Rumpu rampe adalah tumis bunga pepaya. Uniknya, sayur dengan bahan daun ubi dan daun pepaya ini tidak pahit karena sudah dinetralkan dengan garam. Makanan ini disajikan dengan cara ditumis bersama bumbu-bumbu rempah yang sederhana. Kata orang sana sih, Rumpu Rampe paling enak kalau dimakan sama ikan goreng dan sambal. Sumber: http://www.tamasyeah.com/read/150/12-kuliner-khas-ntt-yang-ngga-boleh-dilewatin
Nasi Gemok adalah nasi gurih yang disantap dengan asin bilis kecil yang digoreng renyah dan sambal. Nasinya unik karena dibungkus dengan daun simpor (tumbuhan hutan yang berdaun lebar khas Pulau Belitong). Agar tidak seret, nasi gemok biasanya disandingkan dengan kuah santan gurih yang rasanya sedikit asam karena ke dalamnya dicampur dengan belimbing sayur. Nasi gemok ini biasanya dimakan saat sarapan. Alamat dan Kontak Penjual: Ruma Makan Belitong Timpo Duluk Jalan Lettu Mad Daud No. 22, Kampung Parit, Tanjung Pandan, Parit, Tj. Pandan, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung 33411 (0719) 9223242 Sumber: Naskah Potensi Wisata Kuliner dan Spa, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia
Kalau di Jawa, makanan ini disebut brengkes tahu atau pepes tahu. Makanan olahan tahu yang dicampur dengan bumbu lalu dikukus. Pembungkusnya unik, yaitu daun simpor, tanaman endemik Belitung yang dominan digunakan sebagai pembungkus makan dan juga berkhasiat dalam menyembuhkan luka. Cita rasanya gurih dan ada aroma smokey karena tahu dibakar sesaat akan disajikan. Sumber: Naskah Potensi Wisata Kuliner dan Spa, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia
Padi adan putih, hitam dan merah, atau dalam bahasa lokal pade adan buda, hitem, dan sia, merupakan bibit lokal hasil budidaya masyarakat di dataran tinggi Borneo khususnya Kecamatan Krayan Selatan dan Krayan Induk, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur. Beras tersebut adalah produk unggulan hasil pertanian tradisional masyarakat dengan ciri khas aroma, cita rasa dan tekstur yang halus. Pola pertanian tradisional di dataran tinggi Krayan adalah pola pertanian organik yang dipadukan dengan peternakan kerbau, dan memanfaatkan air jernih dari gunung untuk irigasi persawahan. Hutan yang masih alami dan belum rusak menjamin bahwa lahan dan air yang mengalir ke persawahan adalah air yang murni, jernih dan bebas bahan kimia. Sebagian hutan di Kecamatan Krayan dan Krayan Selatan termasuk dalam Taman Nasional Kayan Mentarang, taman nasional pertama di Indonesia yang dikelola secara kolaboratif bersama masyarakat adat. Sumber: https://www.wwf.or.id/program/inisiatif/social_de...
Di beberapa kawasan di sekitar Taman Nasional Tesso Nilo, sejumlah pohon tertentu menjadi sumber pendapatan penting bagi masyarakat, antara lain Kruing, Kempas, Ara, Kedundung Terap, Jelutung, dan Meranti Batu. Masyarakat mempertahankan dan tidak menebang pohon-pohon tersebut karena di sana lebah liar Apis dorsata membangun sarangnya. Masyarakat menghitung biasanya ada 30 sampai 80 sarang setiap pohonnya. Satu sarang dalam pohon yang sama dapat dipanen madunya tiga hingga empat kali dalam setahun. Pohon-pohon tempat masyarakat memanen madu inilah yang dikenal sebagai pohon Sialang. Berkat upaya mempertahankan pohon Sialang yang ada, masyarakat di sekitar TN Tesso Nilo telah menjadikan madu hutan sebagai usaha ekonomi alternatif. Mereka memanen madu hutan secara lestari dan higienis melalui sistem penirisan sarang. Sarang yang telah diiris akan diproses tanpa remas tangan dan memakai peralatan yang bersih dan bebas pencemaran zat kimia. Melalui tahap pengurangan kadar air (dehu...
