Adat Nusantara
144 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Gamelan Banjar
Alat Musik Alat Musik
Kalimantan Selatan

Gamelan Banjar adalah seni karawitan dengan peralatan musik gamelan yang berkembang di kalangan suku Banjar di Kalimantan Selatan. Gamelan Banjar yang ada di Kalsel ada 2 jenis yaitu versi keraton dan versi rakyatan. Dalam perkembangannya musik gamelan Banjar versi keraton semakin punah. Sementara musik Gamelan Banjar versi rakyatan hingga saat ini masin eksis. Gamelan Banjar keberadaannya sudah ada sejak jaman Kerajaan Negara Dipa pada abad ke-14 yang dibawa oleh Pangeran Suryanata ke Kalimantan Selatan bersamaan dengan kesenian Wayang Kulit Banjar dan senjata keris sebagai hadiah kerajaan Majapahit. Pada masa itu masyarakat Kalsel pada waktu itu dianjurkan untuk meniru budaya Jawa. Pasca runtuhnya Kerajaan Negara Daha (1526), ada beberapa pemuka adat yang mengajarkan seni gamelan dan seni lainnya kepada masyarakat. Masa Pangeran Hidayatulla, penabuh-penabuh gamelan disuruh belajar menabuh gamelan di keraton Solo. Dalam hal itu hingga sekarang, baik pukulan dan lainnya menjadi...

avatar
Budaya Indonesia
Gambar Entri
Kain Sasirangan
Motif Kain Motif Kain
Kalimantan Selatan

Sasirangan adalah kain adat suku Banjar di Kalimantan Selatan, yang dibuat dengan teknik tusuk jelujur kemudian diikat tali rafia dan selanjutnya dicelup. Upaya untuk melindungi budaya Banjar ini, telah diakui oleh pemerintah melalui Dirjen HAKI Departemen Hukum dan HAM RI beberapa motif sasirangan sebagai berikut : Iris Pudak Kambang Raja Bayam Raja Kulit Kurikit Ombak Sinapur Karang Bintang Bahambur Sari Gading Kulit Kayu Naga Balimbur Jajumputan Turun Dayang Kambang Tampuk Manggis Daun Jaruju Kangkung Kaombakan Sisik Tanggiling Kambang Tanjung SEJARAH SASIRANGANMenurut sejarah sekitar abad XII sampai abad ke XIV pada masa kerajaan Dipa atau kerajaan Banjar, cerita rakyat atau sahibul hikayat, kain sasirangan yang pertama dibuat yaitu tatkala Patih Lambung Mangkurat bertapa selama 40 hari 40 malam di atas rakit balarut banyu. Menjelang akhir tapanya rakit Patih tiba di daerah Rantau kota Bagantung. Dilihatnya seonggok buih dan dari dalam buih terdengan suara seorang wanita, wa...

avatar
Budaya Indonesia
Gambar Entri
Sasirangan
Motif Kain Motif Kain
Kalimantan Selatan

Sasirangan adalah kain adat suku Banjar di Kalimantan Selatan, yang dibuat dengan teknik tusuk jelujur kemudian diikat tali rafia dan selanjutnya dicelup. Upaya untuk melindungi budaya Banjar ini, telah diakui oleh pemerintah melalui Dirjen HAKI Departemen Hukum dan HAM RI beberapa motif sasirangan sebagai berikut : Iris Pudak Kambang Raja Bayam Raja Kulit Kurikit Ombak Sinapur Karang Bintang Bahambur Sari Gading Kulit Kayu Naga Balimbur Jajumputan Turun Dayang Kambang Tampuk Manggis Daun Jaruju Kangkung Kaombakan Sisik Tanggiling Kambang Tanjung SEJARAH SASIRANGAN Menurut sejarah sekitar abad XII sampai abad ke XIV pada masa kerajaan Dipa atau kerajaan Banjar, cerita rakyat atau sahibul hikayat, kain sasirangan yang pertama dibuat yaitu tatkala Patih Lambung Mangkurat bertapa selama 40 hari 40 malam di atas rakit balarut banyu. Menjelang akhir tapanya rakit Patih tiba di daerah Ranta...

avatar
rusdiana rusdiana
Gambar Entri
Putri Selat
Makanan Minuman Makanan Minuman
Kalimantan Selatan

Putri selat merupakan salah satu makanan tradisional asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kue basah tradisional ini enak disantap dalam kondisi dingin. Bahan dasar kue Putri Selat adalah tepung beras, santan, gula, dan agar-agar. Melalui keterangan tertulis yang diterima Tempo, Gulaku berbagi resep makanan tradisional untuk melestarikan kuliner nusantara.  Resep membuat Putri Selat: 250gram Tepung beras 60gram Tepung sagu 100gram Gula pasir 100gram Gula merah 150ml Santan Kental 650ml Santan cair panas 60ml air daun suji 1/4 sdt Garam   CARA MEMBUAT: Campur tepung beras, tepung sagu, gula pasir dan garam, aduk rata. Tuang santan cair panas sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga kalis. Bagi adonan menjadi tiga bagian. Tambahkan air daun suji untuk adonan hijau, gula merah untuk adonan cokelat dan santan kental untuk adonan putih. Siapkan cetakan, semir dengan minyak. Masukkan adonan putih, kukus...

