Kemerdekaan Indonesia
1.343 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Es bulbul
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Es bulbul adalah salah satu dari seribu jenis es campur yang tersebar di Indonesia, khususnya di daerah desa di Jawa barat, es bulbul biasanya dihidangkan untuk menemani menyantap opor di hari raya, dan biasanya dijual oleh pedagang kaki lima di sekolah. Yang membedakan es bulbul dengan es campur lain adalah cara pembuatannya, yaitu dengan memanaskan buah seperti nanas, pepaya, melon, bengkoang, dll ke dalam air gula. Memang hal ini membuat rasa asli buah akan hilang, namun dari campuran buah dan gula akan tercipta sebuah rasa baru. Es bulbul cocok untuk orang yg tidak suka buah tertentu, karena rasa buah yang tidak kita suka sudah hilang. Uniknya lagi meskipun dibilang "es" tapi masih banyak yg menyantap es bulbul selagi hangat. OSKMITB2018

avatar
Oskm18_16018_muhammadilham_
Gambar Entri
Klepon
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Klepon atau kelepon adalah sejenis makanan tradisional atau kue tradisional Indonesia yang termasuk ke dalam kelompok jajan pasar. Makanan ini terbuat dari tepung beras ketan yang dibentuk seperti bola-bola kecil dan diisi dengan gula merah lalu direbus dalam air mendidih. Klepon yang sudah masak lalu digelindingkan di atas parutan kelapa agar melekat, sehingga klepon tampak berbalur parutan kelapa. Biasanya klepon diletakkan di dalam wadah yang terbuat dari daun pisang. (source : wikipedia https://id.m.wikipedia.org/wiki/Klepon) Klepon yang ditemukan di daerah Gasibu Bandung tidak jauh berbeda dengan kelepon pada umumnya. Jajanan pasar ini masih banyak sekali digemari oleh semua umur. Selain rasanya yang enak, harganya pun masih terjangkau yakni Rp.500,-/biji. Ukuran klepon ini kurang lebih memiliki diameter 1,5 cm, sehingga mengonsumsinya sangat sederhana. Sensasi mencairnya Gula merah yang ada di dalam bola-bola ubi tersebut menjadi bagian yang paling disukai oleh semua orang,...

avatar
Widyaweul
Gambar Entri
Bersalam-salaman di hari raya
Ritual Ritual
Jawa Barat

Umat muslim di Indonesia, kususnya di daerah jawa memiliki tradisi bersalam-salaman setelah melaksanakan shalat ied. Terutama setelah shalat ied saat idul fitri maupun setelah shalat ied saat idul adha. Setelah melaksanakan shalat berjamaah 2 rakaat dan mendengarkan khutbah, jamaah akan berdiri dan bersalam salaman. Di mulai dari imam, lalu shaf pertama, dilanjut shaf ke dua dan seterusnya sampai shaf paling belakang. Imam akan memgikuti jalur shaf sehingga dapat bersalaman dengan semua jamaah, setiap jamaah yang telah bersalaman akan megikuti imam dana melanjutkan bersalaman hingga ke shaf yang paling belakang. Ikwan dan akhwat tidak di satukan, keduanya punya jalur masing masing. Kegiatan ini memiliki tujuan untuk memeperkuat tali silaturahmi atau dengan kata lain persaudaraan. Setelah melaksanakan kegiatan ini di harapkan jadi saling mengenal atau setidaknya tau siapa saja orang yang berada di daerahnya. Jauhnya lagi bisa tau kabar, terutama orang orang yang sedang ditimpa mu...

avatar
Amnayasya
Gambar Entri
Monumen Rawa Gede
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Monumen ini berada di pinggir jalan sebelah utara,  Dusun Rawagede, Desa Balongsari, Kecamatan Rawamerta , Karawang, Jawa Barat  tepatnya pada koordinat 06° 14′ 283″ Lintang Selatan dan 107° 19′ 599″ Bujur Timur. Setelah peristiwa Rengasdengklok yang mengantarkan proklamasi kemerdekaan RI, Karawang menyimpan peristiwa tragis di Rawagede. Peristiwa ini mengilhami Chairil Anwar menulis puisi Antara Karawang Bekasi. Di lokasi terjadinya peristiwa tragis tersebut sekarang telah dibangun Monumen Rawagede. Bangunan monumen yang dibangun mulai November 1995 dan diresmikan pada 12 Juli 1996 ini terdiri dua lantai. Pada ruang lantai bawah terdapat diorama peristiwa pembantaian warga oleh tentara Belanda. Dinding luar bagian bawah dihias relief yang menggambarkan peristiwa perjuangan rakyat Karawang. Khusus panil bagian belakang relief menggambarkan perjuangan rakyat Karawang di daerah Rawagede saat mempertaruhkan nyawa de...

avatar
Umukurotaa
Gambar Entri
Koneng (Kunyit)
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Jawa Barat

Kunyit atau Curcuma longa Linn. atau Curcuma domestica Val. Familia : Zingiberaceae Kunyit (Curcuma domestic) termasuk salah satu tanaman rempah dan obat, habitat asli tanaman ini meliputi wilayah Asia khususnya Asia Tenggara. Tanaman ini kemudian mengalami persebaran ke daerah Indo-Malaysia, Indonesia, Australia bahkan Afrika. Hampir setiap orang Indonesia dan India serta bangsa Asia umumnya pernah mengkonsumsi tanaman rempah ini, baik sebagai pelengkap bumbu masakan, jamu atau untuk menjaga kesehatan dan kecantikan. Nama Lokal : Saffron (Inggris), Kurkuma (Belanda), Kunyit (Indonesia); Kunir (Jawa), Koneng (Sunda), Konyet (Madura); Kandungan Kimia : Kunyit mengandung senyawa yang berkhasiat obat, yang disebut kurkuminoid yang terdiri dari kurkumin, desmetoksikumin dan bisdesmetoksikurkumin dan zat- zat manfaat lainnya Penggunaan Untuk Obat : 1. Diabetes mellitus * Bahan: 3 rimpang kunyit, 1/2 sendok the garam * Cara membuat: kedua bahan terse...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Cikur (Kencur)
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Jawa Barat

