Begitu banyak tradisi atau adat istiadat yang berkaitan dengan hajatan yang masih dipertahankan eksistensinya hingga sekarang. Salah satunya adalah tradisi pemberian Brekat bagi para tamu undangan warga yang menyelenggarakan hajatan seperti pernikahan, khitanan dan lain sebagainya. Tradisi Nasi Brekat sampai sekarang belum ada kajian tentang asal-usul dan kisah sejarahnya. Nasi Brekat ini sebagai buah tangan atau oleh-oleh dari tuan rumah kepada para tamu undangan yang hadir. Nasi Brekat berupa menu makanan khas olahan Jawa berupa nasi putih lengkap dengan lauk pauk berupa daging sapi, sayur lombok hijau, kecambah, dan kadang ada srondeng kelapa. Yang unik pada Nasi Brekat ini adalah cara penyajian yaitu dibungkus dengan daun jati dan daun pisang sehingga menimbulkan aroma yang sangat khas. Tradisi Nasi Brekat masih dipertahankan masyarakat terutama di pedesaan Kabupaten Wonogiri. Untuk diwilayah perkotaan tradisi Nasi Brekat sudah mulai hilang de...
Nagasari juga merupakan nama lain bagi dewaru, sejenis pohon. Nagasari adalah sejenis kue yang terbuat dari tepung beras, tepung sagu, santan, dan gula yang diisi pisang. Kue ini biasanya dibalut dengan daun pisang lalu dikukus. Selain bahan yang tersebut di atas, nagasari juga sering dikukus dengan balutan daun pandan sehingga menimbulkan aroma yang khas Jepara. Walau orisinal kue ini terdapat pisang di tengahnya.. Rasanya lembut, lumer di mulut dan wangi daun pisangnya sangat kentara. Tak hanya itu, nagasari pun dihidang dalam keadaan dingin. Harganya? Hanya seribu dua ratus rupiah perpotong. kue nagasari yang diproduksi di Bireuen juga menjadi oleh-oleh khas dari kabupaten ini. Karena itu, tak heran bila di setiap tempat penjualan pasti juga dijual nagasari. Kue nagasari Bireuen sudah terkenal sejak belasan tahun lalu. Kue itu dibuat oleh salah satu keluarga, dan kemudian usaha tersebut diteruskan secara turun temurun. Sekarang, sudah banyak tempat...
asar Penganan berbuka puasa di Bireuen, depan Meunasah Bandar Bireuen, pasar Sabtu jalan Pengadilan lama dan beberapa lokasi dalam kota Bireuen Kamis (17/5/2018) petang pukul 16.00 WIB, mulai ramai dikunjungi pembeli. Pantauan Kabar Bireuen para pedagang mulai membuka lapak menjual berbagai jenis kue penganan berbuka puasa dan makanan lainnya, antara lain boh rom-rom, adee, bingkang ambon Bireuen, lemang, pecal, gado-gado, minuman segar air tebu, air kelapa muda dan es Bandung produksi Bireuen. Di lapak penjual es Bandung Bireuen depan Bank BNI, dulu jalan kereta api namanya ramai diserbu pembeli. Konon lagi cuaca di Bireuen Ramadhan pertama sangat terik, membuat masyarakat kota Bireuen dan sekitarnya ramai membeli minman segar es Bandung Bireuen. Zainuddin, penjual es Bandung dalam keterangannya kepada Kabar Bireuen, mengaku. dia adalah cucu dari Wak Bandung (almarhum) yang pindah ke Bireuen pada tahun 1950-an. Dulu kakeknya Wak Bandung memproduksi es Bandung pe...
Pipiltin Cocoa adalah cokelat asal Bali yang sering jadi pilihan oleh-oleh turis lokal mau pun mancanegara. Varian cokelat yang disediakan berupa paraline dan chocolate bar. Harganya berkisar Rp 50-70 ribu. Sumber: https://www.idntimes.com/food/dining-guide/andi-aris/10-cokelat-asli-indonesia-gak-kalah-dari-impor-1/full
Ngomongin cokelat lokal, maka kita gak boleh ngelewatin Cokelat Monggo yang sudah mulai masuk ke pasar internasional. Dikemas secara premium, cokelat yang berproduksi di Yogyakarta ini memiliki varian rasa cabai, durian, jeruk, jahe, hingga pala. Pokoknya rasanya khas Nusantara banget. Sumber: https://www.idntimes.com/food/dining-guide/andi-aris/10-cokelat-asli-indonesia-gak-kalah-dari-impor-1/full
Liburan ke Purwokerto, maka kamu harus membawa pulang Soklat Inyong. Produksi cokelat satu ini memang masih rumahan, tetapi penggemarnya cukup banyak. Rasa yang lezat ditambah harganya yang murah berkisar Rp 15 ribu, semakin membuat Soklat Inyong selalu jadi idaman. Sumber: https://www.idntimes.com/food/dining-guide/andi-aris/10-cokelat-asli-indonesia-gak-kalah-dari-impor-1/full
Selain Soklat Inyong, produk cokelat rumahan berikutnya adalah GuSant. Cokelat satu ini jadi idaman banget kalau liburan ke Blitar, Jawa Timur. Bisa diperoleh di lokasi wisata Kampung Coklat dengan harga mulai dari Rp 75 ribu sampai Rp 150 ribu tergantung kemasannya. Sumber: https://www.idntimes.com/food/dining-guide/andi-aris/10-cokelat-asli-indonesia-gak-kalah-dari-impor-1/full
Satu keunikan Pod Cokelat yang gak tertandingi adalah penggunaan bunga lontar sebagai pemanisnya. Jadi cokelat satu ini 100 persen gak mengandung gula putih. Selain itu, cokelat asal Bali ini juga menyediakan tur bagi kamu yang ingin belajar proses pembuatan cokelat. Kalau ke Pulau Dewata, wajib banget mengunjungi Pod Cokelat. Sumber: https://www.idntimes.com/food/dining-guide/andi-aris/10-cokelat-asli-indonesia-gak-kalah-dari-impor-1/full
Nampaknya Bali jadi kota dengan produksi cokelat lokal terbanyak di Indonesia. Wonder Chocolate merupakan bagian dari produk Big Tree Farms Bali. Cokelat satu ini dikenal dengan kualitas bahan organiknya dan jadi salah satu cokelat organik terbaik. Selain itu, pemanis Wonder Chocolate mengandalkan sari buah kelapa, lho. Sumber: https://www.idntimes.com/food/dining-guide/andi-aris/10-cokelat-asli-indonesia-gak-kalah-dari-impor-1/full