Bahan-bahan 5 biji cabe rawit secukupnya Garam 1 biji kemiri bisa jg pke kacang 1 buah mangga Langkah Sangrai kacang atau kemiri lalu angkat klo sdh masak Cobek lombok kecil/cabe rawit Kemudian masukkan kemiri atau kacang cobek hingga halus Mangga di kupas lalu di potong serut Setelah di serut masukkan di cobek yg masih berisi lombok dan kacang cobek lagi hingga tercampur Siap di hidangkan bersama ikan bakar RM yang menyediakan: Aroma Palopo Jl. Boulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta 021 22450100 Sumber: https://cookpad.com/id/resep/3545511-peco-peco-racca-mangga-%F0%9F%98%8A
Jarangking adalah kuliner khas pesisir Garut Selatan, terutama di daerah Cikelet, Cijambe, Cijayana, Rancabuaya, dan sekitarnya. Makanan ini terbuat dari ikan-ikan impun yang diawetkan dengan cara dikeringkan, semacam dendeng. Konon, makan ini diciptakan untuk mencegah ikan-ikan impun hasil tangkapan masyarakat pada saat tradisi nyalawena, yang memang berlimpah, terbuang mubadzir. sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=4516
Pada mulanya makanan yang terasa manis ini tidak hanya di masak oleh kalangan pembuat gula aren namun kini masyakat Pendeuy sudah dapat menikmati pangan ini dikarenakan nira sudah banyak dijual di pingir jalan raya pendeuy dan dinikmati masyarakat secara luas. Cemprus kini tidak hanya pangan keluarga namun msayarakat Pendeuy menjadikan Cemprus sebagai ikon makanan tradisional khas kecamatan Pendeuy. Ketika kedatangan tamu besar seperti bupati dan pejabat lainnya, makanan yang di hidangkan adalah cempurus dan akan lebih nikmat apabila minumnnya teh hangat khas priangan yang sedikit pahit. sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=4949
Kripas yang diproduksi Herma dirintis sejak tahun 2007. Pisang siem atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan pisang tahlil dan pisang hansip mempunyai daya jual tinggi. Herma mampu memasarkan kripas ke Ciamis, Bandung dan Jakarta. Di wilayah Langensari terdapat 20 home industry yang memproduksi kripas. Bahan baku untuk membuat kripas harus berasal dari pisang siem pilihan yang sudah matang. Sehingga, rasa kripik tersebut terjaga keasliannya, yaitu rasa manis khas pisang siem. sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=5357
Indonesia dikenal sebagai negara penghasil rempah. Salah satu diantaranya adalah jahe (Zingiber officinale ) Pemanfaatan jahe sebagai camilan/panganan masilah sangat jarang. Namun sebenarnya jahe dapat diolah sebagai bahan manisan. Terdapat dua jenis manisan jahe yaitu manisan kering dan manisan basah. Manisan basah memiliki waktu simpan tidak selama manisan kering. sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=5377
Salah satu jenis pemanfaatan dan pengolahan pisang adalah Pembuatan Manisan pisang. Manisan pisang belum dikenal oleh masyarakat, dan produk ini belum tersedia di pasaran. Walaupun demikian, produksi produk ini merupakan alternatif sederhana, biaya tidak mahal Dengan penambahan dan perlakuan tertentu buah pisang yang dulunya mempunyai masa simpan yang relatif singkat dapat dijadikan produk olahan. sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=5379
Rujak Dodol dibuat seperti membuat dodol biasa. Hanya saja tidak diberi gula, tetapi diberi rasa pedas. Mulanya, Teti Maryati, pemilik usaha pembuatan dodol, menyimpan sisa buah-buahan yang sudah diolah menjadi rujak kedalam lemari pendingin. Dengan asumsi sisa rujak dibuat menjadi es saja enak, apalagi kalau dibuat dodol. Akhirnya, Teti mencoba-coba untuk mengolah rujak menjadi dodol. Komposisi rujak dodol, diantaranya buah-buahan segar terdiri dari manga kwenni, papaya, nanas, ditambah kismis, bumbu rujak dan kacang oven. Adonan buah-buahan segar yang diparut halus, dimasak dalam wajan dodol sambil ditambah gula dan bumbu rujak serta potongan cabe merah. Jika sudah matang, dicampur kacang oven tumbuk kasar untuk menambah selera. Adonan rujak yang diolah menjadi dodol dibungkus dengan plastik bening. sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=6001
Bahan : Buah-buahan terdiri dari Jambu kelutuk atau jambu air, Delima, Jeruk Bali, Mengkudu muda, Bangkuang, Nenas, Ketela Rambat, buah Mangga mentah dan Ketela Pohon. Cara Pengolahan : buah-buahan di kupas kulitnya( bagi buah-buahan yang harus dikupas), kemudian sama-sama dibersihkan diiris-iris jecil atau disugu. Bumbu rujak ditumbuk sampai halus masukkan buah-buahan tadi di aduk sampai merata. Dipergunakan untuk : Tingkep ialah upacara mandi bagi wanita hamil 7 bulanan. sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=6187
Bahan : Beras dan Telur Cara Pengolahan : Beras di cuci kemudian ditanak dengan karih, kemudian dikukus dengan menggunakan aseupan. Setelah matang diambil separuh dari nasi tersebut, diletakan telur pada bagian puncak disimpan di baskom kecil atau sedang. Dipergunakan untuk : 1. Puput puseur 2. Ngajeuneungkeun (pemberian nama pada bayi) 3. Sasajen Khitanan 4. Sasajen Perkawinan 5. Sasajen Ngaruwat 6. Sasajen Nyuguh sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=6188