Bahan : 5 bonggol Jagung Segar Ikan cakalang / Tuna / Tenggiri Udang kecil segar 10 bh cabe rawit 10 bawang merah di iris kasar.. 3 bh jeruk lemon / nipis 2 batang bawang daun daun kemangi secukupnya. Kelapa parut segar dari 1 buah kelapa Cara Membuat : Ikan dibakar kemudian dicabik-cabik kecil. Jagung dipipil kemudian direbus. Bawang daun dan daun kemangi iris halus. Iris-iris kasar cabe merah, bawang merah, bawang daun, dan daun kemangi. Masukkan cabe rawit, bawang merah, bawang daun, daun kemangi, jeruk lemon, udang kecil dan parut kelapa. Campurkan ikan yang sudah dicabik-cabik dengan bumbu yang lain. Masukkan parutan kelapa ke dalam campuran bahan lain. Tambahkan sedikit garam sesuai selera. Siap dihidangkan. Selamat mencoba. RM yang menyediakan: RM Aditya Khas Gorontalo Plaza Atrium, Lantai 4...
Bahan: Hati ayam 20 biji dipotong menjadi 4 Rempela ayam 20 biji dibersihkan dan dipotong menjadi 4 Kelapa 1 butir diambil santan kanilnya menjadi 2 gelas dicampur dengan Sagu kering 1 ltr. Kemudian dimasak menjadi adonan kental Bumbu: Jahe 2 ruas dimemarkan Bawang putih 12 siung dirajang halu Bawang merah 10 butir dirajang halus kemudian bumbu ini ditumis dengan Mentega 10 gr, lalu masukkan hati ayam dan rempela ayam campukan dengan adonan sagu kelapa. Kemudian gulung dalam dalam daun pisang sebanyak 6 sendok makan lalu bakar diatas api hingga matang. Disajikan dengan kuah Bugis atau Sop lainnya.
HIASAN DAN MAKNA PAKAIAN PENGANTIN ADAT GORONTALO. Dalam pakaian adat Gorontalo, ada bebrapa hiasan yang dipakai pada kedua pasangan pengantin pria dan wanita Pakaian pengantin Wanita (Biliu) Ada beberapa hiasan dalam Biliu yang terdiri atas: Hiasan Kepala 1. Baya lo Boute yaitu ikat kepala yang memberikan dua pengertian: Bahwa sang Ratu telah terikat oleh suatu tanggung jawab. Bahwa segala pemikiran sang Ratu harus dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat. 2. Layi artinya bulu unggas yang diletakkan di atas ubun-ubun. Bulu unggas ini dikiaskan pada kehalusan budi pekerti dimana hendaknya seorang Ratu harus memiliki budi pekerti yang luhur sebagaimana kehalusan bulu-bulu unggas. Layi diberi warna merah dan putih sebagai lambang keberanian dan kesucian. 3. Pangge Mopa artinya tangkai-tangkai rendah yang berjumlah 6 buah, diibaratkan kepada 6 orang Bubato atau Pemangku...
Ayam Iloni dimasak dengan menggunakan racikan bumbu rempah (bawang merah, bawang putih, kemiri, jahe, kunyit, dan lain lain) untuk kemudian dimasak menggunakan santan dan dipanggang. Perbedaan cara mengolah dan bumbu yang dipakai itulah yang membedakan ayam Iloni dengan ayam bakar/panggang pada umumnya. Rasa ayam iloni sangat pedas dan cocok sekali ketika habis olahraga. Terkadang makanan ini disajikan dengan nasi dan sagu, serta semangkuk kecil sup sebagai obat pedasnya. Bagi para pecinta pedas, ayam Iloni wajib untuk dicoba. Resep : BAHAN : * 5 potong dada ayam * 500 ml santan * 2 sdm minyak untuk menumis BUMBU : * 1 lembar daun pandan, potong pendek * 2 lembar daun salam * 1 sdt garam * 2 batang sereh BUMBU YANG DIHALUSKAN : 5 butir bawang merah 3siung bawang putih 5 butir kemiri 1 iris jahe 1 iris kunyit 10 buah cabai merah 6 buah cabai rawit CARA...
Tempat tinggal orang Gorontalo disebut doloupa, yakni rumah panggung berbentuk bujur sangkar atau persegi empat yang didirikan di atas tiang dengan ketinggian antara 1 dan 4 m. Atapnya berbentuk empat persegipanjang: dilihat dari depan atap (watopo) berbentuk segitiga dan dari samping berbentuk jajarangenjang. Bahan atap pada umumnya daun rumbia atau daun kayu. Dinding rumah berbahan bambu yang dibelah dan dianyam. Setiap kamar berjendela. Rumah terdiri atas kamar tidur, serambi, ruang dapur, dan ruang tamu. Di atas pintu terdapat ukiran yang memiliki makna tertentu.
