Budaya Indonesia
220 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Kedaton Ternate - Maluku Utara
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Maluku

Sebuah bangunan yang tampak menyerupai singa duduk tampak begitu kokoh berdiri dengan latar belakang kemegahan Gunung Gamalama. Bangunan tersebut memang tidak bisa menyembunyikan usianya yang sudah sangat tua, namun kondisinya terlihat terawat. Bangunan besar berwarna kuning muda ini seolah hidup dan memicingkan pandangannya ke arah lautan sebagai tanda bahwa ia merupakan sebuah tempat penting dalam sejarah kehidupan Ternate, Maluku Utara. Bangunan anggun nan indah ini adalah Kedaton Kesultanan Ternate.      Kedaton Sultan Ternate ini dibangun pada tanggal 24 November 1813 oleh salah satu Sultan Ternate yang bernama Sultan Muhammad Ali. Luas bangunan berbentuk persegi delapan ini adalah sekitar 1500 meter persegi di atas tanah seluas 1,5 Ha. Menurut sejarah, arsitektur yang membangun Kedaton ini adalah seorang berkebangsaan Cina. Hal inilah yang menjadi sebab adanya beberapa detail oriental di beberapa titik istana seperti tangga dan beberapa sudut bangunan lainny...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Enggo Lari
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Maluku

Enggo Lari, Petak Umpet Khas Maluku Kamis, 6 April 2017 17:22 WIB Ada petak umpet khas Maluku lo, namanya enggo lari. Foto: stayathomemum.com.au Kamu tahu permainan petak umpet kan? Di Maluku juga ada petak umpet, tetapi namanya berbeda, yaitu enggo lari. Seperti apa sih permainan ini? Di Maluku ada tiga nama Permainan petak umpet memang ada di seluruh daerah di Indonesia, termasuk Maluku. Kalau di Maluku permainan ini mempunyai tiga nama, yaitu enggo lari, enggo raja atau enggo basambunyi. Tetapi hanya namanya saja kok yang berbeda. Cara bermainnya tetap sama dengan sedikit keunikan khas Maluku. Enggo lari dimainkan oleh lebih dari dua orang. Satu orang akan menjadi penjaga enggo. Enggo adalah satu titik di mana si penjaga harus menutup mata dan menghitung sementara pemain lainnya berlari dan mencari tempat bersembunyi. Si penjaga harus menjaga enggo agar tidak ada pemain yang bisa menyentuhnya. Sumber: Bobo

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Barbar
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Maluku

Pantun nyanyian Barbar, Maluku Salah satu hal paling berharga yang dilestarikan oleh penduduk Maluku adalah bahasa daerahnya. Tradisi lisan masih menjadi identitas jati diri sebagai pewaris budaya nenek moyang tersebut. Selain puisi, dongeng, legenda, mantra, pantun nyanyian Barbar adalah hal yang terus mereka pelihara. Pantun ini sangat populer khususnya di daerah Letwurung, pulau Barbar Besar.   Contoh pantun syair Barbar [Sumber  gambar ] Dikemas dalam Bahasa daerah, pantun Barbar akan disuguhkan ketika acara-acara adat khusus lengkap dengan diikuti nyanyian bersyair dalam Bahasa Yamdena atau Fordata serta tari-tari adat. Untuk penyampaian, berpantun bisa disampaikan sendiri, berbalasan, atau lengkap dengan iringan musik. Jenisnya pun beragam, mulai dari pantun percintaan, orang tua, nasihat, serta pantun anak-anak.    

avatar
Habibi Rizqi Ramadhan
Gambar Entri
Mas Kawin Kepala Manusia
Ritual Ritual
Maluku

