Tahu Isi ini sering disebut tahu susur di Semarang. Isi nya biasa berupa sayur atau rebung. Masing-masing mempunyai rasa yang berbeda. Dan ini adalah resep tahu susur rebung Bahan-bahan: 8 buah tahu pong 2 buah wortel (potong seperti bentuk korek api) 1 buah rebung (potong seperti bentuk korek api) 1 siung bawang putih (cacah) garam secukupnya tepung terigu dicairkan dengan air Cara membuat: Dengan sedikit minyak tumis bawang putih dan segera tambahkan wortel, kol dan taoge. Beri garam secukupnya. Setelah semua sayuran matang segera angkat. Tahu pong di belah bagian tepinya Isi sayuran ke dalam tahu Celupkan dalam tepung terigu yang telah dicairkan dengan air Goreng hingga matang. Sumber: 1] http://susan-foodstory.blogspot.co.id/2010/03/tahu-susur-tahu-isi.html 2] http://www.diahdidi.com/2016/02/rupa-rupa-tahu-isi.html#.WjiNq9KWbIW
Tahu pong semarang mirip dengan tahu susur jogja. Bedanya adalah dari bahan tahu dan adonan pencelupnya. Tahu pong semarang menggunakan tahu pong atau tahu goreng kering dan bahan pencelup yang lebih encer, sedangkan tahu susur jogja menggunkaan tahu yang lebih lembek seperti tahu kuning atau tahu putih yang dibelah jadi dua dengan adonan pencelup yang lebih kental. Bahan: 10 buah tahu pong siap pakai Bahan pencelup: 100 gr tepung teripu protein rendah/sedang 2 sdm tepung beras 1/2 sdt bumbu kaldu bubuk / garam sesuai selera 1/2 cm kunyit, haluskan 1//4 sdt ketumbar, haluskan 1 siung bawang putih, haluskan Bahan isi: 2 bh wortel, potong seukuran korek api 25 gr tauge panjang 5 lb kol, iris halus 3 ekor udang segar, geprek 1 sdt bumbu kaldu ayam bubuk / garam secukupnya 1/2 sdt gula pasir 500 ml air 1 batang daun bawang, iris halus Bumbu halus untuk m...
Tekstur daging sate kerbau empuk mirip dengan dendeng sapi dan rasanya sangat lezat. Sate kerbau banyak dijual di sekitar Jalan Gang I, Jalan Gang III, maupun Jalan Pemuda, Kota Kudus. Penjual sate kerbau yang paling legendaris di Kudus adalah Pak Min yang berjualan dari pukul setengah 8 sampe 10 pagi. RM/Toko yang Menyediakan : Sate Kerbau Nusantara Rumah Makan Alamat: Jl. Getas Pejaten, Getas Pejaten, Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah 593439 Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-kudus/
Geplak sari berwarna putih dan rasanya dominan manis. Makanan ringan yang keberadaannya sudah jarang ditemui ini memang sudah jarang dibuat oleh masyarakat Kudus. Entah karena proses pembuatannya yang susah atau bahan bakunya yang sudah susah didapat. Makanan ini sering disajikan saat momen lebaran tiba. Geplak sari masih dilestarikan oleh masyarakat yang tinggal di Desa Padurenan, Kecamatan Gebog. Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-kudus/
Tape ketan adalah makanan yang dibungkus menggunakan daun pisang, sesuai namanya dibuat dari beras ketan dan singkong. Tape ketan biasanya hadir melengkapi acara tertentu yang digelar di Kota Kudus. Salah satu daerah yang warganya banyak membuat tape ketan adalah Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Tape ketan merupakan makanan wajib yang harus disuguhkan kepada tamu saat ada acara hajatan di Kota Kudus Selatan. Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-kudus/
Seperti namanya, satu porsi makanan ini berisi nasi putih dan campuran masakan berbahan dasar daging ayam yang dimasak dengan bumbu khas Kudus. Selain itu ada berbagai macam menu yang disajikan seperti tahu telur, ayam goreng, bahkan juga pempek. Ukuran daging yang dihidangkan cukup besar, itulah yang menjadi keunikan nasi ayam mentog ini. Nasi Ayam Mentog Kasmini berada di Pasar Kliwon. Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-kudus/
Makanan khas Kudus yang satu ini sering disajikan saat lebaran tiba. Terbuat dari beras ketan yang dicampur dengan kelapa parut kemudian dibungkus dengan daun kelapa dan diolah dengan cara direbus. Isi dari adonan lepet biasanya adalah kacang tolo, namun sekarang sudah mengalami modifikasi yaitu diisi dengan nangka atau pisang. Lepet dibuat sebagai simbol permintaan maaf, sejalan dengan arti dari lepet yang berasal dari kata lepat atau luput yang artinya kesalahan. Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-kudus/
Wedang coro Kudus dibuat dari campuran gula aren, jahe, gaul atau irisan kelapa yang digoreng, merica, sereh, cengkih, dan tepung beras serta ditambah sedikit garam. Rasa wedang coro khas Kudus manis dengan paduan sedikit rasa pedas dan gurih. Warnanya krem dan teksturnya lebih kental dari bubur. Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-kudus/
Menu makanan yang dijual di sekitaran Masjid Menara Kudus, Jawa tengah ini menggunakan daging kerbau yang empuk serta bumbu jangkrik yang pedas sebagai campurannya. Ditambah lagi dengan aroma daun jati yang digunakan untuk membungkusnya, menambah keunikan kuliner ini. Nasi jangkrik sama sekali tidak memakai jangkrik dalam campuran masakannya. Nama jangkrik hanya digunakan untuk menarik minat pembeli saja agar terdengar unik dan membuat penasaran. Satu porsi nasi jangkrik daun jati dijual dengan harga 15 ribu rupiah saja. Nasi ini biasanya disajikan bertepatan dengan tanggal 10 Muharram atau bertepatan dengan tradisi buka luwur masyarakat Kudus. Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-kudus/