Anak
688 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tangkuban Perahu
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Dahulu kala, tersebut lah sorang putri cantik anak dari seorang raja bernama Sungging Perbangkara dari sebuah kerajaan besar di jawa barat. Putri tersebut bernama Dayang Sumbi. Kecantikan Dayang Sumbi memang tidak terbantahkan. Banyak raja-raja dari kerajaan berperang hanya untuk menjadikan Dayang Sumbi sebagai istrinya. Merasa dirinya adalah sumber peperangan, akhirnya Dayang Sumbi memutuskan untuk pergi ke hutan dan hidup di sana. Suatu ketika, ketika Dayang Sumbi sedang bertenun, pintalan benang yang dia gunakan jatuh. Karena malas mengambil pintalan benang tersebut, dia berkata "Siapa yang bisa mengambilkan pintalan benang tersebut, dia akan menjadi suami ku." Tiba-tiba seekor anjing mengambil pintalan benang tersebut dan memberikannya ke Dayang Sumbi. Anjing tersebut bernama Tumang. Anjing tersbut bukan ajing biasa, konon dia adalah keturunan Dewa. Karena telah berjanji, akhirnya Dayang Sumbi menjadikan Tumang sebagai suaminya dan dari pernikahannya mereka dikaruniahi seroang...

avatar
Vhiendysav
Gambar Entri
Bentengan
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Permainan Tradisional BENTENGAN Deskripsi Singkat Permainan Bentengan sudah menyebar ke seluruh wilayah nusantara. Asal usul permainan ini tidak diketahui secara jelasnya, namun yang pasti permainan ini sudah sejak lama dikenal dan dimainkan masyarakat. Permainan ini biasa dilakukan di malam hari, terutama di malam terang bulan. Pemain Permainan ini pada umumnya dilakukan paling sedikit delapan orang anak dan makin banyak pemain maka semakin meriahlah permainan ini. Pemain umumnya adalah anak laki-laki karena permainan ini memerlukan banyak tenaga untuk berlari. Iringan Permainan Permainan ini tidak memerlukan iringan baik berupa nyanyian maupun suara musik tertentu. Persiapan Yang perlu dipersiapkan dalam permainan ini adalah lapangan atau tempat luas yang terdapat minimal dua batang pohon atau tiang yang nantinya digunakan sebagai benteng. Jarak antar benteng minimal sepuluh meter. Aturan Permainan Sebelum memulai permainan ini sebaiknya menentukan peraturan-peraturan y...

avatar
Vhiendysav
Gambar Entri
Babancong Garut
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Babancong  terletak di depan rumah dinas Bupati Garut, tepatnya di depan pendapa. Dalam tata kota tradisional di Tatar Sunda, babancong merupakan bagian dari alun-alun dan terletak di sebelah selatan alun-alun. Bangunan ini biasanya berada di depan pendapa kabupaten. Dahulu  babancong  berfungsi sebagai tempat bagi bupati beserta pejabat pemerintahan lainnya menyampaikan pidato di depan publik serta sebagai tempat untuk para pejabat menyaksikan keramaian di alun-alun. Bangunan  babancong  merupakan bangunan panggung, berdenah segi delapan, beratap tajug, dengan delapan pilar berbentuk silinder yang menyangga bagian atap. Di bagian bawah terdapat relung-relung berbentuk lengkung sebanyak delapan buah. Terdapat dua sisi tangga untuk menaiki bangunan, yang saat ini diberi tambahan pintu dari besi. Pipi tangga babancong  bermotif lengkung terawangan seperti sisik ular, penutup lantai anak tangga dari keramik, yang tampaknya merupakan penambaha...

avatar
Sriutanti
Gambar Entri
Kesenian Khas Purwakarta: Seni Ulin Kobongan
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

 Kobong adalah nama lain dari istilah pesantren. Seni Ulin Kobongan  adalah suatu bentuk kesenian yang lahir dan berkembang di lingkungan Pondok Pesantren ( kobong ) yang ada di Wilayah Purwakarta pada umumnya. Seni Ulin Kobongan adalah hasil kreasi anak-anak santri, yang merupakan pengembangan dari Ulin Maenpo (Pencak Silat), terutama pada gerak dasar tariannya.                Sebagai daerah berpenduduk mayoritas Islam, hampir di seluruh pelosok Kabupaten Purwakarta terdapat pesantren. Selian itu salah satu warisan seni budaya diantaranya seni Ibing Pencak Silat masih berkembang sampai saat ini. Desa Sawah Kulon Kecamatan Pasawahan Kabupaten Purwakarta sebagai salah satu desa yang cukup potensial dalam pengembangan seni budaya, mencoba membuat kemasan yang bersifat konservasi melalui kolaborasi seni ibing pencaksilat dengan seni bernuansa Islami. Seni Ulin Kobongan serupa dengan Seni Tereb...

