Ada dua pendapat yang melatarbelakangi sejarah kue apem. Sebagian pendapat menyebutkan kue ini datang dari India. Sebagian lagi bilang, apem berasal dari Arab. Mereka yang menyebut kue ini datang dari India, memperlihatkan adanya kesamaan nama pada kue ini. Di sini disebut ''apem" sedangkan di India disebut "Appam" . Keduanya dibuat dari tepung beras. Keduanya juga dibuat melalui proses fermentasi. Legenda yang menyebutkan kue apem berasal dari Arab, menyebutkan kue ini dibawa Ki Ageng Gribig, keturunan Prabu Brawijaya sepulangnya dari Tanah Suci. Karena terlalu sedikit jumlahnya untuk bisa dibagi-bagi kepada para tetangga, maka kue apem ini dibuat ulang oleh istrinya. Karena dibuat ulang, maka seluruh penduduk bisa ikut menikmatinya. Dalam versi cerita ini, sebutan ''apem" berasal dari ''affan" bahsa Arab yang artinya mohon ampun. Tak heran kalau kue ini kemudian jadi kue ini jadi sajian menjelang Ramadhan. Di Kabupaten Klaten, misalnya: a...
Kue ini terkenal di wilayah Pasuruan, Jawa Timur. Penganan ini populer pula di Malaysia. Terbuat dari tepung ketan yang diisi gula jawa, kemudian di kukus tersebut cocok untuk dijadikan cemilan. Dalam penyajiannya, Klepon biasanya diberi taburan kelapa parut agar rasa menjadi lebih gurih dan lezat. (sumber : http://loveduniadapur.blogspot.com/2012/10/sejarah-kue-klepon-kue-tradisional.html). RM/Toko yang Menyediakan: Klepon Wahyu Cake Shop Address: Jalan Mbah Haji Amin RT/RW:06/04, Arjosari, Rejoso, Arjosari, Rejoso, Pasuruan, Jawa Timur 67181 Phone: 0856-0601-7217
Keumamah adalah makanan khas Aceh yang berbahan dasar ikan kayu. Makanan ini populer di Aceh sejak zaman perang dahulu. Keumamah dipercaya bisa awet disimpan dalam waktu lama dan tidak mudah basi. Dalam bahasa Aceh, ikah Keumamah disebut juga Engkot Keumamah. (sumber : http://naniafrida.wordpress.com/2012/11/02/asam-keumamah-atjeh/).
Meuseukat merupakan jajanan khas daerah Aceh. Terbuat dari campuran tepung terigu dan nanas. Rasa yang khas membuat makanan ini diburu oleh orang yang berkunjung ke Aceh untuk dijadikan sebagai oleh-oleh. Dahulu makanan ini juga dijadikan sebagai salah satu hidangan di pesta pernikahan. (sumber : http://peunajoh.tumblr.com/post/4953774054/meuseukat-ini-merupakan-salah-satu-kue-tradisional).
Disinyalir, Seruit merupakan makanan perpaduan antara Palembang dan Lampung. Seruit merupakan makanan yang berbahan utama campuran ikan-ikan dengan sambal terasi, tempoyak, dan mangga. Ikan yang sering diolah untuk dijadikan Seruit diantaranya adalah belide, patin, lais, dan gabus. Bahan untuk membuat sambal Seruit itu sendiri terdiri dari cabai merah, cabai rawit, garam, rampai, terasi bakar, penyedap rasa, tempoyak, dan mangga kweni. Bahan sambal tadi dicampurkan ke ikan yang sudah dibakar. (sumber : http://www.indonesiawonder.com/id/tour/wisata-kuliner/seruit).
Geguduh adalah cemilan yang berbahan dasar campuran tepung terigu dan pisang yang telah dihaluskan. Adonan tersebut kemudian dibentuk bulat atau memanjang, lalu digoreng hingga warna berubah menjadi kecoklatan. Ada pula yang terkadang menambahkan gula pasir agar Geguduh menjadi lebih manis. Makanan ini cocok dijadikan teman minum teh atau kopi. (sumber : http://www.berkuliah.com/2014/08/berkunjung-ke-lampung-nikmati-7-makanan.html).
Gulai Taboh adalah lauk makan yang khas di Lampung. Isi gulai tersebut biasanya adalah paduan aneka kacang-kacangan (khattak). Kacang yang digunakan diantaranya adalah kacang (khattak gelinyor), kacang merah (khattak ngisi), kacang panjang (khattak kejung), rebung, dll. Namun, bisa juga dikombinasikan dengan udang atau sea food lainnya. (sumber : http://indonesiawow.com/resep-gulai-taboh-khas-lampung).
Gabing merupakan masakan gulai yang berbahan dasar batang kelapa muda. Terdengar aneh, tetapi makanan ini merupakan kuliner khas daerah Lampung. Batang kelapa muda dipotong-potong, kemudian dimasak dengan santan bersama bumbu pelengkap lainnya. Rasa dari Gabing bisa dibilang perpaduan antara manis dan gurih dari batang kelapa muda tersebut. (sumber : http://kulinerlampungkita.blogspot.com/2013/05/gabing-gabing-ialah-makanan-khas.html).
Selimpok adalah jajanan khas Lampung yang berbahan dasar ketan. Ada dua jenis Selimpok, yaitu Lunik dan Bungking. Untuk membuat Selimpok Lunik, ketan dijadikan tepung terlebih dahulu. Sedangkan Selimpok Bungking, ketan tidak perlu dihaluskan kemudian dicampur dengan pisang. Adonan tersebut dibungkus daun pisang lalu direbus hingga matang. Sering disajikan pada acara menjelang pesta pernikahan. (sumber : http://mahamerufmliwa.blogspot.com/2014/02/selimpok.html).