Gairah rasa rindu dan gambaran tentang kampung halaman selalu bergejolak menjelang masa lebaran. Mudik, merupakan momentum paling dinanti oleh anggota masyarakat yang sibuk mencari nafkah di luar kampung halamannya. Pada momentum itu lah seluruh keluarga berkumpul berbagi rasa rindu dan cinta akan kehangatan keluarga. Mudik pada umumnya adalah kegiatan perantau/pekerja migran untuk kembali ke kampung halamannya. Mudik di indonesia identik dengan tradisi tahunan yang terjadi menjelang hari raya besar keagamaan misalnya menjelang Lebaran. Pada saat itulah ada kesempatan untuk berkumpul dengan sanak saudara yang tersebar di perantauan, selain tentunya juga sowan dengan orang tua. Transportasi yang digunakan antara lain : pesawat terbang, kereta api, kapal laut, bus, dan kendaraan pribadi seperti mobil dan sepeda motor, bahkan truk dapat digunakan untuk mudik. Tetapi lebih banyak mobil dan motor.Tradisi mudik muncul pada beberapa negara b...
Kue rangi adalah salah satu kue tradisional yang berasal dari Betawi. Kue tersebut merupakan salah satu jenis makanan yang sangat mudah dijumpai di daerah Jakarta, Bekasi, dan sekitarnya. Misalnya saja di pinggiran jalan, di depan masjid, bahkan pada saat acara car free day . Rasanya yang manis dan enak membuat kue tersebut laris oleh anak-anak, remaja, dan bahkan orangtua. Bahan pembuatnya sangat mudah didapatkan di pasar atau toko setempat. Bahan utama untuk membuat kue tersebut adalah kelapa tua, tepung kanji, air, dan juga garam. Cara membuatnya pun mudah hanya tinggal mencampurkan tepung kanji dengan kelapa parut yang kemudian dipanggang dengan cetakan khusus diatas tungku kecil. Hasilnya adalah kue yang berbentuk seperti kue bandros, namun perbedaannya adalah kue rangi diberi gula merah cair diatasnya dan ukurannya lebih kecil. Baunya sangat harum dan rasanya sangatlah enak. Hal tersebut membuat lidah para pengonsumsinya merasa ingin terus memak...
Tugu Manggis merupakan tugu modern yang menggambarkan Wilayah Kemanngisan. Tugu ini menjadi icon di Kemanggisan. Tugu ini berbentuk seperti Tugu di jogja tetapi di atasnya terdapat buah manggis yang matang dan setengah terbuka. Ini menggambarkan Wilayah Kemanggisan yang makmur dan bersatu. Warna orange pada tugu ini mewakili suku Betawi. Selain itu Tugu ini juga berfungsi sebagai pemecah lalu lintas. Dengan adanya tugu ini lalu lintas di Kemanggisan. #OSKMITB2018
Nasi uduk adalah sebuah makanan asli dari betawi. Nasi uduk pertama kali berasal dari melayu yang datang dari pulau sumatera yang kemudian dibawa ke pulau jawa. Nasi uduk terbuat dari beras yang dimasak dengan santan kelapa, daun serai, daun jeruk dan laos. Nasi yang terbentuk memiliki warna yang lebih pucat dari nasi biasa. Selain itu, rasa yang dihasilkan lebih gurih dibandingkan dengan nasi biasa dan aroma yang dihasilkan lebih harum. Setelah nasi uduk selesai dimasak, nasi uduk biasa dihidangkan dengan telur dadar yang dipotong panjang, orek tempe, sambal, bawang goreng, tahu/tempe goreng dan lalapan. Sekarang, nasi uduk mudah sekali ditemukan di restoran kaki lima. Rasanya yang gurih dan harganya yang relatif murah menjadi favorit orang-orang jakarta. Nasi uduk biasa ditemukan bersama ayam goreng, ayam bakar, lele goreng dll. #OSKMITB2018
Sumber :www.google.com Kekayaan Betawi akan seni dan budaya mendukung terciptanya ornamen-ornamen yang menjadi ciri khas pada arsitektur Betawi, ornamen-ornamen tersebut tak hanya sebagai penghias bangunan namun juga memiliki falsafah dalam kehidupan masyarakat Betawi. Salah satunya adalah Gigi Balang ornamen ini biasanya di temukan di rumah-rumah penduduk betawi. Di DKI Jakarta Gigi Balang juga sering di temukan di jalan-jalan layang seperti di Jalan Layang Ciledug-Tendean. Di sepanjang Jalan Layang Ciledug- Tendean terdapat ornamen hiasan ialah Gigi Balang. Gigi balang diwarnai dengan warna hijau dan kuning yg memiliki makna tersendiri yang sangat mendalam. Warna kuning melambangkan kehangantan, cerdik , dan berbakat dalam bisnis. Warna hijau melmbangkan harmoni dari ragam betawi yang bisa berkolaborasi dengan suku-suku lain. Selain dari warnanya, bentuk gigi balang memiliki makna tersendiri. Bentuk ornamen segitiga berjajar menyerupai gigi belalang yang melambangkan ba...