Kopi bukan sekedar minuman biasa, tapi kopi adalah sebuah rentetan hasil karya seni yang memberikan kenikmatan luar biasa bagi penikmatnya: keharumannya, kekentalannya dan rasanya membawa penikmat kopi ke dunia yang berbeda. Keunikan kopi Kuyungarang dimulai dari cara tanam yang tidak menggunakan pestisida, dipetik saat biji merah, dijemur untuk menghasilkan kadar air 12% sebagai standar ekspor, disangrai untuk memberikan rasa nikmat dan keharuman, serta ditumbuk untuk menjadi kopi bubuk atau berupa biji kopi yang siap diproses sendiri. Dengan cita rasa khas kopi robusta dari tanah Lampung, kopi ini beraroma kuat dan eksotik, dengan cita rasa bersih dan manis. . Kopi Kuyungarang ini dibuat dari biji kopi hasil kebun masyarakat yang berada di luar kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) dan dipanen dengan menerapkan praktek-praktek pertanian yang berkelanjutan. Sumber: https://www.wwf.or.id/program/inisiatif/social_development/greenandfairproducts/kuyungar...
SEKILAS ======= Wadai Bingka, kerap masyarakat Banjar (Kalimantan Selatan) menyebutnya, wadai dalam bahasa Indonesia berarti kue. Wadai Bingka sendiri mempunyai banyak varian bentuk dan jenis, diantaranya: 1. Wadai Bingka Besar 2. Wadai Bingka Barandam 3. Wadai Bingka kecil pada tulisan kali ini kita akan mengupas tentan Wadai Bingka yang sering menjadi buah tangan bagi para pelancong, yakni Wadai Bingka Besar, sebenarnya Wadai Binka Besar ini nama aslinya adalah Wadai Bingka, penulis tambahkan kata "Besar" ini agar membedakan ciri dari macam-macam jenis wadai bingka. Biasanya wadai Bingka ini mempunya dua varian rasa, yaitu kentang dan tapai (tape), bentuknya pun lumayan besar. untuk membuat wadai bingka perlu ketelitian yang lebih, karena kalau tidak hati-hati kue ini akan menyusut hampir separo adonan. saat ini di Kalimantan Selatan khusunya Banjarmasin, wadai bingka sedikit sulit ditemukan pada hari-hari biasa, hanya sebagai kecil pedang kue saja...
Model Gandum merupakan makanan yang ada di Lampung dan Lubuk Linggau. Namun, di Lubuk Linggau ukurannya lebih kurang sebesar bola tenis meja. Cara penyajiannya sama saja, dipotong-potong kecil kemudian disirami kuah bening dengan aroma rempah yang sangat kuat, khususnya biji cengkeh serta irisan kecil daging sapi. Sumber: https://wongnyenyes.blogspot.co.id/2013/05/mari-mengenal-makanan-lubuklinggau.html
Bahan dasar dari pindang rupit adalah ikan. Namun, ikan yang digunakan adalah ikan dari sungai di sekitar Lubuk Linggau, seperti sungai Klini, sungai Rupit, paling jauh dari Jambi. Cara memasak hidangan ini sebenarnya cukup mudah, hanya butuh waktu 10-15 menit direbus diatas api sedang. Alamat dan Kontak Penjual: Warung Palembang Cek Rina Jl. Letjend Soeprapto No.42, RT.2/RW.1, Tanah Tinggi, Johar Baru, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10450 0812-8008-2733 Sumber: http://www.muslimtravelergirl.com/2015/05/menyesap-nikmatnya-pindang-rupit-khas.html