Yogyakarta Selain dikenal sebagai kota pelajar, Yogyakarta juga dikenal sebagai kota batik. Banyak sekali batik khas yogyakarta, yg sudah tersebar di seantero nusantara. Sebut saja, batik kawung, truntum, dan sido asih. Masing-masing batik tersebut, memiliki filosofinya sendiri-sendiri. Sebut saja Truntum, yg memiliki filosofi sebagai simbol cinta yang tulus tanpas syarat, abid, dan semakin lama semakin subur (Tumaruntum). Disini, kita akan membahas Batik Pamiluto. Apa sih Batik Pamiluto itu? Batik Pamiluto biasa dikenal sebagai batik pengantin, yang biasanya digunakan oleh ibu dari pihak mempelai wanita. Batik pamiluto biasa digunakan untuk kain panjang pada saat pertunangan. Batik Pamiluto sendiri menggunakan zat warna yang berasal dari soga alam. Batik Pamiluto merupakan perpaduan motif Parang, Ceplok, Truntum, dan lainnya. Batik Pamiluto sendiri mempunyai filosofi dari asal kata "pulut", yang artinya adalah perekat, atau dalam bahasa jawa bisa berarti "kepilut", yang artinya...
EMPING MELINJO PEDAS Emping adalah sejenis makanan ringan sebangsa keripik atau kerupuk yang terbuat dengan cara menghancurkan bahan baku (biasanya terbuat dari biji melinjo) hingga halus kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari.Proses pembuatan emping melinjo diawali dengan menyangrai melinjo, kemudian dikupas dan ditipiskan dengan sejenis palu dari batu. Makanan ini banyak dihasilkan oledih pengusaha kecil, biasanya emping melinjo diproduksi oleh industri daerah misalnya di Kabupaten Klaten, Kabupaten Batang,Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Yogyakarta, serta Jawa Timur, yaitu di Kabupaten Magetan dan di Kabupaten Bantul. Emping sebagian diekspor ke Timur Tengah dan Amerika Serikat. Emping juga disertakan dalam penyajian bubur ayam atau bubur nasi, gado-gado, ketoprak, soto betawi, dan lain sebagainya. Sebagai makanan ringan yang berdiri sendiri emping juga dijual dalam bentuk emping balado pedas, manis pedas, gurih pedas, dll. Pembuat...
Pada tahun 1872 di Banjarnegara lahirlah seorang putera dari KH Syuhada yang diberi nama Ibrahim. Diusia remaja Ibrahim telah belajar pencak silat dan kelak ia dikenal aktif menggunakan ilmu pencaknya untuk menentang penjajah belanda. Hal ini kerap membuatnya menjadi buronan belanda. Dalam statusnya yang sering menjadi buronan belanda, ia kerap berkelana dari satu tempat ke tempat lainya. Selain bersembunyi,ia juga mendalami dan mengasah ilmu pencaknya. Ia pernah singgah ke batavia, pada seorang kerabatnya disana. Namun di sana ia juga sering membuat onar terhadap belanda hingga akhirnya ia berangkat ke tanah suci Mekah. Setelah menikah dengan puteri KH Ali, ia mendirikan pondok pesantren Binorong di Banjarnegara. Sepulang dari tanah suci ia berganti nama menjadi KH Busyro Syuhada. Pondok pesantren Binorong semakin berkembang pesat. Diantara santri-santrinya antara lain : Achyat (H Burhan) adik misan Ibrahim, M Yasin (Abu Amar Syuhada) adik kandung, dan Sudirman (Pang...
Hanifah Hasnamuthia Ramadhani 16118077 / SITH-S #OSKMITB2018 KAIN TENUN KHAS DAERAH (ACEH) Tenun adalah hasil kerajinan yang berupa (bahan) kain yang dibuat dari benang (kapas sutra dan sebagainya) dengan cara memasuk-masukkan pakan secara melintang pada lungsin. (Menurut KBBI) Di negeri Indonesia yang kaya akan budaya dan bermacam ragam adat ternyata memiliki kerajinan tenun yang tidak hanya berasal dari satu daerah. Hampir di seluruh penjuru pulau Indonesia memiliki kain tenun khas dari daerahnya masing-masing. Dari daerah masing-masing tersebut, kain tenun memiliki nama yang berbeda di setiap daerahnya. Sekarang kita akan melihat terlebih dahulu aneka kain songket dari macam daerah. Sebut saja di Jambi, Palembang di pulau Sumatera seperti Aceh, Sumatera Utara seperti Batak menyebut kain tenunnya dengan sebutan Ulos, di Sumatera Barat seperti Minangkabau kain tenun songket ternamanya adalah Pandai Sikek dan Silungkang, Riau menyebutnya sebagai Ten...
