Bahan-bahan 2 bks nangka muda 5 sayap ayam Tempe busuk 5 miri 2 sdt kemiri 4 bawang putih 1 santan kara Garam Gula jawa Micin Daun salam Laos Langkah Rebus bawang putih miri dan tempe busuk. Kemudian haluskan. Tumis bersama salam laos Rebus nangka dan sayap ayam. Setelah mendidih masukan hasil tumisan. Tambah gula micin dan garam serta santan. Biar sedikit menyusut airnya. Koreksi rasa. Sumber: https://cookpad.com/id/resep/4905078-gudeg-gori-solo
Bahan-bahan 1 jantung pisang ukuran sedang secukupnya Ikan asin teri Bumbu halus : 7 bawang merah 5 bawang putih Cabe secukupnya (Krn saya suka pedas) 3 butir kemiri secukupnya Ketumbar bubuk 3 lbr daun salam 3 lbr daun jeruk purut 1 ruas Laos digeprek 1 sereh digeprek 1 santan kara Gula merah secukupnya Garam 500 ml Air Langkah Cuci bersih jantung pisang, kupas ambil yang dalamnya aja, yang berwarna putih. Masak jantung pisang didihkan sambil dikasih garam, untuk menghilangkan lendirnya. Setelah masak sisihkan, buang airnya tiriskan. Cuci bersih teri. Haluskan bumbu. Tumis bumbu sebentar dgn teri, lalu tambahkan air 500 ml, masukan jantung pisang, salam sereh Laos, daun jeruk, garam, gula merah. Kemudian masukan santan, aduk lagi, koreksi rasa, kala...
Bahan-bahan 125 gr terigu 1.5 sdm gula pasir 1/2 sdt permipan Sejumput garam 1 sdm mentega secukupnya Air hangat Unti: 100 gr kelapa parut 1 lembar daun pandan potong potong secukupnya Gula pasir Sedikit air Langkah Campur terigu, permipan, gulapasir, aduk rata. Tambahkan air hangat sedikit sedikit sampai setengah kalis. Masukan garam dan mentega.uleni sampai rata. Diamkan 15-20 menit tutup serbet. Sambil nunggu 15menit, kita bikin unti. Masak kelapa parut, sedikit air, daun pandan. Manis sesuai selera. Masak sampai kelapa kering tidak keluar air. Angkat. Sisihkan. Setelah 15 menit, uleni sebentar bulet bulet saya jadi 9 buletan. Ambil satu buletan pipihkan. Isi dengan unti buletkan lagi. Kemudian pipihkan. Lakukan sampai habis. Panaskan teplon, tata pia. Panggang dengan api kecil. Setelah bawahnya coklat, balik...
Bahan-bahan Bahan kulit: 250 gr terigu 1 sdkm ragi saf 1 butir telur 2 sdkm mentega 3 sdkm gula pasir 150 ml air Bahan isi: 500 gr kurma,buang bijinya 1 saset Vanili bubuk Langkah Campur semua bahan kulit kecuali mentega. Setelah adonan setengah kalis, masukkan mentega. Adon sampai benar benar kalis dan tidak lengket. Diamkan 30 menit hingga adonan mengembang. Bahan isi: masukkan daging kurma kedalam blender. Beri secukupnya air. Blender hingga halus. Setelah itu masak hingga kering. Jgn lupa masukkan vanili bubuk. Setelah matang, dinginkan lalu bulat bulatkan. Kempiskan adonan. Ambil secukupnya dan beri isian kurma. Bulatkan, diamkan lagi sekitar 10 menit. Panaskan teplon dengan api kecil. Masak sambil ditekan sampai agak pipih. Setelah bawahnya kecoklatan, lalu dibalik, ditekan lagi, begitu seterusnya. Selamat mencoba dan m...