avatar
Megantari Putri Gunadinnusa
Gambar Entri
Angklung Buncis
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Angklung Buncis merupakan Jenis Kesenian tradisional untuk Upacara Turun Mandi dan Gusaran. Upacara Turun Mandi dan Gusaran biasanya dilaksanakan secara bersamaan artinya apabila ada Upacara Turun Mandi yaitu sebelum anak laki-lakinya di khitan maka adiknya/kakaknya yang perempuan melaksanakan Gusaran Turun Mandi ialah upacara memandikan anak yang akan di khitan/disunat dan sebelumnya diarak mulai dari rumah sampai ke tempat pemandian. Dulu sebelum ada kendaraan bermotor/mobil anak yang mau di khitan dan para pengiringnya naik Delman.   Di depan Delman/mobil didahului dengan kesenian Angklung Buncis untuk menghibur anak yang akan di khitan . Kesenian ini terdiri dari iringan lagu dengan Angklung dan tabuhan lain seperti Kendang dan Dogdog. Diiringi oleh Penari dan Badut yang memakai topeng berbentuk binatang dan Kuda Lumping. Setelah sampai di tempat pemandian biasanya di Sumur Siuh anak yang akan di khitan akan dimandikan oleh Paraji .   Anak yang akan di...

avatar
Rahmat Hidayat
Gambar Entri
sondah
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Sondah merupakan suatu permainan sunda. dimana permainan ini merupakan permainan yang mengutamakan keseimbangan. permainan ini sudah ada sejak lama, namun dewasa ini tidak banyak anak-anak yang memainkan permainan ini. sondah hanya bisa ditemukan di beberapa daerah kampung saja. sekarang ini,banyak anak-anak yang tidak tahu dengan permainan ini.

avatar
Tanti Lestari
Gambar Entri
paciwit ciwit lutung
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

permainan ini dilakukan oleh beberapa orang anak.  baik anak perempuan maupun laki-laki. sekitar3-4 orang.  Setiap pemain berusaha saling mendahului mencubit (nyiwit) punggung tangan di urutan teratas sambil melantunkan kawih (nyanyian):  Paciwit-ciwit lutung, Si Lutung pindah ka tungtung, Paciwit-ciwit lutung, Si Lutung pindah ka tungtung .  kadang juga lagunya seperti ini: Paciwit-ciwit lutung, Si Lutung pindah ka luhur, Paciwit-ciwit lutung, Si Lutung pindah ka luhur . atau, ada juga yang memainkannya deng an lagu seperti ini: Paciwit-ciwit lutung, nu handap pindah ka luhur, Paciwit-ciwit lutung, nu handap pindah ka luhur .

avatar
Tanti Lestari
Gambar Entri
Topeng Kinang Putra
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Tari Topeng Cisalak merupakan tarian yang sudah muncul dan berkembang sejak lama. Tarian ini dipelopori oleh dua orang tokoh yang sebelumnya menggeluti Tari Topeng Ubrug. Kedua tokoh tersebut adalah Djiun dan Mak Kinang. Pada 1918, ketika pertama kali muncul, tari topeng ini masih disebut sebagai Topeng Kinang sesuai dengan nama orang yang memperkenalkannya. Tari Topeng Cisalak banyak dipengaruhi oleh tari topeng Ubrug karena kedua tokoh penemunya merupakan pemain Topeng Ubrug. Adapun Topeng Ubrug sendiri merupakan pemisahan dengan Topeng Blantek yang artinya topeng yang tidak beraturan atau tidak sama persis dengan topeng aslinya. Secara administrative kesenian ini sebetulnya berasal dari daerah Cimanggis, Depok, dan dalam pementasannya pun menggunakan waditra dan nyanyian khas Sunda, namun nampaknya tidak keliru jika dikatakan sebagai topeng Betawi karena dalam penampilannya pun masih menggunakan dialek khas Betawi. Selain itu, dilihat dari wilayah budaya dan...

avatar
Desi Natalika
Gambar Entri
Oray-orayan
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Jumlah pemain 7 sampai 20 anak, atau lebih banyak lebih baik karena akan lebih indah kelihatannya bagaikan ular yang sebenarnya. Permainan oray-orayan ini tidak memerlukan alat bantu, hanya memakai syair-syair lagu, berisi tanya jawab yang dilakukan sendiri oleh mereka yang bermain. Permainan dengan cara membuat dua barisan yang berjejer ke belakang, paling depan menjadi kepala ular, sedangkan di tengah dan belakang menjadi bagian tubuh dan ekornya. Agar terlihat seperti ular, setiap pemain meletakkan tangannya di bahu temannya yang berada di muka, kecuali yang menjadi kepala ular. Kedua kepala ular itu saling berhadapan. Anak yang menjadi ekor atau paling akhir, dipilih anak yang paling keil tapi lincah karena ia harus dapat mengelakkan tangkapan si kepala ular lawannya. Setelah itu mulailah barisan atau ular itu berjalan meleok-leok mengikuti kepala ular seolah akan menerkam ekor ular lawannya. Oleh karena mereka mengatur posisi saling akan menerkam ekor ular, maka terdengar jerit d...

avatar
Rossadesy