Candi Mendut merupakan candi yang berada di wilayah Magelang yang bercorak Buddha. Candi Mendut ini merupakan candi paling populer di wilayahnya setelah Candi Borobudur. Candi tersebut terletak di kawasan wilayah percandian di Jalan Mayor Kusen Kota Mungid. Candi ini juga dibangun pada masa periode yang sama dengan candi terpopuler yaitu Candi Borobudur tepatnya pada abad ke-8 di masa Dinasti Syailendra. Jika dilihat dari arah mata angin, candi ini terletak sekitar 38 km ke arah barat laut dari Yogyakarta. Candi ini memiliki tiga buah arca Buddha didalamnya. Jika diteliti lebih dekat dinding-dinding candi ini terdapat hiasan-hiasan relief yang terpahat sangat rapi hingga sekarang. Candi yang memiliki bentuk dasar segi empat ini, berketinggian secara menyeluruh sekitar 26,40 m. Di dinding-dinding luar dari candi ini dapat terlihat Jaladwara atau merupakan saluran pembuangan air dari selasar yang pastinya terlih...
Saya sendiri adalah keturunan dari HB 7 Yogyakarta, jadi ayah saya masih mewarisi Keris dari Kraton, dan berikut pendapat dari ayah saya mengenai pencucian Keris. Keris itu kalo buat para milenial udah gak cocok kalo di kesankan punya kekuatan magis yg akhirnya harus di cuci setiap bulan suro. Jadi di simple kan aja, bahwa keris itu sama kayak hasil karya seni yg di buat dng pashion yg tinggi, makannya dia bisa mengeluarkan aura tertentu, perkara teknis nya emang njlimet itu emang karena di bikin dng pashion bukan karena mistis nya. Dan keris itu di bikin dengan ilmu metalurgi yg mumpuni, ada beberapa logam yg di campur dan di tempa berbarengan dan di bakar dengan teknik tertentu yg itu bikin hasil akhir nya jadi besi yg sangat kuat dan sangat tajam, dan campuran mineral besi nya ini dan teknik produksi nya yg khusus yg memang menghasilkan aura yg bisa terpancar dari keris itu, dan karena di buat dengan passion yg besar hasil nya secara estetika juga sangat indah. Nah proses members...
Kita belum terlalu mengenal makanan keraton jogja, tentunya sangat unik bukan?, ya, makanan ini dihidangkan khusus sultan-sultan jogja. makanan ini sangat unik karena diracik langsung oleh abdi dalem sultan dan kadang sultan sendiri yang meraciknya.Sebagai seorang Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono sangat dihormati dan diperlakukan dengan istimewa oleh rakyat, keluarga hingga abdi dalem-nya. Dalam hal makanan, Sri Sultan juga mendapat berbagai hidangan yang spesial dan tentunya lezat. Makanan yang disajikan untuk Sri Sultan dimasak oleh para abdi dalem di pawon atau dapur khusus yang berada di dalam keraton. Hidangan yang sudah dimasak selanjutnya dihantarkan oleh abdi dalem ke lokasi tempat makan Sri Sultan. Dalam menyajikan makanan untuk Sri Sultan ada tata caranya tersendiri yang disebut tata cara ladosan dhahar dalem. Namun tata cara ini tetap disesuaikan dengan kebiasaan makan Sri Sultan masing-masing. Mungkin kalian bingung, apakah makanan ini dapat kita coba?...
Pecel atau pecal adalah makanan yang menggunakan bumbu sambal kacang sebagai bahan utamanya yang dicampur dengan aneka jenis sayuran. Makanan ini populer terutama di wilayah DI Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Asal kata dan daerah pecel belum diketahui secara pasti. Dalam Bahasa Jawa, pecel dapat diartikan sebagai "tumbuk" atau "dihancurkan dengan cara ditumbuk". Pecel berasal dari Ponorogo, Jawa Timur karena sambal kacang yang digunakan dalam campuran pecel juga digunakan dalam bumbu sate Ponorogo. Makanan ini mirip dengan gado-gado yang dibedakan oleh bahan dan tekstur bumbunya. #OSKMITB2018
Prosesi pingitan merupakan ritual yang biasa dilakukan oleh pasangan pengantin yang melaksanakan pernikahannya menggunakan ada jawa, khususnya Yogya. calon pengantin putri tidak diperbolehkan keluar rumah atau bertemu calon pengantin putra sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, yaitu sebelum acara akad nikah. Kedua mempelai harus tidak saling bertemu dulu. Lalu, apa sih manfaat sebenarnya dari pingitan itu? Berikut ini dalam manfaat-manfaat pingitan: • tujuan dari pelaksanaan pingitan adalah agar pengantin terpantau setiap saat dan bisa merasa bugar pada saat hari pernikahan tiba. • Selain agar pengantin terpantau setiap saat, pingitan juga mempunyai manfaat supaya ada rasa rindu dan berdebar- debar yang muncul di antara kedua calon mempelai. Jadi ketika keduanya bertemu di hari pernikahan , ada rasa rindu yang memuncak. •Tradisi pingitan juga dilaksanakan guna merawat tubuh mempelai wanita, agar saat pernikahan tiba, a...