Bahan : ¼ potong labu parang/ labu merah, potong sebesar dadu 250 gram jamur krikit/ kulak kukut, rendam selama 1 jam, tumbuk setengah halus. 1 papan pete kupas, belah 2 1 butir kelapa tua, ambil santannya 2 lembar daun salam 1 kerat lengkuas , memarkan Bumbu yang dihaluskan : 10 butir kemiri 5 butir bawang merah 8 buah cabai merah Garam Sedikit gula Cara memasak : Tumis bumbu halus, daun salam dan lengkuas hingga harum, masukkan jamur krikit, pete dan santan, masak sambil diaduk.terakhir masukkan labu parang , masak hingga matang, angkat. Sajiakan dengan nasi hangat. Selamat mencoba.
Bahan : 250 gr mie telor diseduh hingga cukup lunak 250 gr udang ukuran sedang , kupas kulitnya. Jangan dibuang kulitnya, cuci bersih untuk dibuat kaldu. 150 gr tauge 8 buah tahu pong yang telah digoreng dipotong-potong 2 butir telur rebus 2 sdm bawang goreng 5 sdm bubuk kerupuk (kerupuk udang yang telah digoreng dihaluskan) 2 sdm daun bawang, yang telah diiris halus 1 liter air kaldu udang (dari kulit udang direbus dengan api kecil) Minyak untuk menumis secukupnya. Bumbu yang dihaluskan : 4 siung bawang putih 4 buah bawang merah 5 butir kemiri 1 sdm ketumbar dihaluskan 3 cm jahe 3 cm kunyit 1 sdt garam Cara membuat : Tumis bumbu yang telah dihaluskan hingga harum dan matang kemudian masukkan udang,tumis kembali hingga udang berubah warna. Rebus kaldu hingga mendidih kemudian masukkan tumisan bumbu dan udang ke dalamnya, masak hingga matang. Letakkan mie telur di dalam mangkok, tambahkan tauge, potongan tahu, udang, bubuk krupuk, bawang g...
Selimpok adalah jajanan khas Lampung yang berbahan dasar ketan. Ada dua jenis Selimpok, yaitu Lunik dan Bungking. Untuk membuat Selimpok Lunik, ketan dijadikan tepung terlebih dahulu. Sedangkan Selimpok Bungking, ketan tidak perlu dihaluskan kemudian dicampur dengan pisang. Adonan tersebut dibungkus daun pisang lalu direbus hingga matang. Sering disajikan pada acara menjelang pesta pernikahan. (sumber : http://mahamerufmliwa.blogspot.com/2014/02/selimpok.html).
Aksara Lampung atau biasa disebut dengan Had Lampung adalah bentuk tulisan masyarakat Suku Lampung. Para ahli berpendapat bahwa aksara ini berasal dari perkembangan aksara devanagari yang lengkapnya disebut Dewdatt Deva Nagari atau aksara Pallawa dari India Selatan. Aksara tersebut berbentuk suku kata seperti halnya aksara Jawa ca-ra-ka atau bahasa Arab alif-ba-ta. Had Lampung terdiri dari huruf induk yang berjumlah 20 buah, yakni: ka–ga–nga–pa–ba–ma–ta–da–na–ca–ja–nya–ya–a –la–ra–sa–wa–ha–gha. Serta atribut lain seperti; anak huruf, anak huruf ganda dan gugus konsonan, juga terdapat lambang, angka dan tanda baca. Had Lampung disebut dengan istilah Kaganga ditulis dan dibaca dari kiri ke kanan. Maka pemerian vokal dan diftongnya menggunakan tanda-tanda serupa fathah pada baris atas dan tanda-tanda kasrah pada baris bawah, tetapi tidak menggunakan tand...
Pakaian tradisional Lampung biasanya di dominasi oleh warna putih dengan diselingi motif warna merah dan kuning keemasan sehingga terkesan putih bersih namun tetap terlihat elegan.