Sumber :www.google.com Kekayaan Betawi akan seni dan budaya mendukung terciptanya ornamen-ornamen yang menjadi ciri khas pada arsitektur Betawi, ornamen-ornamen tersebut tak hanya sebagai penghias bangunan namun juga memiliki falsafah dalam kehidupan masyarakat Betawi. Salah satunya adalah Gigi Balang ornamen ini biasanya di temukan di rumah-rumah penduduk betawi. Di DKI Jakarta Gigi Balang juga sering di temukan di jalan-jalan layang seperti di Jalan Layang Ciledug-Tendean. Di sepanjang Jalan Layang Ciledug- Tendean terdapat ornamen hiasan ialah Gigi Balang. Gigi balang diwarnai dengan warna hijau dan kuning yg memiliki makna tersendiri yang sangat mendalam. Warna kuning melambangkan kehangantan, cerdik , dan berbakat dalam bisnis. Warna hijau melmbangkan harmoni dari ragam betawi yang bisa berkolaborasi dengan suku-suku lain. Selain dari warnanya, bentuk gigi balang memiliki makna tersendiri. Bentuk ornamen segitiga berjajar menyerupai gigi belalang yang melambangkan ba...
Benteng sembilan atau biasa disebut dengan "gedong 9" berada di Rawaterete Cakung yang tepatnya terletak di kampung petukangan, Rawaterate, Cakung, Jakarta Timur. Pada zaman Belanda benteng ini digunakan sebagai gudang peluru oleh pihak Belanda karena pada saat itu Cakung merupakan salah satu daerah penting yang mana akses dari bekasi ke batavia hanya dapat ditempuh melalui cakung. Tak hanya itu benteng ini dahulunya digunakan pula sebagai pos pemeriksaan Cakung di areal ini. Pada zaman Belanda bangunan ini pun dinamai "Ammonitie Opslagplaaps" yang berarti gudang amunisi tentara Belanda. menurut sejarah bagunan ini dibagun pada tahun 1930-an dan terdapat isu yang mengatakan bahwa terdapat benteng lain yang masih terkubur di sini bahkan kabarnya ada bunker yang terhubung sampai ke pelabuhan Tanjung Priok sebagai jalur angkut amunisi. Menurut warga sekitar pada tahun 1980-an mereka terkadang masih menemukan sisa sisa peluru Belanda, tetapi karena tempat tersebut tidak lagi t...
Jakarta adalah ibukota Indonesia, saya sangat cinta dengan kota yang keras ini. Banyak warna-warni budaya yang menghiasi kehidupan kita. Macet dimana-mana, kriminalitas tak ada habisnya, banjir setiap tahun datang 'mampir'. Pemprov DKI Jakarta telah banyak melakukan usaha untuk menanggulani masalah masalah tersebut. Tapi, dibalik semua kelamnya kehidupan Jakarta, ada yang saya sukai, yaitu makanan ringan atau kue tradisional. makanan ringan khas betawi kebanyakan bercita rasa gurih atau manis. Namun, ada juga yang rasanya manis dan gurih, yaitu kue rangi. mungkin untuk anak anak yang lahir tahun 1990-2000 kenal dengan makanan ini. Setiap sore sehabis bermain bersama teman teman pasti selalu ada penjual kue rangi keliling yang menjualnya dengan hanya Rp 3000 satu porsinya. Namun dewasa ini sudah jarang sekali penjual kue rangi keliling. Baiklah bagi yang tidak tahu saya akan mencoba menjelaskan sebisa saya. Kue rangi, atau juga disebut sagu rangi, adalah salah sa...
Upacara cukur rambut merupakan salah satu ritual yang sangat khas dari kebudayaan betawi. Setelah bayi lahir dan berumur 40 hari, umumnya di suku betawi dilakukan upacara cukur rambut tersebut. Biasanya upacara ini disebut sebagai upacara cukur rambut bayi 40 hari. Upacara ini dilakukan karena dianggap oleh orang - orang dari suku betawi untuk membuang bulu haram yang tumbuh sejak dari kandungan ibunya atau dengan kata lain bayi yang sudah dicukur dalam upacara tersebut nanti akan tumbuh sehat dan akan dijauhkan dari sakit penyakit sejak kecil hingga dewasa. upacara tersebut diawali oleh pembacaan kitab maulid oleh ustad atau bapak kyai. kemudian bayi digendong oleh bapak-nya didampingi oleh pembawa nampan yang berisi kelapa hijau, mangkok yang berisi air kembang, gunting kecil dan minyak wangi. bayi kemudian diarahkan kehadapan para peserta upacara lalu rambut bayi digunting diawali oleh bapak kyai atau ustad kemudian diikuti oleh peserta upacara hingga semua kebagian untuk m...