monedas para el FC mobile Visité Buyfc26coins.com. ¡Excelente! Recomendado al 100%..NHkd
99 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tari Ma’Bundu Mamuju Sulawesi Barat
Tarian Tarian
Sulawesi Barat

Tari Ma’Bundu ari Ma’Bundu yang termasuk sebagai tarian yang berasal dari Mamuju Sulawesi Barat, tepatnya di kecamatan Bonehau dan Kecamatan Kalumpang. Sama seperti Tari Patuddu, tarian ini merupakan tarian kreasi baru diangkat dari kisah cerita perang zaman dahulu, yaitu ketika dalam perang tersebut mengadu ketangkasan kekebalan terhadap senjata-senjata tajam dan yang keluar menjadi pemenang akan membawa ulu tau atau penggalan kepala musuh. Biasanya, jumlah para penari ditari Ma’Bundu paling banyak 10 orang. Mereka memakai busana pakaian adat kebesaran yakni BEI yang dihiasi oleh beberapa ukir-ukiran yang terbuat dari kerang kecil. Pada bagian kepala memakai topi dengan tanduk dan juga palo-palo dan bagian tangan memakai gelang (potto balussu). Properti yang digunakan biasanya para penari akan membawa  perala tan perang  yang berupa tombak sebagai aksesoris tarian untuk lebih mendramatisasi. https://www.silontong.com/2018/10/08/t...

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Ma' Bundu
Tarian Tarian
Sulawesi Barat

Tari Ma'Bundu adalah Tarian perang tradisional kreasi baru yang dipadukan dengan  beberapa tarian Tradisional Kecamatan Kalumpang dan kecamatan Bonehau  Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat. Tari Ma’bundu diangkat dari kisah cerita perang masa lampau yang saling mengadu   ketangkasan kekebalan terhadap senjata-senjata  tajam dan yang keluar menjadi pemenang  membawa ulu tau ( Pernggalan kepala lawan ). Jumlah personil dalam tarian Ma’bundu adalah sebanyak 10 orang dengan mengenakan busana pakaian kebesaran yaitu BEI yang dihiasi dengan ukir-ukiran yang  terbuat dari kerang kecil. Pada bagian kepala mengenakan topi dengan tanduk dan palo-palo. Sementara dibagian tangan mengenakan gelang ( potto balussu). Para penari Ma'bundu juga membawa peralatan perang yaitu tombak sebagai aksesoris tarian. sumber : http://www.tradisikita.my.id/2016/05/5-tari-tradisional-sulawesi-barat.html

avatar
Aze
Gambar Entri
Pakaian atau Sarung Kain Tenun Toraja Sulawesi Barat
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Sulawesi Barat

Pakaian atau Sarung Kain Tenun Toraja Sarung Kain Tenun Toraja sebagai pakaian adat Sulawesi Barat berbahan dasar kain tenun. Pakaian khas ini umumnya digunakan oleh para tetua adat untuk memimpin upacara Rambu Solo’ atau upacara kematian di Kecamatan Rantepao. Amat disayangkan, keberadaan kain tenun tersebut sudah sangat langka. Ini dibuktikan dengan kebanyakan tetua hanya memiliki setidaknya satu saja sarung kain tenun. Untuk mencegah kelangkaan ini, hendaknya pemerintah setempat membuat kebijakan untuk melestarikannya kembali. https://www.silontong.com/2018/10/13/pakaian-adat-tradisional-sulawesi-barat/

avatar
Roro
Gambar Entri
Rebana atau Rawana Khas Adat Sulawesi Barat
Alat Musik Alat Musik
Sulawesi Barat

Rebana atau Rawana Rebana adalah alat musik tradisional masyarakat Sulawesi Barat yang termasuk dalam jenis alat musik Membrapon. Apa itu Membrapon? Membrapon yaitu musik tersebut menggunakan kulit sebagai sumber bunyi atau selaput tipis yang direntangkan. Alat musik khas Sulbar ini dimainkan dengan cara dipukul. Makna dari Rebana dalam bahasa Mandar adalah rawana. Kehadiran alat musik ini merupakan penggabungan antara budaya Mandar dan budaya Arab. Saat ini, banyak daerah yang memakai alat musik Rebana dalam berbagai pertunjukan  seni musik . https://www.silontong.com/2018/10/16/alat-musik-tradisional-sulawesi-barat/

avatar
Roro
Gambar Entri
Pompang Khas Adat Sulawesi Barat
Alat Musik Alat Musik
Sulawesi Barat