Bahan Daging Jamur: 250 daging sapi, potong kecil² (1×2 cm) 200-250 ml kaldu sapi atau Fond (yg ini lebih terasa kaldu sapinya) 3-4 sdm minyak olive 50 gr jamur kancing , potong² (optional) 1 sdm pasta tomat (bukan ketchup ya ) 2 tetes Zuckerkulör (pewarna saus, klo nggak ada pakai kecap manis sedikit saja) 1 sdt peterselie cincang 1 bawang bombay kecil, cincang halus 5-7 sdm whipped cream cair (cari yg light) garam dan lada secukupnya Cara membuat: Panaskan wajan, tumis bawang bombay dgn minyak olive hingga harum. Lalu masukkan daging, aduk² dan masak sebentar hingga semua pori² daging tertutup (agak kecoklatan). Masukkan pasta tomat, aduk rata. Kemudian masukkan jamur. Beri garam dan lada sedikit. Tuang Fond atau air kaldu, bbrp tetes zuckerkulör, masak dgn api kecil (jika perlu tutup wajan dan diganjal dgn sodet). Cicipi apakah daging sdh empuk dan bumbu sdh ok. Ma...
Bahan : ¼ potong labu parang/ labu merah, potong sebesar dadu 250 gram jamur krikit/ kulak kukut, di rendam selama 1 jam, lalu tumbuk setengah halus. 1 papan pete kupas, 1 butir kelapa tua, peras santannya 3 lembar daun salam 1 kerat lengkuas , memarkan Bumbu yang dihaluskan : 10 butir kemiri 5 butir bawang merah 10 buah cabai merah Garam secukupnya Gula secukunya Cara membuat: Tumis bumbu halus, daun salam dan lengkuas hingga harum, masukkan jamur krikit, pete dan santan, masak sambil diaduk. terakhir masukkan labu parang , masak hingga matang, angkat. Sajiakan dengan nasi hangat. Alamat Penjual: RM. Khang Mengan Jejama jalan Raden Intan, Way Mengaku, Liwa Lampung Barat, Lampung Sumber: http://kuliner.ilmci.com/resep/2014/22/gulai-kulak-kukut-lampung.aspx
Bahan : 100 gr tauge 2 butir telur rebus 3 sdm bawang goreng 250 gr mie telor diseduh hingga cukup lunak 2 sdm daun bawang, yang telah diiris halus 6 buah tahu pong yang telah digoreng dipotong-potong 250 gr udang ukuran sedang , kupas kulitnya. Jangan dibuang kulitnya, cuci bersih untuk dibuat kaldu. 5 sdm bubuk kerupuk (kerupuk udang yang telah digoreng dihaluskan) 1 liter air kaldu udang (dari kulit udang direbus dengan api kecil) Minyak untuk menumis secukupnya. Bumbu yang dihaluskan : 3 cm jahe 5 butir kemiri 3 cm kunyit 1 sdt garam 5 siung bawang putih 5 buah bawang merah 1 sdm ketumbar dihaluskan Cara membuat : Tumis bumbu yang telah dihaluskan hingga harum dan matang kemudian masukkan udang,tumis kembali hingga udang berubah warna. Rebus kaldu hingga mendidih kemudian masukkan tumisan bumbu dan udang ke dalamnya, masak hingga matang. Letakkan mie telur di dalam man...
Mungkin masih cukup banyak orang yang belum tahu apa tempoyak itu,,??Tempoyak adalah masakan yang berasal dari buah durian yang difermentasi. Tempoyak merupakan makanan yang biasanya dikonsumsi sebagai lauk teman nasi. Tempoyak juga dapat dimakan langsung (hal ini jarang sekali dilakukan, karena banyak yang tidak tahan dengan keasaman dan aroma dari tempoyak itu sendiri). Selain itu, tempoyak dijadikan bumbu masakan. Citarasa dari Tempoyak adalah masam, karena terjadinya proses fermentasi pada daging buah durian yang menjadi bahan bakunya. Tempoyak dikenal di Indonesia (terutama di Palembang, Lampung dan Kalimantan), serta Malaysia. Di Lampung, Tempoyak menjadi bahan dalam hidangan Seruit atau campuran dalam sambal. Berikut kami sajikan bahan dan cara membuat tempoyak. Silahkan mencoba dirumah :D Bahan : 200 gram daging duren, diamkan dalam stoples selama 4 hari 5 butir bawang merah 2 cm kunyit 2 cm lengkuas 1 tangkai serai...