guru
86 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Kujang
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Jawa Barat

Dalam Wacana dan Khasanah Kebudayaan Nusantara, Kujang diakui sebagai senjata tradisional masyarakat Masyarakat Jawa Barat (Sunda) dan Kujang dikenal sebagai senjata yang memiliki nilai sakral serta mempunyai kekuatan magis. Beberapa peneliti menyatakan bahwa istilah Kujang berasal dari kata Kudihyang dengan akar kata Kudi dan Hyang. Kudi diambil dari bahasa Sunda Kuno yang artinya senjata yang mempunyai kekuatan gaib sakti, sebagai jimat, sebagai penolak bala, misalnya untuk menghalau musuh atau menghindari bahaya/penyakit. Senjata ini juga disimpan sebagai pusaka, yang digunakan untuk melindungi rumah dari bahaya dengan meletakkannya di dalam sebuah peti atau tempat tertentu di dalam rumah atau dengan meletakkannya di atas tempat tidur (Hazeu, 1904 : 405-406) Sedangkan Hyang dapat disejajarkan dengan pengertian Dewa dalam beberapa mitologi, namun bagi masyarakat Sunda Hyang mempunyai arti dan kedudukan di atas Dewa. Secara umum, Kujang mempunyai pengertian sebagai pusa...

avatar
Budaya Indonesia
Gambar Entri
Tari Yapong
Tarian Tarian
Jawa Barat

Deskripsi: Tari ini awalnya dibuat oleh Bagong Kussudiardjo, guru tari terkenal dari Yogyakarta. Tari ini dipentaskan di Pasar Malam Bersama di Beverwijk, Belanda oleh sekelompok penari putri dari Nuansa Seni Indonesia, yaitu Putri dan Audi (keduanya berusia 9 tahun). Pemuat di Youtube: nuansaseni

avatar
Budaya Indonesia
Gambar Entri
Wayang Dewi Gedeng Permoni
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Dewi GEDENG PERMONI/ BETARI DURGA Wayang golek Sunda Salah satu versinya dikisahkan sbb:Perkawinan Batara Guru dgn Dewi Uma yg cantik tidaklah seharmonis yg diharapkan dan berakhir dgn mengakibatkan Batara Guru bertaring panjang dan Dewi Uma menjadi raseksi(Raksasa wanita).Mereka berdua saling menyesal. Batara Guru merasa Dewi Uma yg telah berubah menjadi raseksi tidak lagi pantas sebagai istrinya,maka ditukarlah badan jasmani Dewi Uma dgn Dewi Gedeng Permoni yg sangat cantik tetapi berambisi serta berkeinginan hanya mau menikah dgn raja dewa, yakni Batara Guru.Dan jiwa Dewi Gedeng Permoni dimasukkan ketubuh Dewi Uma yg telah berujud raseksi dan diberi nama Betari Durga.Kelak Betari Durga diperistri oleh Batara Kala,selanjutjnya pasangan itu serta turunannya berupa raksasa selalu berbuat onar dimarcapada/dunia.Mereka diberi kekuasaan dihutan Setra Gandamayit untuk memerintah para jin;iblis;banaspati;gandarwa dan mahluk halus jahat lainnya.

avatar
hokky saavedra
Gambar Entri
Kedok Dorna
Ornamen Ornamen
Jawa Barat

Gambaran karakter wajah pria tua terlihat di kedok ini. Kedok, istilah yang dipakai untuk topeng Cirebon, pada umumnya terbuat dari kayu Jaran atau kayu kuda (dolichandrone spathacea). Jenis Kayu ini banyak ditemukan di kebun, sawah, pinggir jalan, hingga kuburan. Kayu jaran bersifat agak lunak namun tahan rayap. Cara memakainya dengan digigit. Di belakang wajah kedok bagian bawah, sejajar dengan bagian bibir bawah kedok, terdapat cangkem (lidah kedok), yang terbuat dari rautan bambu, kayu, atau kulit sepanjang kurang lebih dua centimeter. Bagian inilah yang digigit penari. Kedok “Dorna” ini sendiri bisa digunakan untuk tokoh lain yaitu “Aki-aki”. Di Wayang Wong Cirebon, terutama di Sanggar Sekar Pandan Cirebon, satu topeng bisa digunakan untuk beberapa tokoh tergantung cerita/lakon yang sedang dimainkan. Wajah tua sendiri menggambarkan Dorna, atau Drona, sebagai guru sepuh yang merupakan guru para Pandawa dan Kurawa. Kerutan menghiasi dahi, pipi, dan bag...

avatar
Rizky Imania
Gambar Entri
Sejarah Cirebon Naskah Klayan ( Terjemahan )
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Barat

