Motif Parikesit (https://senirupaterapanbatikindonesia.blogspot.co.id) Pengertian dalam bahasa Jawa Parikesit berasal dari dua kata Pari berarti Padi dan Kesit maknanya bersih atau putih bersih boleh juga berarti gesit. Motif ini mengandung makna bahwa untuk mencari keutamaan, harus dilandasi dengan usaha keras dan kegesitan. Tentu usaha keras dan kegesitan itu tidak boleh meninggalkan norma-norma yang berlaku di masyarakat. Motif Parikesit (https://www.mahaprabu.com) Bukan sebaliknya usaha keras dan gesit dengan cara kotor, pasti akan sangat dihindari. Sebab dampak yang ditimbulkan akan sangat berat dan yang jelas pasti akan menjadi bumerang bagi diri-sendiri. Dengan usaha keras dan gesit itulah diharapkan bisa membangun keluarga inti yang sejahtera lahir dan batin. Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2018/06/batik-motif-parikesit/
Motif Meru (https://www.buatbunda.com) Motif Batik Meru, menurut kepercayaan para masyarakat Yogyakarta motif ini juga memiliki latar belakang tersendiri yang secara garis besarnya adalah sebagai berikut. Kata Meru berasal dari kata Mahameru, yaitu nama sebuah gunung yang dianggap sakral karena menjadi tempat tinggal atau singgasana bagi Tri Murti yaitu Sang Hyang Wisnu, Sang Hyang Brahma dan Sang Hyang Siwa. Menurut salah seorang informan, di puncak Gunung Mahameru terdapat air keramat yang dinamakan tirta kamandalu, yaitu air yang merupakan sumber kehidupan abadi. Demikian Tri Murti dilambangkan sebagai sumber dari segala kehidupan, sumber kemakmuran, dan segala kebahagiaan hidup di dunia. Berdasarkan keyakinan seperti di atas maka orang-orang Yogyakarta mewujudkan pandangannya tersebut ke dalam motif batik, dengan harapan agar mendapatkan berkah dari Tri Murti. Motif Meru ini selain dituangkan dalam lukisan batik, biasanya...
Kembang suket merupakan tanaman liar, yang tumbuh dengan subur dan tidak memerlukan pemeliharaan dari pemiliknya. Kembang suket adalah unsur motif utama pada batik kembang suket ini. Hal ini dikarenakan dari kesekian unsur motif yang terdapat dibatik kembang suket, yang dominan mengisi bidang kain adalah Motif Kembang Suket. Dengan demikian perajin menamakan motif batiknya dengan sebutan Batik Kembang Suket. Kembang suket berbentuk bulat dan memiliki tiga kelopak pada setiap bunganya. Pada setiap kelopak terdapat isen sawut dan isen cecek. Begitupula pada daun atau rumputnya, terdapat isen- Motif Kembang Suket memiliki ukuran panjang dan lebar 3 cm x 3 cm, diukur dari kelopak satu dengan kelopak yang sejajar dan ukuran daun pada motif kembang suket ini memiliki panjang yang berbeda-beda, sehingga tidak ada ukuran yang bisa dijadikan sebagai patokan. Sumber: https://infobatik.id/unsur-motif-kembang-suket-pada-batik-suket/
Unsur Motif Dahan dan Ranting Pada Batik Lokcan Unsur motif terdapat pada Batik Lokcan yaitu unsur motif dahan dan ranting. Motif pelengkap seperti dahan dan ranting ini memang selalu diterapkan hampir disetiap Motif Batik Paoman, hal ini dikarenakan diilhami dari letak geografis Indramayu seperti yang telah diuraikan sebelumnya, bahwa daerah Indramayu terdapat sawah-sawah dan rawa-rawa yang ditumbuhi berbagai tanaman liar, kemudian dijadikan obyek oleh pengrajin sebagai unsur motif yang terdapat pada Batik Lokcan ini. ada unsur motif dahan dan ranting ini pula menggunakan isen cecek dan isen sawut. Secara visual Batik Lokcan ini memiliki unsur motif pendukung yang paling menonjol dibandingkan dengan motif lainnya, yaitu motif burung lokcan. Nama Batik Lokcan ini juga diambil dari unsur motif yang ukurannya paling menonjol diantara motif pendukung lainnya. Pada motif dahan dan ranting memiliki ukuran 5 cm x 4 cm dari bagian ujung satu ke ujung satunya....
