Buku
92 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Topeng Drama Bali
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Bali

Ini merupakan topeng-topeng dalam Sendratari Drama Topeng Bali sebagaimana dicatat oleh Judy Slattum dalam buku "Balinese Masks: Sprits of an Ancient Drama" (2003).

avatar
hokky saavedra
Gambar Entri
Topeng Wayang Bali
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Bali

Ini merupakan topeng-topeng dalam Sendratari Wayang Orang, kisah Ramayana Bali sebagaimana dicatat oleh Judy Slattum dalam buku "Balinese Masks: Sprits of an Ancient Drama" (2003).

avatar
hokky saavedra
Gambar Entri
Topeng Calonarang
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Bali

Ini merupakan topeng-topeng dalam Sendratari Calonarang Bali, yang menggambarkan kisah tokoh-tokoh magis dan ilmu hitam, sebagaimana dicatat oleh Judy Slattum dalam buku "Balinese Masks: Sprits of an Ancient Drama" (2003).

avatar
hokky saavedra
Gambar Entri
Topeng Barong Bali
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Bali

Ini merupakan topeng-topeng dalam Sendratari Barong Bali sebagaimana dicatat oleh Judy Slattum dalam buku "Balinese Masks: Sprits of an Ancient Drama" (2003).

avatar
hokky saavedra
Gambar Entri
Gamelan Gong Suling
Alat Musik Alat Musik
Bali

Gong Suling pada dasarnya merupakan pengembangan dari Gong Kebyar, teknik tabuh yang digunakan hampir semuanya berasal dari Gong kebyar, hanya saja pembawa melodinya tidak lagi gangsa yang terbuat dari krawang melainkan sejumlah suling bambu dengan ukuran yang berbeda-beda. Gong Suling diperkuat dengan melodi bersifat unisono oleh ricikan rebab dengan memiliki dua utas dawai yang disebut wadon dan lanang. Terkait dengan fungsi suling dalam seni karawitan kebyar, hingga saat belum diketahui secara pasti kapan instrumen suling masuk sebagai bagian barungan gamelan tersebut. Munculnya gamelan gong kebyar sebagai salah satu bentuk ensambel baru dalam seni karawitan Bali pada abad XIX, tidak dijumpai adanya penggunaan suling dalam komposisi-komposisi kekebyaran yang diciptakan. Penyajian komposisi "kebyar" yang dinamis, menghentak-hentak serta pola-pola melodi yang ritmis tidak memungkinkan bagi suling untuk dimainkan di dalamnya. Kesenian ini adalah salah satu kesenian tua yang a...

avatar
hokky saavedra
Gambar Entri
Tari Calon Arang
Tarian Tarian
Bali

Tari Calon Arang mengisahkan tentang Calon Arang, seorang janda yang hidup di Desa Girah. Calon Arang memiliki seorang putri cantik jelita yang bernama Ratna Manggali. Karena kekejaman Calon Arang yang sering merusak panen dan mendatangkan penyakit, Ratna Manggalipun sulit mendapat jodoh.   Marah dan dendam, Calon Arangpun menculik gadis muda untuk dikorbankan ke Dewi Durga. Banjirpun datang dan menewaskan banyak warga. Selain banjir, penyakitpun juga mulai berdatangan. Mengetahui hal ini, Raja Airlangga segera mengutus Empu Baradah untuk menyelesaikan masalah ini.  Tari Barong Empu Baradah lalu menikahkan muridnya, Empu Bahula dengan Ratna Manggali. Pesta besar – besaranpun diadakan dan keadaan kembali normal.   Suatu hari, Empu Bahula berhasil mengambil buku ilmu sihir Calon Arang dan menyerahkannya ke Empu Baradah. Marah, Calon Arangpun adu kekuatan dengan Empu Baradah. Tanpa bantuan Dewi Durga, Calon Arangpun kalah dan keadaanpun menjadi tena...