Pompang Yang ketiga dari alat musik tradisional Sulawesi Barat adalah alat musik Pompang. Alat musik ini merupakan jenis  alat musik tiup  yang dibuat dari bambu. Pompang menghasilkan bunyi yang memiliki jangkauan nada dua setengah oktaf tangga nada. Alat musik Pompang dibentuk dari perpaduan potongan-potongan bambu yang berukuran kecil dan besar. Potongan bambu yang besar dan tinggi menghasilkan nada rendah dan sebaliknya, potongan bambu yang kecil menghasilkan nada tinggi. Berdasarkan sejarahnya, musik Pompang pertama kali dipopulerkan para penggembala kerbau di Mamasa, Sulawesi Barat. Kemudian musik yang berbahan bambu ini digemari masyarakat luas hingga menjadi hiburan alternatif pada upacara adat rambu tuka atau acara-acara hiburan dan pesta syukuran. https://www.silontong.com/2018/10/16/alat-musik-tradisional-sulawesi-barat/

avatar
Roro
Gambar Entri
Pakkeke (Keke)
Alat Musik Alat Musik
Sulawesi Barat

Pakkeke (Keke) Pakkeke (keke) merupakan salah satu alat musik tradisional lain yang berasal dari Mandar, provinsi Sulawesi Barat. Ada keunikan tersendiri pada alat musik Pakkeke, yakni selain bentuknya, Pakkeke juga memiliki kekhasan bunyi. Bahan untuk membuat alat musik Pakkeke adalah bambu. Dipilih dari bambu yang berukuran kecil yang diujungnya terdapat daun kelapa kering yang dililitkan sebagai pembawa efek bunyi yang dihasilkan oleh alat ini. Umumnya, alat musik tiup tradisional jenis Pakkeke ini dimainkan di sawah atau di ladang milik warga untuk mengisi kesepian para petani saat menunggui ladang atau sawah mereka. Zaman berubah, sekarang alat musik inipun seringkali dimainkan untuk kepentingan seni pertunjukan dan dikolaborasikan dengan alat musik tradisional lainnya. Bahkan bisa juga dimainkan untuk mengiringi pertunjukkan  tarian tradisional daerah Sulawesi Barat . https://www.silontong.com/2018/10/16/alat-musik-tradisional-sulawesi-barat/

avatar
Roro
Gambar Entri
Calong Alat Musik Tradisional Sulawesi Barat
Alat Musik Alat Musik
Sulawesi Barat

Calong Calong termasuk alat musik tradisional Sulawesi Barat yang tergolong kedalam alat musik perkusi. Buah kelapa dan bambu dengan kualitas terbaik adalah bahan membuat Calong. Bilah-bilah bambu dirakit sedemikian rupa di atas sebuah kelapa yang telah dibelah menyerupai mangkuk. Nah, kelapa tersebut memiliki fungsi sebagai tempat keluarnya suara, sedangkan bilah bambu berfungsi sebagai penghasil nadanya. Pada model klasik, calong cuma terdiri dari 4 nada saja. Kemudian banyak Calong yang dimodifikasi sehingga memiliki semua nada. Calong bisa dimainkan secara solo dan secara massal. Awalnya alat musik Calong dipakai oleh para petani Mandar sebagai hiburan ketika menunggu hasil panenan di sawah dan kini kebiadaan tersbeut mulai sudah ditemui. https://www.silontong.com/2018/10/16/alat-musik-tradisional-sulawesi-barat/

avatar
Roro
Gambar Entri
Ritual Mappandre
Ritual Ritual
Sulawesi Barat

Sebagai ungkapan doa dan rasa syukur atas rezeki yang berlimpah selama setahun terakhir, masyarakat nelayan pesisir Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menggelar ritual mappandre sorong atau ungkapan doa dan rasa syukur di Pantai Bahari. Tradisi turun temurun yang digelar setiap tahun ini tak hanya jadi ajang wisata rohani para nelayan, namun juga jadi ajang wisata budaya yang diminati wisatawan asing maupun wisatawan lokal. Sejumlah wisatawan asing bahkan ikut melarung sesajen ke tengah laut bersama para nelayan. Rirual yang juga ditujukan untuk tolak bala ini merupakan tradisi warga pesisir secara turun temurun dari leluhur mereka. Mappandre sorong atau memberi sesajen kepada penguasa laut bermakna ungkapan persembahan kepada dewa laut agar keluarga mereka selamat dari bencana saat melaut. Ritual mappandre soong dimulai dengan mengumpulkan sesajen yang berupa pisang, ayam goreng, telur, nasi ketan empat warna ke dalam sebuah perahu kecil. Setelah persemba...

avatar
Aze
Gambar Entri
Sandeq, Perahu Cadik Tercepat Kebanggaan Orang Mandar di sulawesi barat #DaftarSB19
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sulawesi Barat

Nama Sandeq berasal dari bahasa Mandar yang berarti runcing. Perahu runcing di bagian haluan dan buritannya. Pada haluan disebut paccong uluang dan bagian buritan disebut sebagai paccong palaming. Konon sandeq adalah perahu tercepat sedunia, warisan leluhur yang biasa dipakai melaut dan sarana transportasi para pedagang pada masa silam untuk menjual hasil bumi. Postur sandeq yang ramping memang membuat kapal layar bercadik ini lebih lincah dan memiliki kecepatan yang baik dibandingkan dengan perahu layar lainnya. Sandeq dapat berlayar melawan arah angin. Dengan teknik berlayar zigzag atau dalam bahasa Mandar disebut sebagai "Makkarakkayi". Perahu ini sangat masyhur sebagai warisan kebudayaan bahari masyarakat Mandar, Provinsi Sulawesi Barat. Diperkirakan Sandeq digunakan masyarakat Mandar sejak 1930-an. Suku Mandar mendiami pulau Sulawesi bagian barat, dikenal sebagai suku yang hidup dominan di wilayah maritim. Hal ini menjadikan masyarakat Mandar sebagai pelaut ulung yang melin...

avatar
Ikra_yuni