Pupuh pertama Dangdanggula, 13 Bait. Pupuh ini diawali oleh kalimat Bismillahi ya rakhman nirakhim. Pupuh ini menceritakan lolosnya Walangsungsang—putra Prabu Siliwangi—yang berkeinginan mencari agama Nabi Muhammad. Walangsungsang –yang juga putra mahkota Kerajaan Pajajaran—berkeinginan untuk berguru agama Nabi Muhammad. Lalu, ia mengutarakan maksudnya kepada ayahandanya, Prabu Siliwngi. Namun, Prabu Siliwangi melarang bahkan mengusir Walangsungsang dari istana. Pada suatu malam, Walangsungsang melarikan diri meninggalkan istana Pakuan Pajajaran. Ia menuruti panggilan mimpi untuk berguru agama nabi (islam)kepada Syekh Nurjati, seorang pertapa asal Mekah di bukit Amparan Jati cirebon. Dalam perjalanan mencari Syekh Nurjati, Walangsungsang bertemu dengan seorang pendeta Budha bernama Sang Danuwarsi. Pupuh Kedua Kinanti, 24 bait. Pupuh ini menceritakan perjalanan Rarasantang –adik Walangsungsang yang juga berkeinginan untuk mempelajari agam...

avatar
Sedayuu
Gambar Entri
Asal Usul Kota Kuningan Jawa Barat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Kabupaten Kuningan ,  adalah sebuah  kabupaten  di  Provinsi Jawa Barat ,  Indonesia . Ibukotanya adalah  Kuningan . Letak astronomis kabupaten ini di antara 108°23″ – 108°47″ Bujur Timur dan 6°45″ – 7°13″ Lintang Selatan. Kabupaten ini terletak di bagian timur Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Cirebon  di utara,  Kabupaten Brebes  ( Jawa Tengah ) di timur,  Kabupaten Ciamis  di selatan, serta  Kabupaten Majalengka  di barat. Kabupaten Kuningan terdiri atas 32 kecamatan , yang dibagi lagi atas sejumlah 361  desa  dan 15 kelurahan . Pusat pemerintahan di Kecamatan  Kuningan . Bagian timur wilayah kabupaten ini adalah dataran rendah, sedang di bagian barat berupa pegunungan, dengan puncaknya Gunung Ceremai  (3.076 m) yang biasa salah kaprah disebut dengan  Gunung Ciremai , gunung ini berada di perbat...

avatar
Oase
Gambar Entri
Nyi Pohaci
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Nyi Pohaci tidak dilahirkan oleh siapa pun. Ia berasal dari sebutir telur. Dan telur itu semula berasal dari tetesan air mata Dewa Naga Anta (dunia bawah). Pada awalnya Dewa Guru (dunia atas) mau membangun istananya. Semua dewa bergotong-royong membangun Bale Mariuk Gedong Sasaka Domas. Hanya Naga Anta tidak dapat ikut membangun, karena tidak punya tangan untuk bekerja. Batara Narada, wakil Dewa Guru, memarahi habis-habisan Naga Anta.          Sang Naga menangis oleh keterbatasan kodratinya, mau tetapi tidak mampu. Dalam menangis itu Naga Anta meneteskan tiga air mata. Tetesan itu serta merta berubah menjadi tiga butir telur. Ketiga telur itu dibawa Naga Anta kepada Dewa Guru dengan cara digigit. Di tengah jalan ia ditegur Elang, tetapi tidak dijawab, karena mulutnya menggigit tiga telur. Elang marah dan menyambar Naga Anta, akibatnya dua telur jatuh di bumi dan menjadi Kalabuat dan Budug Basu (semacam babi hutan). Hanya sebutir telur samp...

avatar
Oase
Gambar Entri
bas bas kalima lima gobas
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Barat

Bas bas kalima lima gobas bas Baskom ditengah sawah wah Wahai tukang bajigur gur Guru sakola desa sa Saban poena ngajar jar Jarum paragi ngaput put Putri nu gareulis lis Lisung kadua halu lu Luhur kapal udara ra Rag-rag dijakarta ta Taun opat hiji ji Haji rek kamekah kah Kahar dua rebu bu Buah menang ngala la Lauk menang nyobek bek Beker menang muter ter Terus ka cikampek pek Pengkolan cikemang

avatar
Jeshar
Gambar Entri
Hormati Leluhur, Tidak Boleh Menyebut Ucing (Kucing) di Desa Cipancar
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Di Sumedang ada sebuah desa yang menerapkan larangan serupa, boleh percaya boleh juga tidak namun begitulah adanya, desa tersebut adalah desa Cipancar di kecamatan Sumedang Selatan, di desa ini ada larangan tidak boleh menyebut kata ucing (kucing) baik dalam lisan maupun tulisan. Sepintas, memang agak aneh kalau kita memikirkan larangan yang berbau mitos tersebut, namun tentunya kita sudah mafhum bahwa jika disuatu tempat terdapat larangan atau pantangan untuk tidak melakukan suatu hal, pasti ada "sesuatu" juga dibaliknya, dan pantangan tersebut menjadi kerifan lokal yang jadi ciri khas dari suatu daerah yang bukan semata-mata berbau takhayul, karena jika kita tahu latar belakang dari adanya pantangan ataupun mitos disuatu daerah, kita akan memahami bahwa mitos yang ada sangat rasional dan ditujukan untuk kebaikan, seperti mitos  tidak boleh menyebut ucing/kucing di desa Cipancar  yang akan saya ceritakan ini.   Menyangkut apa-apa yang dilarang seperti itu ora...

avatar
Muhammad Arif Nurrohman17