Binte biluhuta adalah salah satu nama masakan khas Gorontalo. Masakan yang terbuat dari jagung manis yang dipipil, udang kupas, dan kelapa parut. Tak ada salahnya anda mencoba menyajikan masakan dari dapur Gorontalo ini. Bahan-bahan/bumbu-bumbu : 2 buah jagung manis (550 gram), dipipil 2.000 ml air 1 buah cabai merah, diiris bulat 4 buah cabai rawit merah, diiris bulat 6 butir bawang merah, diiris tipis 200 gram udang kupas 2 1/2 sendok teh garam 2 1/2 sendok teh gula pasir 75 gram kelapa parut kasar 1 sendok makan air jeruk nipis 5 tangkai kemangi, diambil daunnya 2 buah tomat, dipotong-potong Cara Pengolahan : Rebus air, jagung manis, cabai merah, cabai rawit merah, dan bawang merah sampai mendidih. Tambahkan udang, garam, dan gula pasir. Masak sampai matang. Masukkan kelapa parut, air jeruk nipis...
Binte biluhuta adalah salah satu nama masakan khas Gorontalo. Masakan yang terbuat dari jagung manis yang dipipil, udang kupas, dan kelapa parut. Tak ada salahnya anda mencoba menyajikan masakan dari dapur Gorontalo ini. Bahan-bahan/bumbu-bumbu : 2 buah jagung manis (550 gram), dipipil 2.000 ml air 1 buah cabai merah, diiris bulat 4 buah cabai rawit merah, diiris bulat 6 butir bawang merah, diiris tipis 200 gram udang kupas 2 1/2 sendok teh garam 2 1/2 sendok teh gula pasir 75 gram kelapa parut kasar 1 sendok makan air jeruk nipis 5 tangkai kemangi, diambil daunnya 2 buah tomat, dipotong-potong Cara Pengolahan : Rebus air, jagung manis, cabai merah, cabai rawit merah, dan bawang merah sampai mendidih. Tambahkan udang, garam, dan gula pasir. Masak sampai matang. Masukkan kelapa parut, air jeruk nipis, dan daun kemangi. Masak sampai matang. Menjel...
Benteng Orange terletak di atas bukit yang secara administratif termasuk dalam wilayah Desa Dambalo, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo. Letak astronomi Benteng Orange adalah 0° 51’ 2,06”-122° 54’ 51,49”dengan ketinggian 36 mdpl. Benteng Orange telah ditetapkan sebagai sebagai Cagar Budaya Nasional pada tanggal 23 Mei 2008 oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Bapak Ir. Jero Wacik, SE dengan Permenbudpar Nomor: PM.30/PW.007/MKP/2008 Lingkungan di sekitar Benteng Orange dikelilingi tanah perladangan dan terdapat tambak ikan yang berada di aliran Sungai Posso. Adapun batas-batas dari Benteng Orange adalah di sebelah Utara berbatasan dengan perkebunan kelapa, sebelah Selatan berbatasan dengan perkebunan kelapa/Sungai Posso, sebelah Timur berbatasan dengan perkebunan kelapa, dan sebelah Barat berbatasan dengan perkebunan kelapa/tambak. Kedatangan Bangsa Belanda awal a...
Benteng Otanaha terletak di atas bukit di Kelurahan Dembe I, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo. Benteng ini dibangun sekitar tahun 1522. Benteng Otanaha terletak di atas sebuah bukit, dan memiliki 4 buah tempat persinggahan dan 348 buah anak tangga ke puncak sampai ke lokasi benteng. Jumlah anak tangga tidak sama untuk setiap persinggahan. Dari dasar ke tempat persinggahan I terdapat 52 anak tangga, ke persinggahan II terdapat 83 anak tangga, ke persinggahan III terdapat 53 anak tangga, dan ke persinggahan IV memiliki 89 anak tangga. Sementara ke area benteng terdapat 71 anak tangga, sehingga jumlah keseluruhan anak tangga yaitu 348. Pada sekitar abad ke 15 daratan gorontalo diduga masih sebagian besar diliputi oleh air laut. Ketika itu wilayah gorontalo sudah berbentuk kerajaan dibawah pimpinan raja ilato (matolodulakiki) bersama permaisurinya tolangohula (1505-1585). Keturunan mereka terdiri dari tiga orang anak, masing-masing, Ndoba (wanita), Tiliaya (wanita), da...