Kencur atau Kaempferia galanga, Linn. Familia : Zingiberaceae Kencur (Kaempferia galanga) termasuk suku tumbuhan Zingiberaceae dan digolongkan sebagai tanaman jenis empon-empon yang mempunyai daging buah paling lunak dan tidak berserat. Kencur merupakan terna kecil yang tumbuh subur di daerah dataran rendah atau pegunungan yang tanahnya gembur dan tidak terlalu banyak air. Rimpang kencur mempunyai aroma yang spesifik. Daging buah kencur berwarna putih dan kulit luarnya berwarna coklat. Jumlah helaian daun kencur tidak lebih dari 2-3 lembar dengan susunan berhadapan. Bunganya tersusun setengah duduk dengan mahkota bunga berjumlah antara 4 sampai 12 buah, bibir bunga berwara lembayung dengan warna putih lebih dominan. Kencur tumbuh dan berkembang pada musim tertentu, yaitu pada musim penghujan. Kencur dapat ditanam dalam pot atau di kebun yang cukup sinar matahari, tidak terlalu basah dan di tempat terbuka. Nama Lokal : Kencur (Indonesia, Jawa), Cikur (Sunda),...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Naskah Sunda Kuna
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Barat

  Naskah Sunda kuna (selanjutnya NSK) tersebar di beberapa tempat penyimpanan, baik di dalam maupun di luar negeri, baik tersimpan dengan sistem baku dan sistematis di lembaga penyimpanan maupun yang masih tersebar di masyarakat umum (lih. Ekadjati, 1988; Chambert-Loir & Fathurahman, 1999: 181-188). Berdasarkan penelusuran katalog, baik yang sudah maupun belum diterbitkan, jumlah NSK tidak sebanyak naskah Sunda baru dan naskah Jawa kuna, misalnya. Lembaga yang menyimpan NSK di antaranya adalah Perpustakaan Nasional RI (selanjutnya PNRI) di Jakarta, Museum Sri Baduga di Bandung, Perpustakaan Universitas Leiden di Belanda, dan Bodleian Library di Inggris (band. Ekadjati, 1988; Rickleff & Voerhoeve, 1977). Selain di lembaga-lembaga tersebut, NSK juga disimpan di kabuyutan: daerah yang disucikan kelompok masyarakat tertentu di Tatar Sunda, seperti Kabuyutan Ciburuy-Garut dan Kabuyutan Koleang, Jasinga-Bogor. Pada saat ditemukan, dapat diketahui bahwa naskah Sunda ku...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Asal Mula Munculnya Pohon Padi
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Pada jaman dahulu hidup seseorang bernama Sunan Ibu di sebuah taman indah bernama Taman Sorga Loka. Saat itu Sunan Ibu tengah menunggu kedatangan Dewi Sri Pohaci Long Kancana. Setelah tiba, Dewi Sri Pohaci menceritakan kepada Sunan Ibu bahwa ada suatu tempat di bumi yang belum memiliki cihaya atau sesuatu kebutuhan hidup umat manusia. Tempat itu bernama Buana Panca Tengah.   Dewi Sri Pohaci Pergi ke Negeri Buana Panca Tengah  Setelah mendengar penuturan Dewi Sri Pohaci, Sunan Ibu lantas memberi perintah kepada Dewi Sri agar ia pergi ke negeri Buana Panca Tengah. Dewi Sri Pohaci menyanggupi tugas yang diberikan oleh Sunan Ibu, namun ia meminta agar kepergiannya ditemani oleh Eyang Prabu Guruminda. Sunan Ibu mengabulkan permintaan Dewi Sri Pohaci. Sunan Ibu kemudian memanggil Eyang Prabu Guruminda dan memerintahkannya agar menemani Dewi Sri Pohaci ke negeri Buana Panca Tengah.   Sebelum pergi meninggalkan Taman Sorga Loka, Eyang Prabu Guruminda memin...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Ronggeng Ketuk
Tarian Tarian
Jawa Barat

Seni tradisional tari Ronggeng Ketuk merupakan tarian yang dimainkan penari wanita dengan pasangan pria. Menurut warga sekitar di desa Lelea, seni Ronggeng Ketuk ini dimaksudkan untuk ngabibita (menggoda) agar para jejaka dan gadis saling berpandang-pandangan, untuk selanjutnya saling jatuh cinta. Tarian ini biasanya rutin dilaksanakan saat menggelar adat Ngarot. Kata ronggeng pada dasarnya adalah sebuah julukan untuk menunjukkan suatu identitas seseorang, biasanya penari wanita, dalam suatu jenis kesenian tertentu, ketuk tilu, tayuban, misalnya. Akan tetapi, kata tersebut juga bisa berarti sebagai suatu identitas untuk menunjukkan kesenian tertentu, Ronggeng Gunung, Ronggeng Ketuk, Ronggeng Tayub, misalnya. Dengan demikian, maka kata ronggeng bermakna ganda, yakni berarti sebagai penari wanita, dan berarti suatu jenis kesenian. Perlu diketahui, bahwa tidak semua penari wanita bisa disebut ronggeng, dan tidak pula suatu jenis kesenian yang menyertakan penari wanita bisa serta-merta...

avatar
Roro