1.687 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
#DaftarSB19: Candi Simbatan, Sumber Pengobatan
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Timur

Candi Simbata adalah sebuah candi yang terdapat arca Dewi Sri di dalamnya dan terletak di desa Simbatan, sekitar 17 Km ke arah timur dari kota Magetan. Arca Dewi Sri ini merupakan arca yang 'dihormati', dimana setiap hari Jumat Pahing, dalam penanggalan Jawa, di bulan Muharram selalu diikutsertakan dalam ritual bersih desa. Dan kegiatan itu sudah berlangsung sejak tahun 1813. Ada sesuatu yang menarik tentang arca Dewi Sri ini, dimana sejak tahun 1933 sampai tahun 1942 pada dada arca tersebut keluar sumber air yang bersih. Dan sejak saat itu, sumber air tersebut dimanfaatkan oleh banyak orang untuk diambil sebagai pengobatan segala macam penyakit. (Sumber: http://www.eastjava.com/tourism/magetan/ina/simbatan.html)

avatar
Esti Handayani Al-Karim
Gambar Entri
Basa Kedhaton #DaftarSB19
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Tengah

Basa Kedhaton atau Bahasa Keraton adalah bahasa Jawa yanag digunakan di lingkungan keraton Surakarta. Ada perbedaan kosa kata dengan bahasa Jawa pada umumnya, yaitu : Penggunaan bentuk kata ganti orang pertama. Di dalam Keraton untuk menyatakan aku atau saya menggunakan ingsun, panjenenganingsun, manira dan abdi dalem. Sedangkan di luar Keraton menggunakan aku, kula, dan kawula Penggunaan untuk kata ganti orang kedua. Di dalam keraton untuk menyatakan kamu menggunakan sira, pakenira, sampeyan dalem, dan panjengengan dalem. Sedangkan di luar keraton menggunakan kowe, sampeyan, panjengengan, dan jengandalem. Perbedaan penggunaan kata tertentu. Misalnya bahasa keraton Caos yang memiliki arti memberi dan cara menggunakannya untuk mengatakan makna piket abdi dalem. Bahasa yang digunakan dalam keraton dapat digunakan dengan 2 cara, yaitu lisan dan tulisan. Lisan digunakan dalam pelaksanaan adat tatacara keraton, contohnya tatacara Tingalan Jumenengan Dalem. Tulisan digun...

avatar
Novi_handayani
Gambar Entri
Mengenal Panggilan Kekerabatan Khas Suku Betawi #DaftarSB19
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
DKI Jakarta

Setiap suku di Indonesia memiliki sebutan unik dalam memanggil kerabat/keluarganya. Tak terkecuali untuk suku betawi, suku penduduk asli batavia atau lebih umum dikenal sebagai Jakarta. Beberapa dari anda mungkin tidak asing dengan panggilan "Babe", "Nyak", "Mpok", ataupun "Abang". Ya, panggilan-panggilan tersebut adalah beberapa contoh panggilan kekerabatan khas suku betawi yang masih umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Yuk, kita mengenal lebih banyak panggilan-panggilan kekerabatan khas suku betawi. Panggilan "Babe" biasa digunakan untuk memanggil ayah/bapak, sedangkan "Nyak" biasa digunakan untuk memanggil ibu. Namun, tak jarang juga penduduk suku betawi ini menggunakan panggilan "Emak" untuk ibunya. Berikutnya, panggilan yang masih sangat umum digunakan yaitu "Mpok" dan "Abang". Kedua panggilan ini masing-masing dipakai untuk saudara perempuan dan saudara laki-laki yang usinya lebih tua dari kita. Tidak hanya untuk saudara kandung, panggilan "Mpok" dan "Abang" ini juga...

avatar
Firdastriyani
Gambar Entri
Situs Cagar Budaya Batu Silindrik berrelief (Batu Gong) Kumun #DaftarSB19
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jambi

Situs cagar budaya yang terletak di Dusun Kumun Mudik, Desa Ulu Air, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh, Propinsi Jambi merupakan salah satu daerah yang masih bisa ditemukan peninggalan megalitik berupa Batu Silindrik. Tinggalan megalitik yang terdapat di situs ini berbentuk bulat memanjang dan pada bagian ujungnya dipangkas sehingga menyerupai bentuk gendang. Seluruh bagian permukaannya, kecuali bagian bawah, dihias pahatan berbentuk tonjolan. Motif hias lain yang dipahatkan pada batu ini adalah geometris pada sisi-sisinya, sulur-suluran dan spiral pada sisi kanan dan kiri. Batu berbentuk silindrik dengan pangkal berukuran lebih besar dan ujung meruncing. Bagian permukaan terdapat hiasan relief manusia dalam posisi tegak dengan kedua tangan ke atas dan kaki mengangkang.

avatar
Jauzaalifah
Gambar Entri
Peninggalan Kerajaan Melayu Kuno di Jambi #DaftarSB19
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jambi

