Bawömataluo adalah desa tradisional terbesar dan yang terawat baik di Pulau Nias, dengan lebih dari 140 rumah tradisional. Desa ini kadang-kadang disebut Desa Raja. Sebenarnya bukan seorang raja tetapi seorang kepala suku yang kuat yang memerintah daerah itu. Desa ini sering menerima pengunjung, dan penduduk setempat melakukan upacara lompat batu yang terkenal (Hombo Batu). Tarian perang yang spektakuler juga kadang-kadang dipertunjukkan di sini. Banyak pemahat kayu yang membuat seni dan kerajinan tangan tinggal di desa ini. Sumber: https://www.museum-nias.org/situs-budaya-nias-selatan
Desa Orahili Fau hanya beberapa ratus meter menuruni bukit dari Bawömataluo dan dapat diakses melalui tangga. Desa ini juga sangat menarik dengan sejumlah 70 rumah tradisional, banyak megalith dan satu batu lompat. sumber: https://www.museum-nias.org/situs-budaya-nias-selatan/
Naskah ini tidak berilustrasi tetapi unik dan jarang yang memiliki, hanya dua yang masih ada, salah satunya tersimpan di Musemu La Galigo di Makasar, Sulawesi Selatan. Naskah terdiri dari tiga pokok uraian: Nasihat bagi anak muda juka mencari calon istri yang baik Hari perkawinan yang baik dan cocok dalam mempersiapkan kehidupan berumah tangga kisah burung berisi nasehat
Aksara Mandailing dikenal juga sebagai Aksara Tulak-Tulak. Biasanya digunakan untuk ilmu perdukunan, ilmu nujum, surat-menyurat dan ratapan. Aksara ini merupakan metamorfosa dari huruf Pallawa. Berdasarkan penelitian para ahli sejarah dan antropolog, Aksara Tulak-Tulak ini menyebar dari selatan (Mandailing) ke arah utara (Toba). Pakar sejarah dan sastra Sumut, Z Pangaduan Lubis dalam artikel “Sekilas Budaya Mandailing” menyebutkan orang Mandailing memiliki aksara etnisnya sendiri yang dinamakan surat tulak-tulak. Meskipun masyarakat Mandailing memiliki aksara tetapi boleh dikatakan aksara tersebut pada masa lalu tidak dipergunakan untuk mencatat atau menulis sejarah. Kalaupun aksara etnis tersebut digunakan untuk menulis hal-hal yang berhubungan dengan masa lalu seperti tarombo (silsilah keluarga). Selain itu, lebih banyak digunakan untuk mencatat ilmu pengobatan tradisional dan ilmu peramalan dalam kitab tradisional yang disebut...
Lokasi Makam ini tepat berada di sisi jalan menuju dusun Wajo-Wajo atau 800 meter dari jalan poros Tosora-Paria. Nisan makam berbentuk menhir (batu tegak), dengan tinggi 205 cm, lebar dasar 67 cm, dan tebal 23 cm. bagian atas nisan utara kelihatan sudah patah, sehingga berbentuk tangga. Lebar bagian yang patah 38 cm dan tinggi 78 cm. Sumber: Buku Situs Tosora Sebagai Kawasan Cagar Budaya di Kabupaten Wajo
Makam terletak sekitar 700 meter ke arah selatan pohon asam Lapaddeppa, tepat berada di tengah tengah areal persawahan. Makam ini memiliki dua buah nisan menhir, berorientasi utara-selatan. Salah satu nisan menhir (sebelah : selatan) sudah rubuh, berukuran tinggi 90 cm., lebar antara 33-55 cm., dan tebal antara 28-30 cm. Sementara nisan menhir sebelah utara yang masih berdiri tegak berukurantinggi 75 cm., lebar 85 cm., dan tebal 35 cm. Sumber: Buku Situs Tosora Sebagai Kawasan Cagar Budaya di Kabupaten Wajo
10 Tahun Kerjasama Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Puslit Arkenas) dan Ecole Française d'Extrême - Orient (EFEO) -, - (1987) 10 Tahun Kerjasama Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Puslit Arkenas) dan Ecole Française d'Extrême - Orient (EFEO). In: 10 Tahun Kerjasama Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Puslit Arkenas) dan Ecole Française d'Extrême - Orient (EFEO). Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, 01-158. ISBN 979-8041-10-0 Text 10 tahun kerjasama puslit arkenas.pdf Download (39MB) | Preview Item Type: Book Section Subjects: Pendidikan > Kebudayaan > Arkeologi Divisions: Badan Penelitian dan Pengembangan...
Archaeological remains of banten lama -, - (1998) Archaeological remains of banten lama. Other. Pusat Penelitian Arkeologi Nasional. Text archeological remains of banten lama.pdf Download (3MB) | Preview Item Type: Monograph (Other) Subjects: Pendidikan > Kebudayaan > Arkeologi Divisions: Badan Penelitian dan Pengembangan > Pusat Penelitian Arkeologi Nasional Depositing User: Mrs Murnia Dewi Date Deposited: 27 Nov 2017 03:24 Last Modified: 27 Nov 2017 03:24 URI: http://repositori.kemdikbud....