Di Jawa Barat khususnya masyarakat Sunda, Cobek lebih dikenal dengan sebuat Cowet atau Coet (Coét atawa cowét). Menurut wikipedia bahasa sunda, Cowet merupakan alat dapur yang dipakai sebagai wadah untuk menggerus bumbu atau sambal. Bisa terbuat dari tanah liat, batu, ataupun kayu. Sumber: http://munthu.com/20131220/cobek-variasi-nama-lemper-cowet-coet-cowek/
Aweuek dalam bahasa gayo disebut senuk dan dalam Aneuk Jamee disebut sandoak, di dalam bahasa Indonesia disebut irus. Bentuk aweuek hampir menyerupai sebuah sendok dengan tangkainya yang lebih panjang. Besarnya aweuek sangat tergantung kepada besar kecilnya tempurung kelapa yang dipergunakan sebagai bahan bakunya. Pada umumnya tempurung kelapa yang akan dipergunakan dipilih yang berdiameter 10 cm. Tangkainya lebih panjang dari ukuran sendok biasa dan yang sering kita ketemukan atau yang umum dipakai berkisar antara 25 — 30 cm. Untuk tangkai bahannya dapat dipergunakan bambu, kayu atau batang pinang yang telah dibentuk dengan sistim meraut. Bagian yang kecil dimasukkan ke tempurung yang telah diberikan 'oerlobang. Aweuek dipakai untuk mengaduk sayur dan gulai yang sedang dimasak dan sekaligus berfungsi untuk mengambilnya sesudah masak. Selain itu juga dipakai untuk mengambil nasi dalam periuk, menggoreng ikan, dan lain-lain. Untuk memperole...
Dalam beberapa daerah di Pulau Jawa khususnya Jawa Tengah dan Jawa Timur, Cobek juga sering disebut dengan sebutan Layah. Walaupun secara umum mereka lebih mengenal dengan sebuat Cowek. Beberapa daerah semisal Kebumen atau Cilacap sering menyebutnya dengan Leyeh. Sumber: http://munthu.com/20131220/cobek-variasi-nama-lemper-cowet-coet-cowek/
Dalam beberapa daerah di Pulau Jawa khususnya Jawa Tengah dan Jawa Timur, Cobek juga sering disebut dengan sebutan Layah. Walaupun secara umum mereka lebih mengenal dengan sebuat Cowek. Beberapa daerah semisal Kebumen atau Cilacap sering menyebutnya dengan Leyeh. Sumber: http://munthu.com/20131220/cobek-variasi-nama-lemper-cowet-coet-cowek/
Dalam beberapa daerah di Pulau Jawa khususnya Jawa Tengah dan Jawa Timur, Cobek juga sering disebut dengan sebutan Layah. Walaupun secara umum mereka lebih mengenal dengan sebuat Cowek. Beberapa daerah semisal Kebumen atau Cilacap sering menyebutnya dengan Leyeh. Sumber: http://munthu.com/20131220/cobek-variasi-nama-lemper-cowet-coet-cowek/
Dalam beberapa daerah di Pulau Jawa khususnya Jawa Tengah dan Jawa Timur, Cobek juga sering disebut dengan sebutan Layah. Walaupun secara umum mereka lebih mengenal dengan sebuat Cowek. Beberapa daerah semisal Kebumen atau Cilacap sering menyebutnya dengan Leyeh. Sumber: http://munthu.com/20131220/cobek-variasi-nama-lemper-cowet-coet-cowek/
Lemper merupakan penyebutan Cobek di kalangan masyarakat Jawa Timur khususnya Nganjuk, Kediri, Tulungagung dan sekitarnya. Sedang untuk pasangan dari Lemper, masyarakat Jatim lebih sering menyebutnya dengan Ulek-ulek / Uleg-uleg atau ulegan. Sumber: http://munthu.com/20131220/cobek-variasi-nama-lemper-cowet-coet-cowek/
Layah berpasangan dengan ulegan. Adalah seperangkat alat untuk menghaluskan bumbu atau sambal. Sumber: http://munthu.com/20131220/cobek-variasi-nama-lemper-cowet-coet-cowek/
Dalam Bahasa Jawa Tengah, Cowek perpasangan dengan Munthu. Sumber: http://munthu.com/20131220/cobek-variasi-nama-lemper-cowet-coet-cowek/