avatar
Roby Darisandi
Gambar Entri
Manuskrip Lontar dan naskah kuno di Museum Gedong Kirtya Bali
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Bali

Perpustakaan Lontar Gedong Kertya. Gedong Kertya dan Museum Buleleng terletak di lingkungan Pura Seni Sasana Budaya Singaraja, tepatnya di jalan Veteran no. 23 Singaraja. Gedong Kertya adalah perpustakaan lontar yang ada hanya satu-satunya di Indonesia bahkan di dunia. Museum Gedong Kirtya yang didirikan pada 2 Juni 1928 dan mulai dibuka untuk umum pada 14 September 1928. Jumlah koleksi Museum Gedong Kirtya mencapai 1750 lontar, 7211 judul salinan lontar yang mulai dikerjakan sejak tahun 1930-an. Terdapat juga 8490 judul buku tentang agama, sastra bali, jawa kuna, linguistic dan masih banyak lainnya Semua tersusun rapi berdasarkan kelompok atau klasifikasi. Barisan paling atas Lontar Sasak, isinya tentang budaya Sasak. Kemudian Matrastawa (mantra/puja/weda), Niticastra (etik), Wariga (astronomi dan astrologi), Tutur (petuah), Usadha (pengobatan tradisional), Geguritan (kidung), Babad Pamancangah (sejarah), Satua (cerita rakyat). Semua lontar berbahasa Jawa kuno dan Sansekert...

avatar
Eviakbarwati
Gambar Entri
Tari Kebyar Duduk
Tarian Tarian
Bali

Tari Kebyar duduk diciptakan oleh   I Ketut Mario dari Tabanan pada tahun 1925 . Tari kebyar duduk biasa disebut juga dengan tari Kebyar Terompong (jika dimainkan memakai instrument Terompong). Tari ini disebut Kebyar Duduk oleh karena sebagian besar gerak-gerakan tarinya dilakukan dalam posisi duduk dengan kedua kaki menyilang (bersila). Seperti halnya tarian Baris, Kebyar adalah tarian tunggal, tetapi tarian ini bersifat individualistic. Tarian baris mengilustrasikan gerakan-gerakan ksatria Bali pada umumnya. Dalam tarian Kebyar penekannya adalah pada penari itu sendiri yang menginsterpretasikan nuansa musik dengan ekpresi wajah dan gerakan.  Profil I Ketut Mario Tidak mungkin tarian muncul dengan tiba-tiba, dengan kata lain pasti ada penciptanya seperti halnya I Ketut Mario yang telah banyak menciptakan tarian-tarian yang ada di Bali, salah satunya Tarian Kebyar Duduk ini.  I Ketut Mario  adalah sosok penari dan juga salah satu pencipta tarian Ba...

avatar
Oase
Gambar Entri
Busana Dramatari Arja
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Bali

Busana didalam dramatari Arja mempunyai arti tertentu, karena dpergunakan untuk menunjukkan karakter atau identitas setiap tokoh yang ditampilkan. Disamping itu busana juga dapat mempengaruhi segi perbendaharaan gerak tarinya. Hiasan kepala adalah satu dari busana yang dipakai dalam dramatari tersebut.   Busana yang dipergunakan dalam dramatari Arja dapat dibedakan menjadi dua macam yakni busana tokoh putra dan busana tokoh putri.   1. Warna Penggunaan warna yang diterapkan dalambsuana dramatari Arja di Bali mempunyai dua sifat simbolis dan menghias. Sifat simbolis penekanannya adalah dengan warna dapat mencerminkan karakter kejiwaan dari peran itu sendiri. Misalnya karakter atau peran Rahwana yang mempunyai sifat-sifat seperti raksasa, busananya didominasi oleh warna merah yang melambangkan nafsu angkara murka. Selain itu warna hitam putih (poleng) melambangkan dua kekuatan yang saling bertentangan...

avatar
hallowulandari