Di Kaltim buah ini disebut Lai kadang juga disebut pampaken dalam bahasa maanyannya. Ini adlaah jenis Durian, hanya lebih kecil, dan tidak memiliki bau yang tajam seperti durian. Buah ini tidak seperti durian, tidak akan menimbulkan efek mabuk jika kebanyakan mengkonsumsinya, bahkan konon buah ini memiliki kadar kolesterol yang rendah jadi aman untuk di konsumsi. Sumber: https://folksofdayak.wordpress.com/2014/01/17/buah-buahan-unik-khas-kalimantan-part-2/
Buah ini dalam bahasa Tunjungnya ialah buah keni, ia adalah sejenis manggis hutan dan rasanya asam, cocok untuk dibuat sambal. Sumber: https://folksofdayak.wordpress.com/2014/01/17/buah-buahan-unik-khas-kalimantan-part-2/
Tidak diragukan lagi Indonesia adalah negara yang memiliki banyak sekali keragaman. Dari Pulau Sumatera hingga Pulau Papua banyak sekali keragaman yang dapat kita jumpai, tidak hanya budayanya saja namun juga berbagai olahan khas daerah. Di Palembang, Sumatera Selatan olahan yang paling sering kita jumpai tidak lain adalah pempek dan tekwan. Kedua makanan ini identik sekali sebagai makanan khas Palembang. Bahan dasar dari kedua makanan ini adalah ikan dan sagu. Ikan yang dapat digunakan untuk membuat makanan ini tidak sembarangan. Ikan yang harus digunakan adalah ikan tenggiri ataupun ikan kacangan. Untuk rasa terbaik sering kali menggunakan ikan tenggiri. Kedua makanan ini diolah dengan cara yang tidak terlalu berbeda. Tahap awal pembuatan kedua makanan ini ialah dengan mengulek daging ikan yang ingin kita olah sampai halus. Setelah itu, adonan diberi air es, bawang putih, garam, merica, lada, dan sedikit gula. Lalu, campurkan sagu ke dalam adonan. Untuk pembuatan tekwan, sagu...
Ini adalah jenis durian yang lain, namanya Lahung warnanya kemerahan, konon katanya baunya seperti alkohol dan lebih kuat dari durian yang biasa. Sumber: https://folksofdayak.wordpress.com/2014/01/17/buah-buahan-unik-khas-kalimantan-part-2/
Buah yang agak mirip langsat ini dari luarnya, memiliki isi yang berbeda lebih berair dan rasanya asam. Sumber: https://folksofdayak.wordpress.com/2014/01/17/buah-buahan-unik-khas-kalimantan-part-2/
Memiliki rasa sangat gurih dan agak seperti alpukat cara memasak hanya disiram dg air panas, kadang buah ini disebut buah Tala (Lun Dayeh), Buah Mali (Kenyah). Sumber: https://folksofdayak.wordpress.com/2014/01/17/buah-buahan-unik-khas-kalimantan-part-2/
Buah Bangkinang ini jika masak akan terasa manis asam, jika masih belum masak sempurna rasanya akan sangat sepat. Sumber: https://folksofdayak.wordpress.com/2014/01/17/buah-buahan-unik-khas-kalimantan-part-2/
Buah ini memiliki beberapa nama dalam bahasa daerahnya. Buah ini rasanya manis-manis asam. Dari luar agak mirip dengan salak tetapi warnanya merah. Sumber: https://folksofdayak.wordpress.com/2014/01/17/buah-buahan-unik-khas-kalimantan-part-2/
Asal Usul kata pempek Dimasa Kerajaan Sriwijaya,pempek sering disebut kelesan yang berarti panganan adat khas palembang yang mempunyai sifat dan kegunaan tertentu.Pempek sudah dijual masal pada saat zaman kolinial. Setelah populer,pempek dijual ke orang China di Palembang yang kemudian sering dipanggil empek. Empek adalah sebutan bagi orang China yang menjajakan kelesan .Oleh karena itu,kelesan lebih populer disebut dengan nama pempek. Pada saat itu juga, orang Palembang menggunakan cuka sebagai saos untuk pempek yang berasa pedas dan manis. Macam-macam pempek Ada beberapa macam pempek yang biasa dimakan oleh orang Palembang seperti : kapal selam(atau biasanya disebut pempek telur besar), keriting(dikarenakan berbentuk keriting),bulat (berbentuk bulat),lenjer (berbentuk balok lonjong) dan adaan/dos(pempek yang dibuat dengam menggunakan sagu) Mengapa pempek kapal selam? &nbs...