Sebagai salah satu daerah penghasil durian berkualitas unggul, tentunya banyak masyarakat Ambon yang mengolah daging durian tersebut menjadi dodol durian. Makanan legit ini berbeda dari dodol yang banyak dijual di Pulau Jawa karena dalam bahan dasarnya ditambahkan sagu sebagai makanan pokok masyarakat Ambon. Kemudian produknya dibungkus dengan daun sagu sehingga menambah ciri khas dari dodol durian khas Ambon, Maluku. Alamat Penjual: Durian House Jl. Sekip No.67F Medan, Sumatera Utara 20118 Sumber: http://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-ambon/
Salah satu makanan tradisional yang memiliki keunikan nilai karena bahan dasarnya berasal dari tanaman khasa Maluku Sagu adalah, “SAGU TUMBUH” atau yang biasa dikenal oleh masyarakat setempat dengan nama “PAUMAUIDO”. Sagu Tumbuh, memiliki citarasa yang sangat tinggi, bahan dasarnya bersumber dari perpaduan antara, Tepung Sagu Kering, Gula Merah dan Kenari. Bahan ini diolah secara tradisional yang dicamur atau ditumbuk dalam lesung yang terbuat dari kayu. Setalah matang SAGU TUMBUH akan terlihat berwarna Coklat Mangis tercium aroma manis yang harum, karena diolah dengan Buah Kenari, balutan minyak akan terasa jika anda mencicipinya. Sumber: https://saryaceh3.wordpress.com/2014/06/18/budaya-maluku/
Bluder Sageru. Kalau biasanya sageru diolah menjadi minuman keras dikalangan laki-laki masyarakat Maluku yang disebut Sopi, kali ini, kaum perempuan menyulap sageru menjadi sebuah kue dengan tekturs lembut. Sumber: http://roykewarella.blogspot.co.id/2014/06/makanan-khas-malukte.html
Kepulauan Kei memiliki kuliner khas daerah yang sangat enak dan sehat, salah satunya ialah Lad. Lad atau tumis rumput laut adalah makanan khas masyarakat Kei yang sangat lezat sebagai lauk pauk. Varian dari Lad adalah rumput laut segar ditumis singkat dengan bawang merah, bawang putih dan cabai atau dicampur dengan kelapa parut seperti urap. Masyarakat Kei bisa menyantap Lad dengan nasi, embal atau ketupat sebagai teman lauk utama berupa ikan. Rasa lezat rumput laut segar yang baru saja dipanen membuat selera makan kita menjadi bertambah. Rumput laut mempunyai kandungan protein tinggi. Berikut adalah bahan pembuatan Lad : Rumput laut Kencur Jahe 5 cabe rawit 2 siung bawang putih Bawang merah Tomat Penyedap rasa Cara Membuat Ulek kencur, jahe, bawang merah, bawang putih, cabe rawit dan tomat. Tumis bumbu yang sudah dihaluskan sampai wangi. Lalu masukan rumput laut. Beri sedikit air, oseng-oseng sa...
Lutak-lutak, nama makanan khas asli evav atau kepulauan Kai masyarakat setempat biasanya menyebut "Nuhu Evav" atau kepulauan Kei, yang satu ini memang belum terdengar umum di seluruh nusantara. Lutak-lutak merupakan campuran antara embal dan kenari atau kacang yang ditumbuk sampai halus di tempat penumbukan yang disebut dengan nama lesung dan anak lesung. Alamat Penjual: Jl. Jend. Sudirman, Langgur, Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku Sumber : http://jurnalpengembara.blogspot.co.id/2017/06/menjajaki-pasar-kuliner-tradisional-di-kepulauan-kei-tual-maluku-tenggara.html
Sopi adalah minuman tradisional khas Maluku yang mengandung alkohol. Sopi sendiri berasal dari bahasa Belanda, Zoopje, yang berarti alkohol cair. Keberadaannya illegal namun minuman itu telah berurat dan berakar dalam kehidupan masyarakat Maluku. Sopi hadir dalam banyak upacara atau pesta-pesta adat. Dalam keseharian pun Sopi selalu hadir di tengah masyarakat Maluku. Hal itulah yang menjadi dilema bagi pemerintah daerah untuk menertibkannya. Ada rencana pemda untuk melegalkan, tujuannya untuk mengkontrol produksinya. Sopi yang beredar saat ini di masyarakat mempunyai kandungan alkohol di atas 30%. Sopi masuk ke dalam minuman keras golongan C. Kalau dilegalkan berarti ada kontrol untuk kandungan alkoholnya. Walaupun terus disita aparat kepolisian, tetap saja Sopi masih dikonsumsi dan digemari masyarakat. Karena banyaknya permintaan maka produksinyapun tak pernah berhenti. Di daerah pegunungan yang terjal Sopi masih diproduksi masal oleh penduduk setempat. Seperti di pulau Ambon,...
Kohu-kohu ini mirip sayur urap bila di Jawa. Kohu-kohu terbuat dari ikan teri basah yang dicampur dengan tauge, terung, kacang panjang rebus dan parutan kelapa. Campuran ini lalu dibumbui dengan perasan jeruk nipis, cabai, bawang merah, dan bawang putih. Rasanya sangat nikmat bila disantap dengan kasbi (singkong) rebus. Kohu-kohu sebagai makanan sehari-hari masyarakat Ambon. Alamat & Kontak Penjual: Egen's Warung Jl. Pulau Ayu Gang 5 No.15 samping Hotel Amaris daerah Teuku Umar 081353306413 Facebook: Egen's Warung Sumber: http://www.klikhotel.com/blog/10-makanan-khas-maluku-dijamin-enak/ http://makananoleholeh.com/makanan-khas-maluku/
Masyarakat Maluku memang seakan tak bisa lepas dari yang namanya sagu. Hampir semua jenis makanannya yang terkenal dibuat dari bahan dasar berupa sagu. Memang wajar jika masyarakat Maluku dan sekitarnya menjadikan sagu sebagai produk pangan utama mengingat minimnya tanaman padi di perkebunan Maluku. Biasanya beras hanya dihidangkan pada saat-saat tertentu saja, selebihnya mereka mengonsumsi sagu, jagung, umbi-umbian, dan ketela. Kembali membahas tentang sagu, ada satu jajanan yang sangat digemari warga Maluku, yakni sagu gula. Sagu gula biasanya mempunyai bentuk persegi panjang yang pada bagian atasnya terdapat jejeran gula merah cair yang sudah meresap ke dalam sagu. Sagu gula atau gula sagu kerap dijadikan camilan oleh orang Maluku yang sedang menunggu waktu senja. Biasanya sagu gula dimakan bersama kopi sibu-sibu sebagai bentuk kecintaannya terhadap tanah Maluku. Sumber : http://makananoleholeh.com/makanan-khas-maluku/
Sageru Manis atau tuak. Pohon tuak yang tidak berbuah biasanya mengeluarkan batang buah muda yang nantinya diiris dan dan diambil sarinya ditampung dalam wadah ember (daun tuak) atau juga tampungan dari batang bambu, hasil irisan pertama biasa di daerah Maluku Barat Daya dikenal dengan Tuak/ Sageru manis serta diolah/ dimasak 4 – 5 jam dan diaduk merata dan dimasukan dalam wadah tempurung kelapa (1/4 bagian batok kelapa kering) serta didinginkan dan dijemur untuk menjadi gula merah (gula asli masyarakat dari tuak). Sumber : http://mbd-caesar4u.blogspot.co.id/2010/09/