Bahan-bahan 1 Piring 1/2 Kg Cumi Cumi Ukuran Besar 5 Buah Cabe Keriting (Haluskan) 3-7 Buah Cabe Rawit (Haluskan) 1 Buah Tomat Segar (Iris Halus) 4 Buah Bawang Merah Iris Halus 2-3 Sdm Minyak Goreng Secukupnya Garam Secukupnya Gula Secukupnya Terasi (Saya Skip) Langkah 5-7 Menit Siapkan cobek yg terbuat dari tanah liat wajan juga boleh bunda....
Bahan-bahan: 5 buah tahu kopong 3 siung bawang putih 1 sdm tepung maizena petis secukupnya 2 sdm tepung beras 800 ml air Cabe rawit hijau menurut selera Gula merah secukupnya Garam secukupnya Kacang tanah secukupnya Keripik singkong Cara Membuat Tahu Gunting: Larut kan petis dengan air. Tumis bawang putih yang sudah di halus kan. Masukan petis dan tambahkan air. Tambah kan gula merah dan garam koreksi rasa. Masukan kacang tanah goreng yang telah hancur kan. Masukkan larutan tepung maizena dan tepung beras hingga adonan sedikit mengental. masukkan tahunya. Sajikan dengan keripik singkong dan potongan cabe rawit hijau. Sumber: http://situsresep.id/masakan-tahu-gunting-samarinda-272/ Bahan-bahan 5 buah tahu kopong 3 siung bawang putih 1 sdm tepung maizena petis secukupnya 2 sdm tepung beras 800 ml air Cabe rawit hijau menuru...
Bahan-bahan 3 buah Cabai besar 3 buah Cabai kecil 1 buah Terong asam 3 siung Bawang merah 1/2 sdm Gula pasir 1 sdt Garam dapur 1/2 sdt Terasi Langkah Cabai besar, Cabai kecil, plus Terong asam disiram air panas atau direbus dulu sebentar biar mudah nguleknya....
Bahan-bahan 500 gram ikan pari asap 10 buah bawang merah 3 siung bawah putih 30 buah cabe rawit /lebih 1/2 sdt ketumbar 1 sdt merica 3 biji kemiri 1 sdt terasi bakar 3 lembar daun salam 1 ruas laos geprek 1 ruas jahe geprek 1 batang serai geprek 1000 ml santan kental 2 buah tomat potong 4 1 genggam daun me...
Bahan-bahan 1 porsi 4 siung bawang merah 2 siung bawang putih 1/2 buah bawang bombay 1 buah jagung 1/4 kg buncis 1/2 tempe ukuran sedang 1 cabai besar Garam Gula Langkah 15 menit Iris halus bawang merah, bawang putih, bawang bombay. Tumis bawang bawangan yang sudah diiris halus tadi dengan sedikit minyak goreng. ...
Salah satu tradisi Masyarakat Paser yaitu membuat emping dari beras ketan muda yang dikenal dengan sebutan Pontaq dalam bahasa Paser. Di media sosial mungkin banyak kita jumpai bentuk penulisannya menggunakan kata "Ponta" saja. Namun pada kenyataannya lidah orang Paser tetap saja menyebutnya dengan penekanan pada akhir kata "Ponta" tersebut, dengan demikian jika dituliskan akan menjadi "Pontaq". Hal ini tidak jauh berbeda dengan kata "Louq" untuk rumah, bukan "Lou". Pada proses pembuatan pontaq akan dimulai dengan memilih padi ketan muda yang masih mentah ( pare pulut ) dari ladang, padi ketan yang di ambil harus yang benar-benar pas tidak boleh terlalu muda dan tidak boleh terlalu tua. Proses ini perlu ketelitian dan keahlian dalam memilihnya dan ini biasanya dilakukan oleh ibu-lbu. Tahap selanjutnya adalah melepaskan buah padi ketan dari tangkainya yang disebut "ngikis". Dinamakan "ngikis" karena pada tahap ini kita akan melepaskan bulir padi dari tangka...
Bahan-bahan 2 gelas tepung beras 200 ml santan kara 1 gelas air dingin 5 gelas air panas secukupnya garam secukupnya Daun Pisang Langkah Campur tepung, santan kara, garam secukupnya. Aduk hingga merata Masukkan air panas ke dalam adonan tadi Tuang ke dalam cetakan serabai, masak selama kurang lebih 3 menit. Masak dengan api sedang Setelah matang, angkat serabai dan bungkus dengan daun pisang....
Bahan-bahan 1 porsi 10 biji buah rambutan koyakan 1 buah jeruk sambal 5 buah cabe rawit garam (sesuai selera) air matang (sesuai selera) Langkah 15 menit Kupas buah rambutan dan iris Campur perasan jeruk sambal (kalo suka masukan sama irisan kulitnya), irisan cabe rawit, garam, dan sedikit air. Sumber : https://cookpad.com/id/resep/1887629-asinan-rambutan-kalimantan
Jelai, Nasi Bergula Rendah dari Kukar Jelai (Hordeum vulgare) adalah bahan pokok sereal pada era Mesir kuno yang biasa digunakan untuk membuat roti. Pemerintah Daerah Provinsi Kaltim mengembangkan tanaman Jelai sebagai alternatif beras. Tanaman ini mudah dibudidayakan, di lahan kering sekalipun. “Tanaman ini bisa ditanam di ladang dan bukit-bukit,” tambah Andriani Noor Koordinator Penyuluh Pertanian Provinsi Kaltim. Dengan jarak tanam 50 x 70 cm, dalam satu hektar bisa menghasilkan 5 ton biji Jelai. Biji Jelai bisa dipanen setelah tanaman berumur 5 bulan. Kulit bijinya perlu dilepas. Belum ada alat khusus untuk melepaskan kulit biji. Untuk sementara, masyarakat Kaltim melepas kulit biji Jelai dengan menggunakan penggilingan padi. Ukuran biji Jelai lebih besar dari biji gabah. Karena itu, menggiling biji Jelai dengan penggilingan padi, membuat bijinya pecah dan kurang bagus penampilannya. Harga biji Jelai cukup mahal dibandingkan harga ber...