Ritual paling menyeramkan selanjutnya datang dari Suku Naulu di Maluku. Suku ini tersebar di Pulau Seram, yakni Dusun Sepa dan Dusun Nuanea. Di Suku Naulu, masyarakatnya harus memenggal kepala manusia untuk persembahan mas kawin. Tapi, tradisi ini hanya dilakukan ketika melamar anak gadis Raja Naulu. Jadi, calon mempelai prianya harus membawakan kepala manusia sebagai mas kawin. Tradisi ini dilakukan sebagai bukti sang mempelai pria memiliki kejantanan dan keberanian. Suku Naulu juga meyakini kalau persembahan kepala bakal menyenangkan arwah para leluhur. Sumber Artikel :  https://makassar.terkini.id/5-budaya-paling-seram-di-indonesia-salah-satunya-dari-sulawesi-selatan/

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Penamou
Ritual Ritual
Maluku

Tradisi ini berasal dari Suku Naulu di Maluku. Pada tradisi ini, wanita yang tengah mengandung atau memasuki usia dewasa (ditandai dengan mulainya siklus haid/datang bulan) akan diasingkan di rumah kecil berukuran 2x2 meter, beratapkan daun dan berlantai tanah. Pada saat tradisi ini dilakukan, mereka dilarang untuk berkomunikasi atau rumahnya dilewati oleh lelaki.   Sumber: http://www.tentik.com/10-ritual-menyeramkan-yang-pernah-dipraktekan-di-indonesia/

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Persembahan Kepala Manusia
Ritual Ritual
Maluku

Salah satu tradisi di Suku Naulu, Maluku yaitu persembahan kepala manusia karena dipercaya dapat menjaga rumah adat milik mereka. Lebih sadis lagi, tradisi awal ini bertujuan mempersembahkan kepala manusia sebagai mas kawin ketika sang pria ingin meminang seorang istri. Tradisi in terakhir dilakukan pada tahun 2005 setelah penemuan dua sosok mayat manusia dalam keadaan termutilasi.   Sumber: http://www.tentik.com/10-ritual-menyeramkan-yang-pernah-dipraktekan-di-indonesia/

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Bara Suwen
Ritual Ritual
Maluku

Bara Suwen atau bambu gila merupakan atraksi tradisional masyarakat kepulauan Maluku yang paling antik. Atraksi ini dimainkan oleh beberapa orang dengan memegang sebatang ,bambu yang ditiupkan mantra-mantra oleh seorang suku.   Sumber: https://hype.idntimes.com/fun-fact/rio-andhika/menyeramkan-mistis-9-kebudayaan-ini-ada-di-indonesia-c1c2/full

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Tradisi Penggal Kepala
Ritual Ritual
Maluku

Tradisi penggal kepala ini dilakukan oleh suku Naulu yang tersebar di dua wilayah pulau Seram, Maluku. Yaitu berburu kepala manusia sebagai persembahan untuk nenek moyang.   Sumber: https://hype.idntimes.com/fun-fact/rio-andhika/menyeramkan-mistis-9-kebudayaan-ini-ada-di-indonesia-c1c2/full

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
4_Baileo
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Maluku

Baileo, dalam Bahasa Indonesia memiliki arti Balai, merupakan tempat bermusyawarah dan pertemuan rakyat dengan dewan rakyat, seperti saniri negeri dan dewan adat, yang menunjukan bahwa sistem demokrasi sudah dikenal oleh rakyat lima-siwa sejak dulu. Bangunan Baileo ini merupakan satu-satunya bangunan peninggalan yang menggambarkan kebudayaan siwa-lima, karena itulah dipilih sebagai bangunan yang dapat mewakiliki daerah provinsi Maluku. Ada beberapa simbol yang memberikan ciri bahwa itu adalah Rumah adat Balieo. Pertama, Batu Pamali. Pada rumah adat Baileo posisi batu pamali berada di depan pintu tepat dimuka pintu rumah Balieo. Keberadaan batu pamali di muka pintu menunjukan bahwa rumah itu adalah balai adat. Batu pamali adalah tempat untuk menyimpan sesaji. Selain itu, balai adat ini merupakan bangunan induk anjungan. Tiang-tiang yang menyangga rumah berjumlah sembilan yang berada di bagian depan dan belakang, melambangkan jumlah marga yang ada di desa bersangkutan, juga lima t...

avatar
Sobat Budaya