Budaya Indonesia
226 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tari Cokek Tangerang
Tarian Tarian
Banten

Tari Cokek merupakan seni pertunjukan tarian yang berkembang pada abad ke-19 Masehi di Kabupaten Tangerang, Banten. Tarian ini di dalamnya terdapat campuran dari kebudayaan etnik Cina. Kostum yang dikenakan penari berupa kebaya yang di sebut 'Cokek'. Tari Cokek memiliki kemiripan dengan Sintren dari Cirebon. Munculnya Tari Cokek berawal dari adanya pesta yang diadakan oleh para tuan tanah Tionghoa yang tinggal di Tangerang. Dalam pesta tersebut, salah satu tuan tanah, Tan Sio Kek, mempersembahkan tiga orang penari wanita sebagai wujud partisipasinya dalam pesta tersebut. Tan Sio Kek juga mengundang tiga orang musisi yang berasal dari daratan Cina untuk memainkan musik sebagai pengiring tari. Ketika itu, para musisi Cina hadir sambil membawa beberapa buah alat musik dari negara asalnya. Salah satu alat musik yang mereka bawa yakni Rebab Dua Dawai. Atas permintaan Tan Sio Kek, musisi itu kemudian memainkan alat musik yang mereka bawa dari daratan Cina. Pada saat yang bersa...

avatar
OSKM18_19818126_Rama Syailendra
Gambar Entri
Tangerang Herang, Batik dari Kota Tangerang
Motif Kain Motif Kain
Banten

Layaknya spektrum kebudayaan Indonesia yang sangat luas, batik pun memiliki pusparagamnya tersendiri. Kota metropolitan nan heterogen — Tangerang, Banten — ikut mewarnai keanekaragaman motif batik di Indonesia. Walaupun jarang terdengar di telinga masyarakat setempat, Kota Tangerang memiliki beberapa motif batik khas. Salah satunya adalah Tangerang Herang . Herang sendiri merupakan Bahasa Sunda, yang berarti jernih atau bening (adaptasi Bahasa Sunda dalam penamaan batik tersebut dikarenakan Banten awalnya merupakan bagian dari Provinsi Jawa Barat, namun memisahkan diri menjadi Provinsi Banten pada tahun 2000 silam).  Menjinjau dari segi fisik, Tangerang Herang dapat diklasifikasikan sebagai batik tulis atau cap. Keduanya merupakan metode tradisional dalam membuat batik. Warna-warna cerah digunakan dalam pewarnaan batik ini. walaupun jenis batik di Indonesia sangat beragam, setiap motif batik memiliki filosofinya tersendiri. Motif batik Tangerang Herang te...

avatar
OSKM_19918170_Muthia Azzahra
Gambar Entri
Tangerang Herang, Batik dari Kota Tangerang
Motif Kain Motif Kain
Banten

Layaknya spektrum kebudayaan Indonesia yang sangat luas, batik pun memiliki pusparagamnya tersendiri. Kota metropolitan nan heterogen — Tangerang, Banten — ikut mewarnai keanekaragaman motif batik di Indonesia. Walaupun jarang terdengar di telinga masyarakat setempat, Kota Tangerang memiliki beberapa motif batik khas. Salah satunya adalah Tangerang Herang . Herang sendiri merupakan Bahasa Sunda, yang berarti jernih atau bening (adaptasi Bahasa Sunda dalam penamaan batik tersebut dikarenakan Banten awalnya merupakan bagian dari Provinsi Jawa Barat, namun memisahkan diri menjadi Provinsi Banten pada tahun 2000 silam).  Menjinjau dari segi fisik, Tangerang Herang dapat diklasifikasikan sebagai batik tulis atau cap. Keduanya merupakan metode tradisional dalam membuat batik. Warna-warna cerah digunakan dalam pewarnaan batik ini. walaupun jenis batik di Indonesia sangat beragam, setiap motif batik memiliki filosofinya tersendiri. Motif batik Tangerang Herang te...

avatar
OSKM_19918170_Muthia Azzahra
Gambar Entri
Kekayaan batik banten
Motif Kain Motif Kain
Banten

Indonesia memiliki berbagai macam kekayaan budaya di dalamnya,salah satunya adalah batik.Setiap daerah yang tersebar di Indonesia memiliki jenis/motif batik yang berbeda-beda,karena di setiap daerahnya memiliki filosofi motif batiknya masing-masing.contohnya batik Banten. motif dari batik Banten itu sendiri diambil dari karakteristik masyarakat Banten,benda sejarah purbakala,Nama gelar Pahlawan,dan Toponim desa-desa kuna. Batik Banten pun memiliki perbedaan dengan batik daerah lainnya yaitu motif batiknya,warnanya,dan filosofinya. Ada 3 batik Banten yang aku diulas dibawah ini yaitu : 1. Motif kaibodan     Motif kaibodan diambil dari nama bangunan pagar yg mengelilingi istana      banten. 2.Motif Kawangsan    Motif ini diberi nama kawangsan yang berasal dari nama gelar pangeran     wangsa ketika sedang penyebaran agama islam. 3.Motif Pasepen.    Motif Pas...

avatar
Oskm18_19718279_Nahda Ihzaturrahma
Gambar Entri
Kekayaan batik banten
Motif Kain Motif Kain
Banten