avatar
Imam Taufik
Gambar Entri
Aruh Baharin
Ritual Ritual
Kalimantan Selatan

Biasa dilakukan oleh masyarakat Dayak Halongan yang merupakan pemeluk kepercayaan Kaharingan. Upacara ini dilakukan ketika musim panen huma/ padi ladang. Pada prakteknya upacara ini dilakukan oleh seluruh warga apapun kepercayaannya. Aruh Baharin bertujuan mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan YME dan juga leluhur yang menjaga hingga diperoleh hasil panen melimpah. Upacara ini harus dilakukan sebelum masyarakat menikmati/ mengkonsusmi hasil panen. Tapi belakangan, upacara ini diselenggarakan 3-5 tahun sekali. Upacara ini berlangsung selama 7 hari 7 malam dengan penyembelihan beberapa hewan/ hadangan kerbau, kambing, dan ayam. Di upacara ini, kaum perempuan mengenakan baju Tapih Bahalai, yg bercorak/motif khas. Susunan ritualnya: ritual Balai Tumarang, ritual Sampan Dulang, dan ritual Kelong, ritual Hyang Lembang, ritual Dewata, ritual Hyang Dusun. Rangkaian ritual tersebut meliputi pemanggilan arwah leluhur dan penggambaran kisah raja-raja Dayak. Kurban hewan adalah bagian penting...

avatar
Usman
Gambar Entri
Wayang kulit Banjar
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Selatan

Wayang Kulit Banjar  adalah  wayang kulit  yang berkembang dalam budaya  suku Banjar  di Kalimantan Selatan maupun di daerah perantauan suku seperti di  Indragiri Hilir . Sejarah Masyarakat Banjar  di  Kalimantan Selatan  , telah mengenal pertunjukan wayang kulit sekitar awal abad ke-XIV. Pernyataan ini diperkuat karena pada kisaran tahun 1300 sampai dengan 1400,  dimana  Kerajaan  Majapahit  telah menguasai sebagian wilayah Kalimantan ( Tjilik Riwut , 1993), dan membawa serta menyebarkan pengaruh agama  Hindu  dengan jalan pertunjukan  wayang kulit . Konon pasukan Majapahit yang dipimpin oleh  Andayaningrat  membawa serta seorang dalang wayang kulit bernama  Raden Sakar Sungsang  lengkap dengan pengrawitnya, pegelaran langsung ( sesuai pakem tradisi Jawa) yang dimainkannya kurang dapat dinikmati oleh masyarakat Banjar, karena lebih banyak menggunakan repertoar...

avatar
Borip X7
Gambar Entri
Kalang Kupak
Alat Musik Alat Musik
Kalimantan Selatan

Alat musik ini dibuat dari jenis bambu yang tipis (Paring Tamiang). Kalang kupak terdiri dari 8 ruas bambu yang masing-masing dipotong setengahnya dan meruncing di bagian ujung. Ruas-ruas bambu tersebut kemudian disatukan dengan serat rotan hingga bentuknya menyerupai calung dari Jawa Barat. Kalang Kupak berperan sebagai pembawa melodi, dimainkan bersama alat musik agung (gong), babun (gendang), lumba (gendang), dan kecapi untuk mengiringi upacara adat Balian, yaitu upacara keselamatan bagi kehidupan masyarakat setempat yang dilaksanakan setiap tahun dan untuk mengiringi tarian adat, seperti tari Gintor. Kalang Kumpak merupakan alat musik tradisional Suku Bukit. Masyarakat Dayak Maanyan menyebut kalang kumpak dengan nama "salung" yang berfungsi untuk menghibur petani di ladang dan untuk mengusir binatang buas.

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Kurung - Kurung
Alat Musik Alat Musik
Kalimantan Selatan

Mungkin inilah salah satu alat musik tradisional Kalimantan Selatan yang dinilai sangat unik. Dari namanya saja sudah unik apalagi dari bentuknya yang terbut dari kayu panjang yang dipadu dengan bambu di bagian bawahnya. Cara memainkannya cukup menghentakkan kurung-kurung ini ke tanah maka keluarlah bunyi-bunyian yang unik yang berbeda antara satu kurung-kurung dengan kurung-kurung yang lainnya. Kurung-kurung biasa dimainkan pada saat perayaan upacara adat, kenduri, atau menyambut tamu dan pejabat yang datang ke daerah Kalimantan Selatan tersebut.

avatar
Meta Indriyani Kurniasari
Gambar Entri
Rumah Banjar
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Kalimantan Selatan

Rumah adat di Kalimantan Selatan ada beberapa macam, diantaranya ada rumah suku Banjar yang disebut Rumah Bubungan Tinggi dan rumah dari suku Dayak Bukit yang dikenal dengan sebutan Balai. Rumah Banjar: adalah rumah tradisional suku Banjar. Arsitektur tradisional ciri-cirinya antara lain memiliki perlambang, memiliki penekanan pada atap, ornamental, dekoratif dan simetris. Rumah tradisonal Banjar adalah type-type rumah khas Banjar dengan gaya dan ukirannya sendiri mulai sebelum tahun 1871 sampai tahun 1935. Pada tahun 1871 pemerintah kota Banjarmasin mengeluarkan segel izin pembuatan Rumah Bubungan Tinggi di kampung Sungai Jingah yang merupakan rumah tertua yang pernah dikeluarkan segelnya. Umumnya rumah tradisional Banjar dibangun dengan ber-anjung (ba-anjung) yaitu sayap bangunan yang menjorok dari samping kanan dan kiri bangunan utama karena itu disebut Rumah Baanjung. Anjung merupakan ciri khas rumah tradisional Banjar, walaupun ada pula beberapa type Rumah Banj...

avatar
Meta Indriyani Kurniasari