Batik Indramayu Motif Cendrawasih Ciri khas batik dari Indramayu diperoleh dari kebudayaan masyarakat daerah tersebut sendiri dan juga kebudayaan asing yang ikut masuk dan menarik perhatian rakyat daerah ini. Selain itu pengaruh motif batik ini juga sangat dipengaruhi oleh lingkungan, adat istiadat, budaya dan juga kepercayaan masyarakat setempat. Motif batik Indramayu adalah motif batik yang banyak dipengaruhi oleh batik yang berasal dari daerah pesisir bagian utara dari wilayah Jawa Tengah. Sejarah batik di kota ini sebenarnya sudah sangat lama dan menurut sejarah dan juga penelitian yang ada, batik di daerah ini telah ada sejak zaman kerajaan Demak, yang berkuasa sekitar tahun 1527. Batik mulai dikenal di daerah ini sejak banyaknya pembuat baju batik yang berasal dari daerah Lasem pindah ke kota Indramayu ini. Hal ini juga lah yang membuat motif baju batik daerah ini memiliki kemiripan dengan motif batik Lasem yang juga kemudian mendapatkan pengaruh dari kebudayaan...
Batik Indramayu Motif Banji Tepak Batik Indramayu seringkali disebut juga sebagai batik Dermayon atau batik Paoman. Keindahan alam dan berbagai fenomena yang terjadi di Indramayu telah mendorong lahirnya kreativitas pembatik Indramayu dalam menciptakan motif batik. Latar belakang kehidupan nelayan dan petani menjadi ciri dan identitas batik Indramayu. Salah satu motif batik yang dibuat adalah Motif Banji Tepak. Motif Banji Tepak memiliki makna keteraturan kehidupan. Motif Banji merupakan ornamen swastika yang disusun yang tiap ujungnya saling menyambung (swastika tertutup). Nama “Bandji” berasal dari bahasa tionghoa yang artinya ban artinya sepuluh dan dzi artinya beribu perlambang murah rejeki dan kebahagiaan yang berlipat ganda. Banji Tepak bermakna sebagai kotak perhiasan yang melambangkan kesuburan dan keragaman, dirangkai oleh ornamen swastika yang saling terkunci. Motif Banji pada Batik Indramayu menggambarkan kot...
Batik Indramayu Motif Teratai Batik Indramayu sudah mengalami perubahan dari segi fungsi, desain, pewarnaan, dan motif. Hal ini disebabkan oleh perkembangan zaman maupun adanya pengaruh-pengaruh dari sisi kehidupan manusia yang selalu menginginkan hal yang baru. Batik yang semula terikat oleh aliran-aliran, seperti pada batik tradisional, kini mengalami perubahan fungsi batik. Motif-motif yang digunakan sudah merupakan hasil dari kreasi baru mendekati pada motif abstrak yang merupakan peralihan tradisional dan modern. Untuk pemasaran, Batik Indramayu selain dijual di pasaran nasional, batik ini juga sudah menembus pasaran Internasional.Untuk tujuan luar negeri batik Indramayu sebagian besar dipasarkan ke negara-negara Timur Tengah dan negara Eropa seperti Inggris dan Perancis. Salah satu motif batik yang dibuat adalah Motif Teratai. Motif Teratai adalah penggambaran bunga. Bunga teratai akrab bagi warga Indramayu khususnya bagi para pembatik yang tinggal...
Salah satu motif batik yang dibuat adalah Motif Srintil. Srintil merupakan sejenis burung yang banyak hidup dan beterbangan di rawa dan pesisir pantai Indramayu. Burung yang indah dengan sayap yang panjang di sepanjang pesisir, balong (rawa-rawa) dan tambak ikan petani di wilayah Indramayu. Sumber: https://infobatik.id/batik-indramayu-motif-srintil/
Batik Indramayu Motif Kembang Gunda Para pelaku batik yang ada di Indramayu banyak mengambil tema alam di sekitarnya, kemudian dituangkan menjadi bentuk motif batik di atas kain. Unsur pokok seni rupa pada Batik Indramayu lebih ditentukan oleh warna, bidang, kombinasi garis dan titik, serta tekstur. Selanjutnya unsur-unsur seni yang terkandung didalamnya harus disusun membentuk pola tertentu agar mampu memberikan sebuah seni artistik pada kain Batik Indramayu sehingga menciptakan keindahan secara utuh dan harmonis. Seiring dengan perkembangannya, teknik pembuatan batik indramayu kini cenderung lebih bebas dalam menciptakan bergaya, tidak memiliki ikatan, corak abstraknya dilakukan dengan memakai canting dan kuas dengan menggunakan warna yang beraneka ragam. Untuk proses pewarnaannya menggunakan teknik mencelup dan mencolet. Salah satu motif batik yang dibuat adalah Motif Kembang Gunda. Kembang Gunda adalah tanaman yang banyak tumbuh di...