Bahan-bahan 1/2 papan tempe (yg harga 5rb di Samarinda) 1 ikat kecil kacang panjang 2 sdm udang kering yg kecil2 1 butir kelapa muda ukuran kecil Bahan bahan : 3 siung bawang putih 5 siung bawang merah 15 buah cabe rawit 2 buah tomat ukuran sedang Secukupnya tempe busuk 1 ruas lengkuas geprek 1 lembar daun salam 1 sdm garam 1 sdt gula pasir...
Bahan-bahan 1 ikat daun kacang panjang 1 buah wortel 3 buah labu siam kecil 800 ml air 1/2 bungkus santan instan 1 lmbr daun salam 1 ruas lengkuas,geprek Secukupnya garam,gula & kaldu bubuk *kaldu bs diskip Bumbu halus : 1 ruas kencur 4 bawang merah 2 bawang putih 1 kemiri 1 sdt ketumbar bubuk 1/4 sdt kunyit...
G amelan Kiai Kanjeng bukan nama grup musik, melainkan nama sebuah konsep nada pada alat musik “tradisional” gamelan yang diciptakan oleh Novi Budianto. Kalau dalam khasanah musik Jawa terutama pada gamelan lazimnya sistem tangga nada yang dipakai adalah laras pentatonis yang terbagi ke dalam dua jenis nada yakni pelog dan slendro, maka gamelan yang digubah oleh Novi ini tidak berada pada jalur salah satunya, alias bukan pelog bukan slendro. Disebut demikian karena memang bila ditilik dari konsep tangga nadanya, ia berbeda dengan gamelan-gamelan pentatonis baik yang pelog maupun slendro. Meskipun bila ditinjau dari segi bahan dan bentuknya gamelan KiaiKanjeng tetaplah sama dengan gamelan Jawa pada umumnya. Dan perbedaan nada tersebut terletak pada jumlah bilahannya serta kenyataan bahwa gamelan KiaiKanjeng juga merambah ke wilayah diatonis, meski tidak sepenuhnya. Tepatnya: sel-la-si-do-re-mi-fa-sol, dengan nada dasar G=do atau E Minor. K onsep n...
Ketoprak Ongkek merupakan salah satu kesenian masyarakat yang ada di kampung Tegal Gendu, Prenggan, Kota Gede, Yogyakata. Kesenian tersebut berawal dari kegelisahan warga terhadap penekanan dari kolonel belanda yang terus menerus menekan warga golongan bawah. Kondisi psikologis yang tertekan akhirnya memaksa rakyat golongan bawah menciptakan kesenian Ketoprak Ongkek. Ketoprak ini ditampilan warga dari satu tempat ke tempat lain untuk menghibur masyarakat Tegal Gendu. Awalnya kesenian ini bernama Ketoprak barangan hingga kemudian berubah dan lebih dikenal sebagai Ketoprak Panggung, karena ditampilkan dari satu panggung ke panggung yang lain. Hingga akhirnya kesenian ini disebut sebagai Ketoprak Ongkek. "ongkek" sendiri berasal dari suara "ongkek-ongkek" yang keluar dari alat pembawanya. Seni adalah alat komunikasi yang paling bisa diterima oleh semua kalangan. Hal itu juga terbukti pada Ketoprak Ongkek. Ketoprak Ongkek menawarkan cerita-cerita jenaka yang selain sebagai hiburan untuk r...
Pada awalnya, motif batik keraton sangat eksklusif. Rakyat biasa tidak diperkenankan untuk memakai motif ini karena yang boleh memakai hanya Sultan dan keluarganya saja. Namun belakangan, peraturan tersebut dicabut dan rakyat biasa sudah boleh memakai motif ini. Diantara penyebab eksklusifnya motif ini adalah karena penemu motif awalnya adalah putri-putri keraton Yogya sendiri yang notabene masih anggota keluarga Sultan. Sebenarnya, sangatlah banyak model baju batik yang dimiliki oleh Keraton Yogya, namun yang di gambar ini adalah yang paling populer. https://satujam.com/motif-batik-indonesia/