parsanga
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Apem Parsanga (s umber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Manten Kaji
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Manten kaji dimulai tahun 1930-an yang diselenggarakan oleh salah satu keluarga orang terkaya di Semarang yang memiliki berbagai usaha. Manten kaji berfungsi sebagai perekat sosial dan budaya dalam masyarakat. Manten kaji terbentuk sebagai akulturasi kebudayaan Arab, Jawa, Cina, Melayu dan Eropa, sesuai dengan latar belakang terbentuknya Kota Semarang. Manten kaji adalah tata cara pernikahan sepasang mempelai khas Semarangan. Dinamakan manten kaji karena busana yang dikenakan mempelai pria menyerupai gamis atau jubah yang sering dipakai oleh mereka yang baru pulang menunaikan ibadah Haji. Pengaruh Arab terlihat jelas pada sorban yang dinamakan, begitu pula dengan kopiah alfiah yang dikenakan oleh mempelai pria seperti orang yang pulang haji. Baju mempelai pria model gamis beludru berlengan panjang. Tata rias Pengantin Semarangan model cengge (pengaruh budaya China) dengan bedak yang sangat tebal. Selop kedua mempelai serta sanggul Jawa mendapat pengaruh dari Kasunanan Surakarta...

avatar
Sri sumarni