Indonesia memiliki berbagai macam kekayaan budaya di dalamnya,salah satunya adalah batik.Setiap daerah yang tersebar di indonesia memiliki jenis/motif batik yang berbeda-beda,karena di setiap daerahnya memiliki filosofi motif batiknya masing-masing.contohnya batik Banten. motif dari batik Banten itu sendiri diambil dari karakteristik masyarakat Banten,benda sejarah purbakala,Nama gelar Pahlawan,dan Toponim desa-desa kuna. Batik Banten pun memiliki perbedaan dengan batik daerah lainnya yaitu motif batiknya,warnanya,dan filosofinya. Ada 3 batik Banten yang aku diulas dibawah ini yaitu : 1. Motif kaibodan     Motif kaibodan diambil dari nama bangunan pagar yg mengelilingi istana      banten. 2.Motif Kawangsan    Motif ini diberi nama kawangsan yang berasal dari nama gelar pangeran     wangsa ketika sedang penyebaran agama islam. 3.Motif Pasepen.    Motif Pas...

avatar
Oskm18_19718279_Nahda Ihzaturrahma
Gambar Entri
Opak Gula Merah
Makanan Minuman Makanan Minuman
Banten

Banten merupakan provinsi pemekaran dari provinsi jawa barat. Walaupun begitu provinsi banten masih kaya akan budaya baik dari lagu daerah, tradisi, ataupun makanan tradisional. Salah satu makanan tradisional dari Banten adalah Opak Gula Merah. Memang opak bukan hanya ada di daerah banten, namun opak gula merah merupakan makanan yang dapat ditemui di provinsi banten terutama serang. Opak gula merah merupakan makanan ringan yang biasa dijual di pedagang kecil. Makanan ini biasa dikemas dalam plastik transparan yang berisi opak goreng dengan gula merah kental seperti selai yang melumer disetiap lapis opak. Opaknya sendiri dibuat dari olahan singkong. Singkong sendiri digunakan pada awalnya karena dulu mudah ditemukan dan bisa cukup mengenyangkan. Gula merah membuat rasa opak yang gurih semakin nikmat untuk disantap. Opak gula merah ini cukup terjangkau dengan harga 10-12 ribu rupiiah. #OSKMITB2018

avatar
OSKM18_16518084_Yasyfiana Yasyfiana fariha putrisusari
Gambar Entri
RAMPAK BEDUG
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Banten

Rampak bedug adalah salah satu kesenian memainkan bedug yang khas dari Banten. Kata "rampak"berasal dari kata serempak yang berarti bersamaan. Jadi rampak bedug adalah seni bedug dengan menggunakan waditra berupa banyak bedug dan ditabuh secara serempak sehingga menghasilkan irama yang indah.   Rampak bedug berasal dari daerah Pandeglang. Rampak Bedug pada awal nya adalah seni musik ( seni menabuh bedug “ Ngadulag”) kemudian tahun 1960 – 1970 Haji Ilen menciptakan suatu tarian kreatif dalam seni rampak bedug. Kemudian dikembangkan oleh berempat yaitu Haji Ilen, Burhata, Juju dan Rahmat. Dengan demikian Haji Ilen beserta ketiga sahabatnya itulah yang dapat dikatakan sebagai tokoh seni RampakBedug. Oleh karena itulah seni rampak sekarang menjadi Seni Tari.   Waditra adalah seni atau kesenian dari budaya jawa. Waditra rampak Bedug terdiri dari : a. Bedug Besar berfungsi sebagai Bass yang memberikan ras puas ketika mengakhiri  suatu...

avatar
OSKM18_16418176_Arjuna Reindra Gamara Paseru
Gambar Entri
Museum Benteng Heritage
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Banten

Cina Benteng merupakan julukan yang tidak asing bagi warga tangerang yang beretnis Tionghoa. Ya, Tidak sedikit warga tangerang merupakan orang yang beretnis Tionghoa. Kota Tangerang memiliki sebuah julukan yaitu Kota Benteng. Julukan ini diambil sesuai lokasi Museum Benteng Heritage yang berada di Jalan Cilame No.20, Pasar Lama, Tangerang yang merupakan Zero Point nya kota Tangerang. Museum Benteng Heritage merupakan bukti adanya perkembangan peradaban etnis Tionghoa di Kota Tangerang. Museum ini merupakan hasil restorasi sebuah bangunan berarsitektur tradisional Tionghoa yang diperkirakan dibangun pada abad ke-17. Tindakan restorasi ini diawali pada kesadaran akan pentingnya melestarikan peninggalan sejarah dari setiap budaya dan tradisi yang ada di Bumi Persada Nusantara. Menurut salah satu relawan museum, Hendra, Kondisi bangunan ini sebelum dijadikan museum tidak terawat dan memprihatinkan. Pada November 2009, Udaya Halim mengambil alih bangunan tua itu karena merasa b...

avatar
OSKM_16618302_IMAM RAMADHAN
Gambar Entri
Upacara Pernikahan Cio Tau yang Hampir Punah
Ritual Ritual
Banten

Upacara pernikahan merupakan salah satu hal yang lumrah dan sering diadakan di berbagai daerah. Namun, berbeda dengan upacara pernikahan Cio Tau yang mungkin terdengar asing di telinga kebanyakan orang karena upacara pernikahan Cio Tau ini sudah jarang dilakukan. Upacara pernikahan Cio Tau ini sendiri berasal dari daerah Tangerang, Banten lebih tepatnya upacara pernikahan Cio Tau ini biasa dilakukan oleh suku Tionghoa Benteng yang merupakan masyarakat asli di wilayah Tangerang. Pada upacara pernikahan Cio Tau ini mula-mula pasangan pengantin diharuskan untuk melakukan sembahyang di meja samkai sebagai simbol penghormatan kepada leluhur. Kemudian, orangtua dari kedua mempelai diharuskan melakukan penyalaan lilin besar yang berada di meja samkai sebagai simbol dari memberi penerangan bagi anak-anaknya sebelum menikah. Setelah itu, pasangan pengantin melakukan sembahyang di tempat penghormatan kepada Thien atau Tuhan yang biasanya terletak di depan rumah dan dilanjutkan dengan...

avatar
OSKM18_16718261_NATASYA