Di Jambi dahulunya pernah berdiri tiga kerajaan Melayu, dua diantaranya bercorak Buddha yaitu Kerajaan Malayu (Melayu kuno) kemudian muncul Kerajaan Dharmasraya (Melayu muda), dan terakhir adalah Kesultanan Jambi yang bercorak islam (Melayu Islam). Salah satu saksi dari keberadaan Kerajaan Melayu Kuno di Jambi adalah kompleks Percandian Muaro Jambi, yang terletak di desa Muaro Jambi Kec. Muaro Sebo Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi.Diperkirakan candi-candi dilokasi situs sejarah candi Muaro Jambi mulai dibangun sejak abad ke- 4M. sampai sekarang disitus candi Muaro Jambi telah teridentifikasi kurang lebih 110 bangunan candi yang terdiri dari kurang lebih 39 kelompok candi dengan luas komplek percandian 2.612 hektar. Dikawasan ini terdapat beberapa candi yang berhasil di pugar diantaranya : Candi Kedaton, Candi Gumpung, Candi Tinggi I, Candi Tinggi II, Candi Astano, Candi Kembar Batu, Candi Gedong I, Candi Gedong II, Candi Koto Mahligai dan Kolam Telago Rajo. Seluruh bangunan candi...

avatar
Jauzaalifah
Gambar Entri
Situs Biting Kerajaan Lamajang Tigang Juru #DaftarSB19
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Timur

Situs Biting  adalah sebuah situs  arkeologis yang terletak di desa Kutorenon, kecamatan  Sukodono, Lumajang , provinsi  Jawa Timur . Situs ini diperkirakan merupakan peninggalan dari kerajaan Lamajang dan tersebar di atas kawasan seluas sekitar 135 hektaree. Bangunan yang paling mengesankan adalah bekas tembok benteng dengan dengan panjang 10 kilometer, lebar 6 meter dan tinggi 10 meter. Kawasan Situs Biting adalah sebuah kawasan ibu kota kerajaan Lamajang Tigang Juru yang dipimpin Prabu Arya Wiraraja yang dikelilingi oleh benteng pertahanan dengan tebal 6 meter, tinggi 10 meter dan panjang 10 km. Hasil penelitian Balai Arkeologi Yogyakarta tahun 1982-1991, Kawasan Situs Biting memiliki luas 135 hektare yang mencakup 6 blok/area merupakan blok keraton seluas 76,5 ha, blok Jeding 5 ha, blok Biting 10,5 ha, blok Randu 14,2 ha, blok Salak 16 ha, dan blok Duren 12,8 ha. Dalam Babad Negara Kertagama, kawasan ini disebut Arnon dan dalam perkembangan pada abad ke-...

avatar
Hortensia
Gambar Entri
SEJARAH ASAL-USUL BAHASA SUNDA DAN PERKEMBANGANNYA #DaftarSB19
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Barat

Bahasa Sunda merupakan bahasa yang diciptakan dan digunakan oleh orang Sunda dalam berbagai keperluan komunikasi kehidupan mereka. Tidak diketahui kapan bahasa ini lahir, tetapi dari bukti tertulis yang merupakan keterangan tertua, berbentuk prasasti berasal dari abad ke-14. Prasasti dimaksud di temukan di Kawali Ciamis, dan ditulis pada batu alam dengan menggunakan aksara dan Bahasa Sunda (kuno). Diperkirakan prasasti ini ada beberapa buah dan dibuat pada masa pemerintahan Prabu Niskala Wastukancana (1397-1475). Salah satu teks prasasti tersebut berbunyi "Nihan tapak walas nu siya mulia, tapak inya Prabu Raja Wastu mangadeg di Kuta Kawali, nu mahayuna kadatuan Surawisésa, nu marigi sakuliling dayeuh, nu najur sakala désa. Ayama nu pandeuri pakena gawé rahayu pakeun heubeul jaya dina buana" (inilah peninggalan mulia, sungguh peninggalan Eyang Prabu Adipati Wastukentjana yang bertakhta di Kota Kawali, y...

avatar
Tari
Gambar Entri
Asal Usul Sejarah dan Kebudayaan Jambi
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jambi

Jauh sebelum abad masehi etnis melayu setelah mengembangkan suatu corak kebudayaan melayu pra sejarah di wilayah pengunungan dan dataran tinggi. Masyarakat pendukung kebudayaan melayu pra sejarah adalah suku Kerinci dan suku Batin. Orang kerinci di perkirakan telah menepati caldera danau kerinci sekitar tahun 10.000 SM sampai tahun 2000 SM. Suku Kerinci dan termasuk juga suku Batin adalah suku tertua di Sumatera. Mereka telah mengembangkan kebudayaan batu seperti kebudayaan Neolitikum. Kehadiran agama budha sekitar abad 4 M telah mendorong lahir dan berkembangnya suatu corak kebudayaan buddhis. Kebudayaan ini diidentifikasikan sebagai corak kebudayaan melayu kuno. Masyarakat pendukung kebudayaan melayu buddis yang masih ada di Jambi adalah suku anak dalam (kubu). Namun peningalan momental kebudayaan melayu Buddishis adalah bangunan candi-candi yang tersebar dikawasan daerah aliran sungai (DAS) batanghari, salah satu di antaranya ialah situs candi muara Jambi. Pada masa kebudayaan bud...

avatar
Jauzaalifah
Gambar Entri
Serat Damar Wulan
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Timur

Naskah Serat Damarwulan merupakan salah satu karya sastra jawa yang menceritakan nilai kepahlawanan yang dibawa Damarwulan dari Majapahit melawan kejahatan yang dipimpin Menakjingga dari Blambangan. Karya sastra tersebut ditulis menggunakan aksara pegon yaitu, aksara arab dengan berbahasa Melayu, Madura dan Jawa. https://www.wdl.org/en/item/14282

avatar
Deni Andrian