Bahan-bahan: sagu merah/putih 1/2 kg gar am 1 sdm gula pasir 1 gelas panili 1 bks kelapa tua 1 btr daun pisang Cara Membuatnya: 1. Sagu dicuci, direndam sampai mengembang. 2 . Kelapa diparut. 3. Sesudah mekar, dicampur dengan bahan-bahan lainnya menjadi adonan. 4. Daun pisang dibuat contongan. 5. Adonan dimasukkan, dikukus sampai masak. sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno, Hal.982
Bahan-bahan/bumbu-bumbu : 200 gram tepung sagu tani 1 sendok makan tepung beras 200 gram gula pasir 1/2 sendok teh garam 1/4 sendok teh vanili bubuk 600 ml santan dari 1 butir kelapa 1/2 sendok teh pewarna merah cabai Cara Pengolahan : Campur tepung sagu, tepung beras, gula, garam, vanili dan santan. Aduk rata. Bagi menjadi 2. Satu bagian tambahkan pewarna merah. Aduk rata. Sisanya biarkan putih. Tuang selapis adonan putih (75 gram) ke dalam loyang loaf 18 x 10 x 5 cm yang dioles minyak dan dialas plastik. Kukus 5 menit. Tuang selapis adonan merah (75 gram). Kukus 5 menit. Ulangi terus sampai adonan habis. Terakhir kukus 15 menit. Setelah dingin. Potong-potong http://www.dapurresepmasakan.com/resep-kue-pepe-khas-wonosobo.html
Bahan-bahan: tepung gaplek 1 gls kelapa 1/2 btr gula merah 1 ons garam 1 sdt pandan 1 lbr air kapur 1 sdt daun pisang biting Cara Membuat: 1. Kelapa diparut, dibuat santan kental dan santan encer. 2. Santan encer 11/2 cangkir direbus sampai mendidih. 3. Tepung dicampur dengan air dingin sedikit, dimasukkan dan diberi garam. 4. Setelah agak masak, baru santan kental dan daun pandan dimasukkan, dimasak sambil diaduk. 5. Adonan dibungkusi daun pisang dalamnya diberi gula kemudian dikukus. Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno 976
Bahan-bahan: • 3 gelas /750 cc santan dari ½ kelapa • 200 gr gula pasir • 1 sdt garam • 100 gr tepung hunkwe • 1 lembar daun pandan • Pewarna kue hijau dan merah secukupnya Cara membuat Kue Pelangi : Campurkan santan dengan gula pasir dan garam, ambil seperempat bagiannya untuk dicampur dengan tepung hunkwe. Bagi campuran santan menjadi tiga bagian, bagi juga campuran tepung hunkwe menjadi tiga bagian. Campur masing-masing bagian santan dengan campuran tepung hunkwe, Masing-masing bagian beri warna merah, hijau, dan sisanya biarkan putih. Masak bagian warna putih hingga mendidih dan kental, tuang ke dalam loyang hingga sedikit mengeras. Masak lagi bagian merah hingga matang, tuang ke atas lapisan putih. Lakukan hal yang sama untuk bagian hijau. Kukus hingga matang seluruhnya, angkat. http://ngalam.id/read/3129/resep-kue-pelangi-khas-malang/
Bahan-bahan: singkong 4 biji kelapa 1/2 btr gula merah 1/4 kg garam 1 sdt panili 1 bks Cara Memuat: 1. Singkong dikupas, dicuci bersih, diparut. 2. Kelapa dibuat santan 3 gelas. 3. Singkong parut + santan, gula, garam dan panili diaduk rata menjadi satu. 4. Dimasukkan kedalam loyang, bagian atas diratakan, ditaburi gula merah yang di-iris-iris 5. Dikukus sampai masak. sumber: Buku Mustika Rasa Sukarno. hal, 962
Hukaea merupakan kampung Suku Moronene yang berada dalam kawasan Taman Nasional Rawaaopa Watumohai yang membatasi Kabupaten Bombana dan Konawe Selatan. Kampung ini secara administrasi berada dalam wilayah Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara”. Mata pencaharian utama penduduknya adalah bertani dengan mengarap sawah tada hujan. Pada umumnya beragama Islam. Ditengah-tangah kampun terdapat sebuah rumah yang dibagun pemerintah setempat sebagai simbol rumah adat orang Hukaea. Tidak jauh dari tempat tersebut terdapat Sekolah Dasar yang hanya berdidinkan kayu. Yang unik dari kampung ini adalah makanan pokok masyarakatnya adalah “ondo” sejenis umbi hutan yang beracun yang banyak di jumpai di hutan-hutan. Umbi ini ditumbuk dan dijadikan sumber karbohidrat. Sumber: http://sumarjitho.blogspot.co.id/2015/01/berkunjung-ke-hukae-kampung-moronene.html
Bahan-bahan: singkong l/2kg. tepung kandji 2sdm. telur 1 btr gula merah 2 ons santan kental 1 gls. garam 1/2 sdm Cara Membuatnya: 1. Singkong dikupas, diparut, diberi garam, ditempatkan dalam loyang, dikukus sampai 112 masak. 2. Telur, gula merah, santan dikocok, ditambah tepung kanji. 3. Adonan ini dituang diatas adonan singkong jang telah 1/2 masak, merupakan lapisan atas, kemudian dikukus sampai masak. 4. Sesudah dingin di-potong2 Sumber: Buku Mustika Rasa Sukarno, 953-954
Bahan-bahan: ketan hitam atau ketan putih 1 kg pelepah pisang kering atau daun pisang kering 2 ikt kelapa tua 1 bh gula merah 3/4 kg Cara Membuatnya: 1. Ketan disangan, ditumbuk halus. 2. Kela pa diparut, disangan, dibuat santan kental. 3. Gula merah di-iris2 4. Tepung ketan, santan kental, gula merah dibuat adonan kental. 5. Pelepah pinang dibuangi bagian luarnya, hanya bagian halus yang diambil, dilumuri minyak kelapa, diberi adonan ± 5 sendok makan, digulung, ujung-ujungnya diikat. 6. Dikukus. Keterangan : Untuk disimpan lama, santannya dikurangi. Kue ini tahan 1 bulan, dibuat untuk pesta Galungan dan macam-macam perajaan lain. Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno, Hal 952-953
Kari tuna dengan gurihnya santan kelapa, bawang merah, bawang putih, dan cabai, dengan lembutnya daging tuna menyeruak di lidah. Sangat tepat disantap bersama dengan nasi putih hangat. Sumber: http://www.dewimagazine.com/food-guide/6-hidangan-khas-asli-kendari-sulawesi-tenggara-yang-wajib-anda-coba-